Melahirkan Anak Untuk Presiden

Melahirkan Anak Untuk Presiden
Part 192


__ADS_3

Mungkinkah Alio sangat marah kepadaku dan pria itu tidak ingin berbicara denganku lagi?


Sementara memikirkan hal itu, akhirnya seseorang menjawab telepon.


"Halo, ini siapa?"


Suara seorang wanita datang dari seberang sana.


Olivia menjadi blank setelah mendengar suara itu, ia tahu itu bukan Angela, tapi sudah terlambat sekarang ... seorang wanita menjawab teleponnya, jadi apa hubungan wanita itu dengan Alio?


Telepon pribadi Alio sudah dipasang dengan sistem anti penyadap yang sempurna dan bahkan perlu kata sandi untuk menjawab telepon. 


Jika wanita itu tak cukup dekat dengan Alio, wanita itu tak akan mungkin punya kesempatan untuk menjawab telponnya.


"Halo?" karena tak mendengar suara Olivia, pihak dari seberang sana berbicara lagi.


Olivia akhirnya membuka suara. "Saya mencari—," ucapnya terpotong.


"Mencari Alio? Dia sedang mandi sekarang, kamu bisa menelepon kembali 10 menit lagi. "


"Baik."


Olivia menutup telepon dengan canggung dan selama beberapa saat ia merasa kebingungan. 


Dada Olivia seperti tersumbat oleh sesuatu yang membuatnya sulit bernapas.

__ADS_1


Pada saat itulah, Olivia tiba-tiba menyadari bahwa ia bahkan tak benar-benar mengenal Alio.


Kehidupan pribadi pria itu dan berapa banyak wanita yang Alio miliki semuanya tak diketahui Olivia. 


Tapi, saat Olivia mempertimbangkannya dengan hati-hati, ia menyadari bahwa dengan status tertinggi ... tak mengherankan kalau Alio memiliki banyak wanita selain Angela Scarlett.


"Olivia?" panggil Yuta membuka matanya dan melihat wajah pucat wanita itu.


Olivia langsung sadar dari pikirannya dan senyum dengan terpaksa. "Apakah kamu tidak bisa tidur?"


"Apa kamu baik baik saja? Kamu terlihat tidak baik."


Olivia menggelengkan kepalanya. "Aku baik-baik saja, kamu istirahat dulu ... aku akan keluar untuk mengganti perban lukaku," jawab Olivia sambil menunjuk pergelangan kakinya. 


Sebenarnya, tak ada yang akan mengganti perban lukanya sekarang, itu hanya alasan Olivia untuk keluar dan mencari udara segar. 


...—oOo—...


Setelah mandi, Alio keluar dari kamar mandi dengan baju tidur.


Di sofa, seorang wanita muda duduk di sana dengan kaki yang menyilang. 


Alea mengenakan blus putih, rok abu-abu motif kotak-kotak dan high heels setinggi 10 cm yang membuatnya tampak lebih ramping dan cantik. 


Tak ada yang akan mengira bahwa wanita muda yang cantik itu akan menjadi pemimpin Departemen Keamanan Nasional negara ini, Alea Wilson.

__ADS_1


"Kapan kamu pulang?" tanya Alio menyeka rambutnya dengan handuk.


Alea meletakkan majalah ditangannya dan menjawab. "Baru saja, keponakanku sangat imut."


"Jelas, lihatlah siapa Ayahnya!"


Alea tersenyum dan bangkit dari sofa, menuangkan red wine ke dalam dua gelas dan menyerahkan satu gelas pada Alio lalu mengambil gelas yang satunya untuk dirinya sendiri.


Wanita itu bersandar dengan anggun ke jendela dan jarinya yang panjang dan lentik mengetuk jendela 3 kali.


Pemandangan yang sangat indah. 


Alea melihat keluar jendela sambil merenung.


"Aku mendengar bahwa Night Owl akan memasuki negara besok," ucap Alio memecahkan keheningan.


Saat menyebutkan kata 'Night Owl', pria itu memandang kembarannya dengan tatapan yang dalam. 


— Bersambung —


***


Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~


Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~

__ADS_1


Thankyou so much and see you next chapter~


__ADS_2