Melahirkan Anak Untuk Presiden

Melahirkan Anak Untuk Presiden
Part 183


__ADS_3

Ini adalah pusat perbelanjaan terkenal dan terbesar di ibu kota, di mana hanya merek-merek branded top dunia yang diizinkan masuk.


Olivia merenung sejenak dan menyadari bahwa ia hanya bisa membeli kemeja sebagai hadiah untuk Alio.


Faktanya, Alio hampir tak pernah memakai merek-merek ini.


Klip dasi, kancing, dan celana panjangnya dipotong dan dijahit oleh kepala desainer terkenal dengan tangan.


Tapi Olivia tak mampu membeli pakaian semacam itu, bahkan jika ia punya uang, desainer itu tak akan melayaninya.


Olivia sedang berjalan sendirian di mall, sementara itu handphonenya berdering, kemudian wanita itu mengambil handphonenya dan melihat ke layar.


Ternyata, itu adalah telpon dari Yuta.


"Halo," jawab Olivia.


"Hari ini aku akan pergi ke rumah sakit. Apakah kamu ingin mengunjungi Ayahmu?" tanya Yuta dari seberang sana.


"Apakah kita bisa masuk?"


"Sekarang kondisinya sudah terkendali dan kali ini aku harus menemani pemimpin Sanjaya group masuk. Pada saat itu, kamu bisa tinggal di ruang cctv untuk sementara waktu, itu tidak akan menimbulkan masalah."


"Oke, aku tidak sibuk sekarang," balas Olivia memeriksa jam tangannya. 

__ADS_1


Alio dan Olivia akan bertemu di malam hari, tapi sekarang sudah lebih dari jam 4 sore, jadi tak apa-apa bagi Olivia untuk pergi ke rumah sakit untuk mengunjungi ayahnya.


"Di mana kamu? Aku akan menjemputmu."


Olivia tak menolak kebaikan Yuta dan langsung memberitahu pria itu lokasinya sekarang, mall ini sangat dekat dengan istana putih Presiden dan juga dalam perjalanan ke rumah sakit, sehingga tak perlu memakan banyak waktu bagi Olivia untuk membuat dua janji.


Olivia menutup telepon dan pergi ke toko yang sebagian besar menjual kemeja hitam atau putih dengan gaya sederhana dan elegan, tapi kainnya terasa sangat nyaman saat dikenakan.


Sekilas, wanita itu memilih kemeja yang hitam, tapi harganya terlalu mahal untuknya—kemeja ini akan menghabiskan gajinya selama beberapa bulan.


Sambil memegang kemeja di tangannya, Olivia hendak meminta staf toko untuk membungkusnya, lalu ia mendengar suara yang dikenalnya dari luar.


"Sangat sulit untuk mengajakmu bertemu, ini adalah pertama kalinya kita bertemu sejak kita kembali ke negara ini!"


Olivia menoleh tanpa sadar dan melihat bahwa Julia datang bergandengan tangan dengan seorang wanita.


Dan wanita itu adalah...


Angela Scarlett!


"Aku punya banyak teman untuk ditemui, jadi aku agak sibuk," balas Angela beralasan pada Julia.


Olivia cukup terkejut karena ia tak menyangka kalau Julia dan Angela saling kenal. 

__ADS_1


Dunia yang sangat sempit!


Olivia mengalihkan pandangannya dan membiarkan staf toko menuntunnya untuk membayar tagihan. 


Julia memiliki mata yang tajam dan ia langsung mengenali Olivia meski dari kejauhan, perasaan gembira muncul di matanya.


Benar-benar suprise!


Sekarang Julia bersama Angela scarlett.


"Angela, ayo kita masuk ke toko ini dan melihat-lihat. Apakah kamu tidak akan menyiapkan hadiah ulang tahun untuk calon suamimu?" usul Julia.


"Apa bagusnya toko seperti ini? Calon suamiku sama sekali tidak memakai merek ini," balas Angela melirik ke arah toko itu dan menilainya. 


— Bersambung —


***


Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~


Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~


Thankyou so much and see you next chapter~

__ADS_1


__ADS_2