
Olivia sangat frustasi, sejak berita kehamilannya hidupnya berubah menjadi suram.
Setiap rumah sakit yang Olivia kunjungi, selalu melarangnya untuk melakukan aborsi.
Mereka berdua akhirnya pulang tanpa membuahkan hasil.
Sial, anak yang dikandung Olivia memiliki pelindung yang sangat kuat!
Jesi kesal karena ia tak bisa menyingkirkan Olivia dan juga anak yang ada didalam kandungnya.
Apalagi, Olivia selalu membawa pulang banyak vitamin mahal dari semua rumah sakit yang mereka kunjungi hari ini.
Sedangkan Olivia, tampak begitu gelisah saat membayangkan kemarahan ayahnya di rumah nanti.
...—oOo—...
Kediaman keluarga Stein.
"Kenapa? Kau gagal menggugurkan anak itu?" tanya Oliver dengan suara dingin.
"Sayang, itu—"
Jesi mencoba menjelaskan, ia kelihatan panik karena gagal melakukan tugasnya.
"A-ayah ... ma-maafkan aku ... aku takut melakukan aborsi, aku masih muda dan sangat berbahaya jika aku menggugurkan kandungan di usia ini,"
"Apa Ayah tidak merasa ngeri dengan resikonya?" jelas Olivia dengan suaranya yang bergetar lalu ia terdiam sejenak.
"Sejak beberapa rumah sakit menolak aku untuk melakukan aborsi, aku sudah memutuskan untuk melahirkan anak ini."
Olivia melanjutkan dengan keberanian yang entah datang darimana, ia juga mengetahui akibat dari keputusannya ini.
__ADS_1
Tapi, tak ada pilihan yang lebih baik lagi, semua pilihan benar-benar buruk!
"Olivia, kau gila!?" seru Jesi.
"Ya, sekarang kamu tidak perlu menggugurkan kandunganmu."
Oliver setuju, membuat Jesi melongo saking terkejutnya.
Olivia tak menyangka dan heran dengan sikap ayahnya yang tiba-tiba berubah.
Bukannya mendapat amukan dari sang ayah, Olivia malah mendapatkan perlakuan yang baik.
"Sayang!" Jesi tak setuju dan ingin protes.
"Tapi, kamu harus meninggalkan rumah ini demi menjaga nama baik keluarga Stein!"
Begitulah akhir pembicaraan yang diputuskan oleh Oliver sebelum akhirnya pergi meninggalkan Olivia.
Dirinya secara resmi terpilih menjadi walikota!
Padahal, Oliver tampak tak memiliki harapan karena lawannya sangat kuat.
Julia yang ingin menjadi top model pun langsung di rekrut oleh agensi terkenal!
Agensi yang menaungi Julia saat ini memiliki model yang rata-rata sudah go internasional.
Mereka hanya menerima model yang memiliki potensi dan bakat yang luar biasa.
Persaingan untuk masuk ke agensi ini pun sangat sulit!
Jadi, Julia adalah orang pertama yang mendapatkan perlakuan spesial karena ia di terima begitu saja—tanpa melakukan apa-apa.
__ADS_1
Dan semua itu, adalah syarat agar membiarkan anak yang ada di dalam kandung Olivia tetap hidup!
...-oOo-...
Setelah itu, Olivia langsung masuk ke dalam kamarnya. Kemudian, ia duduk di sofa sambil merenung.
Saat ini pikiran Olivia sangat kacau dan kepalanya pusing tujuh keliling karena banyak hal mengejutkan yang terjadi dalam hidupnya akhir-akhir ini.
Setelah merenung cukup lama, hati Olivia tiba-tiba jadi tenang.
Tapi, jika dugaan Olivia benar kalau semua ini adalah perbuatan pria yang menghamilinya...
Olivia bertanya-tanya didalam benaknya.
Mengapa pria itu bisa mengontrol semua rumah sakit yang Olivia datangi? Bahkan, dia juga bisa mengontrol semua masa depan keluarga Stein?
Siapa pria itu sebenarnya?
Namun, yang membuat Olivia tak habis pikir—mengapa pria itu membuatnya hamil dan melarangnya melakukan aborsi?
Hanya ada satu jawabannya.
— Bersambung —
***
Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~
Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~
Thankyou so much and see you next chapter~
__ADS_1