HASRAT

HASRAT
ep 53


__ADS_3

Riko menghempaskan tubuh di atas sofa


dengan menghela nafas dan wajah yang pucat..


"Kenapa bang...??"rena yang sedang duduk dan menikmati secangkir teh di tangan nya


"Seperti nya abang akan segera kembali untuk melanjutkan kuliah abang di luar negri!!" riko mengacak rambutnya


"Abang ingin melanjutkan kuliah atau ingin menghindari pernikahan tasya besok??" rena dengan santai nya melontarkan kalimat mematikan bagi riko


"Kamu tidak pernah mengerti perasaan abang dan bagaimana posisi abang saat ini...!!" riko tersulut emosi


"Semakin abang menghindari kenyataan ini maka akan semakin sulit untuk abang melupakan tasya...jangan pernah bersembunyi hanya untuk berlindung dari sesuatu yang akan menyakiti hati, tapi berusahalah hadapi rasa sakit itu dan mencoba menghadapi semua kenyataan...maka perlahan sakit itu akan berkurang...abang coba lihat tasya dia mampu menghadapi semua kesakitan ini, bersiaplah menerima semua kenyataan ini bang...." rena menepuk pundak sang kakak dan berlalu meninggalkan dirinya


Riko merenungkan kalimat yang rena lontarkan untuk dirinya...


"Akan ku coba untuk menapaki jalan yang telah di garis kan kepada ku...aku akan berusaha melupakan semua kegilaan di otak ku ini" riko menggerutu


tak terasa hari semakin larut riko tertidur di sofa


rena menggelengkan kepala melihat sang kakak tertidur pulas di sana

__ADS_1


"Bang bangun...jangan tidur disini, bukankah abang harus pergi ke rumah tasya...bukahkah malam ini ada acara di rumah tasya??"jelas rena dengan mengguncangkan tubuh sang kakak


"Biar saja...aku tidak akan datang" riko beralih posisi membelakangi rena


"Terserah abang saja...jika abang tidak malu dengan om dan tante"


Riko pun seketika terduduk dan terdiam untuk sejenak...


"Baik lah aku akan bersiap dulu..." riko berjalan dengan malas nya


Tak lama riko selesai, dia pun berangkat ke rumah tasya


"Nak riko sudah datang...sini nak duduk disini" ayah tasya mempersilahkan riko duduk di dekat nya


"Paman...reval merindukan paman" revaldi berlari dan memeluk riko


"Sayang jangan lari-lari nak...nanti jatuh" teriak tasya dari kejauhan


"Hey...anak pintar, jangan lari nanti kamu terjatuh bagaimana" jelas riko dengan memandang wajah revaldi yang tersenyum polos pada nya


"Hebat kamu nak...revaldi sampai sedekat ini dengan kamu, padahal dengan opa nya saja dia tak sedekat ini" kata ayah tasya

__ADS_1


"Wajah revaldi mirip sekali dengan nak riko..." kta salah satu tetangga yang sudah hadir disana


"Ah bapak ini bisa saja...wajah bisa saja mirip tapi tetap saja dia anak dari rikardo" cetus ayah tasya


Mendengar kata yang menyakitkan membuat riko terdiam


mungkinkah jika semua nya terbongkar dirinya tidak akan mendapat pengakuan dari keluarga tasya..??


"Paman mengapa paman diam??? revaldi tidak nakal kok" revaldi mencium pipi riko


"Sayang paman pasti lelah kamu ikut mami yuk??" tasya mengulurkan tangan dan menggendong revaldi


Riko menatap wajah tasya yang berdandan cantik bagai bidadari


tasya sesekali melirik riko yang memandangi wajah nya dari tadi...


"Mami...apa reval mirip dengan paman tampan itu" revaldi menunjuk riko


"Iya kalian mirip...sudah kamu diam, sebentar lagi ayah datang" jelas tasya dengan mengusap kepala sang anak


"Jore...ayah datang" revaldi senang mendengar ayah nya akan segera datang

__ADS_1


"Ya tuhan situasi macam apa ini...mengapa dia menatap ku seperti itu, membuat ku salah tingkah saja" tasya menggerutu di dalam hati nya...


Tatapan mata riko yang tak lepas dari wajah cantik tasya.


__ADS_2