Melahirkan Anak Untuk Presiden

Melahirkan Anak Untuk Presiden
Part 346


__ADS_3

Wajah Alio menjadi suram, pria itu dengan profesional bertingkah seperti tak cemburu dan tangannya yang berada di sekitar pinggang Olivia mengencang.


"Sedikit perasaan padaku, ya? Lalu, coba kau jelaskan padaku bagaimana ketika kemarin malam kau seharusnya menelepon taksi, tapi malah menelpon 'Suami Masa Depan', kenapa kau bisa menelpon nomorku dari sekian banyak nomor di kontakmu? Apakah kau selalu memikirkanku di kepalamu?" cibir Alio sambil tertawa kecil dengan wajah yang sangat serius.


Olivia merasa sangat malu dan bodoh, Alio mengetahui semuanya! Pria itu sudah melihat nama Suami Masa Depan di kontak handphonenya. "Saat itu aku mabuk, aku tidak bisa membaca huruf dengan jelas dan aku tidak bermaksud merepotkanmu..."


"Jadi ... Apa maksud dari 'Suami Masa depan' di handphonemu itu?" tanya Alio dengan tatapan mendesak.


Pria itu membuat Olivia merasa sangat tertekan, Olivia yakin Alio pasti sudah mengetahui semuanya! Namun, ia masih berusaha untuk membantah.


"Kamu pasti salah paham! Sungguh ... Ini benar-benar kesalahpahaman!" ucap Olivia mencoba menjelaskan.


Saat Alio menatap Olivia, pria itu pasti berpikir kalau aku adalah wanita aneh yang bermimpi menikahinya?!


"Jika kau memiliki pemikiran seperti itu, langsung saja bilang padaku, kau tidak perlu menyembunyikannya dan mengungkapkannya dengan kode-kode seperti itu," sahut Alio dengan tatapan tajam.

__ADS_1


"Tidak, aku tidak punya pikiran seperti itu!" bantah Olivia merasa tak adil dan mencoba menjelaskan, "Itu ulah Olvi, si anak nakal itu sengaja setting program aneh di handphoneku. Aku udah mencoba mengubahnya lebih dari seratus kali, aku sudah memohon dan memberinya suap, bahkan mengancam akan memukulnya, tapi semua tidak mempan. Anak itu sama sekali tidak mau mengubahnya!"


Olivia berusaha keras menjelaskan dengan Alio. Tapi, Olivia merasa bingung, apakah ia salah bicara? Kenapa wajah pria itu terlihat semakin kesal dan muram?


"Jadi maksudmu, kata kata itu pada dasarnya hanya ulah nakal Olvi dan tidak ada hubungannya denganmu?" tanya Alio dengan suara yang semakin rendah.


Entah kenapa, Alio merasa sangat kesal.


Olivia mengangguk dengan jujur. "Tentu saja. Sebenarnya, kalau kamu pikir-pikir lagi, aku tidak mungkin menyimpan nama seperti itu di handphoneku, kan?"


Olivia bertanya dalam benaknya, apakah perkataanya yang barusan itu sangat salah?


Setelah turun ke bawah Olivia melihat dekorasi ruangan sedikit berubah, ia langsung menyadari kalau semuanya sudah kembali seperti semula.


Sambil berpikir, Olivia duduk di meja makan, ia merasa bahwa Alio benar-benar marah, pria itu makan sarapan tanpa melihat ke arahnya.

__ADS_1


Olivia berpikir, mungkin Alio kesal karena tiga kata 'Suami Masa Depan' yang sebenarnya bukan dibuat oleh dirinya. Atau mungkin, Alio kesal karena ulah nakal Olvi?


Olivia mengambil daging dan meletakkannya di atas piring, lalu menatap Alio, ia tak bisa menahan diri untuk tak bertanya. "Apa yang membuat Anda marah?"


Pasti kemarahan Alio karena candaan jahil dari Olvi yang di anggap serius? Batin Olivia


- Bersambung -


***


Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~


Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~


Thankyou so much and see you next chapter~

__ADS_1


__ADS_2