
Kinan POV
**********
Lagi-lagi hari ini hampir saja aku telat masuk kantor, kebiasaan yang tidak pernah hilang setiap kali ada waktu senggang di rumah. drama korea selalu menemani hari-hari ku yang tadi nya hanya ingin menonton satu episode ujung-ujungnya menjadi kebablasan. saat memasuki lift, lagi aku bertemu pria itu tapi kenapa sepagi ini ia sudah menyambangi kantor ada keperluan apa, apa ada proyek baru dan bekerja sama dengan nya, apakah dia client nya... ah,, seketika jiwa kepo ku meronta-ronta.
sekelias ku lihat senyum nya terbit walaupun tak begitu kentara karena ia hanya sedikit menarik sudut bibir nya. tapi mengapa pria ini terus saja memperhatikan aku, apakah ada yang aneh dengan penampilan ku. ah tak ku hiraukan karena bagi ku tak penting. saat lift beranjak naik menuju lantai ruangan kami, teman sekaligus sahabat terdekat ku terus saja mengoceh dengan pertanyaan yang hampir seperti petasan, walaupun cerewet dan ceriwis nya ga ketolongan tapi hati nya baik banget, teman yang ga pernah neko-neko selalu apa ada nya.
"kenapa lagi sih loe kinan, kesiangan lagi.. nonton drakor lagi... tanya amanda
"hummmmm jawab ku sambil memasang senyum lebar.
__ADS_1
"kebiasaan... loe itu ya kinan kalau loe telat mulu bisa-bisa loe di pecat tau" jawab amanda masih dengan ocehan yang menunjukkan perhatian nya.
"tapi kan gue ga telat manda... rese banget sih loe"
"iya... loe ga telat, tapi kalau loe tiap hari hampir telat gini, bisa-bisa loe kebablasan".
"hehe...jawab ku dengan cengiran tanpa dosa. ehhh loe tau ga manda,,,, duhhh.... gue jatuh cinta banget liat song jong ki. doski jadi tentara keren banget. ya ampun kapten yoo si jin bawa hati ku kepada mu. aku bercerita dengan heboh nya manda hanya geleng-geleng kepala melihat ku. ahhh andai aku jadi dokter kang bahagia nya bisa tiap hari liat babang kapten yoo si jin kata ku berkhayal.
triing...lift berhenti di lantai ruangan kami. aku dan manda keluar bersama-sama dari dalam lift. masih dengan senyumku yang mengembang manda menoyor kepala ku sambil berkata "ini masih pagi kinan, ngayal mulu..." kata nya
"serah lo deh jawab manda dan kami sama-sama tertawa.
__ADS_1
aku masuk ke dalam kubikel ku, ku letakkan tas ku di bawah meja kerja dan ku nyalakan komputer. semangat kinan waktu nya cari uang aku berkata kepada diriku sendiri . satu jam aku berkutat dengan laporan keuangan yang sudah di kejar deadline. tepat pukul 09.00 pagi kami para karyawan Omar Company di harapkan berkumpul di aula kantor. ku dengar bisik-bisik dari beberapa rekan kantor kata nya Sir Rasyid akan memperkenalkan anak nya sebagai Direktur Utama untuk menggantikan beliau. kasak kusuk para wanita di kantor mengatakan anak Sir Rasyid sangatlah tampan mereka berlomba-lomba menarik perhatian Sir Rayhan yang seorang duda keren. begitulah yang aku dengar. aku tak begitu perduli bagiku oppa oppa korea ku lah yang paling tampan.
aku dan amanda berdiri di barisan paling depan, sambil menunggu kedatangan Sir Rasyid dan para Dewan Direksi aku dan amanda terlibat obrolan yang menurut kami seru, sesekali kami tertawa tanpa kami sadari pria yang aku liat hari ini dan kemarin di dalam lift berjalan beriringan bersama Sir Rasyid, dia menoleh kepadaku dengan tatapan tajam, aku berdiri kaku melihat tatapan nya. ku lihat Sir Rasyid naik ke podium dan menyapa para karyawan Omar Company.
"selamat pagi semuanya, para karyawan keluarga besar Omar Company" Sir Rasyid membuka sapaan nya.
"selamat pagi Sir jawab kami serempak.
"saya tidak akan berbasa basi, seperti kalian ketahui saya selaku Direktur Utama Omar Company akan pensiun dan menikmati masa tua saya bersama istri saya tercinta dan tampuk kepemimpinan akan saya serahkan dan di ambil alih oleh anak kandung saya yang selama ini memegang anak cabang Omar Company di Bandung. "kemari son" dengan suara yang terdengar lemah lembut tapi tak menghilangkan kharisma dan wibawa nya Sir Rasyid memanggil anak nya dengan tersenyum. Pria yang berjalan beriringan dengan Sir Rasyid ternyata adalah anak nya. Pria yang ku cap pria mesum di dalam lift. aku memejamkan mata merutuki kebodohan ku, bisa-bisa nya aku berpikir pria itu pria mesum tapi bukan salah aku juga kalau aku berpikiran seperti itu siapa suruh ada wanita yang memakai pakaian bayi, pakaian yang kekurangan bahan tentu nya memeluk dan bergelayut manja posesif kepada nya.
"perkenalkan ini anak saya sekaligus Direktur Utama yang akan selanjutnya memimpin perusahan ini Rayhan Bayezit Omar". terang Sir Rasyid memperkenlkan anak nya.
__ADS_1
Pria itu membungkukkan sedikit kepala nya sambil tersenyum dan mata nya menatap ke arah ku. ahhh rasa nya aku hendak menenggelamkan diri di laut merah karena di tatap tajam seperti itu.
bersambung