Melahirkan Anak Untuk Presiden

Melahirkan Anak Untuk Presiden
Part 7


__ADS_3

Keesokan harinya, dengan terpaksa Olivia pergi ke rumah sakit untuk menggugurkan kandungannya—diikuti oleh Jesi atas perintah suaminya.


"Olivia Stein." Saat perawat memanggil namanya, Olivia pun segera bangkit dari tempat duduknya.


Olivia merasa kalau semua yang terjadi pada dirinya kini adalah mimpi buruk—yang sangat-sangat buruk!


Dan Olivia berharap, jika ia memejamkan matanya sesaat lalu membukanya kembali, akankah mimpi buruk ini berakhir?


"Nona Olivia, tolong berbaring di atas sana...," ucap dokter lalu menunjuk ke sebuah bankar yang ada di ruang operasi tersebut. "Suster, tolong tuntun Nona Olivia," lanjut dokter—kepada dua orang perawat yang mendampinginya saat itu.


Kedua perawat itu segera menjalankan tugasnya dan berbicara kepada Olivia.


"Mari, Nona Olivia," ucap salah seorang perawat dengan sopan lalu mereka berdua pun menuntun Olivia untuk berbaring diatas bankar.


Olivia sudah mempersiapkan dirinya dan juga mentalnya agar ia bisa mengatasi rasa gugupnya saat ini.


Namun ternyata … mental Olivia tak cukup kuat, karena saat ini ia berkeringat dingin sangat banyak dan bahkan—tubuhnya gemetar ketakutan!


Olivia sangat membenci hal ini dan ia juga sangat membenci bajingan yang sudah membuatnya hamil!

__ADS_1


Namun lucunya ... Olivia bahkan tak tahu siapa pria itu!? Dan konyolnya, bagaimana caranya agar Olivia bisa bertemu dengan pria itu?


Tiba-tiba ... pintu ruangan operasi terbuka.


Diikuti dengan kemunculan seorang pria paruh baya yang tampak sangat berwibawa dan mengenakan jas dokter—tengah berjalan masuk.


"Dokter Keenan?" ucap Dokter lain yang ada di dalam ruangan operasi, terlihat sangat kebingungan.


Kemudian, Dokter itu langsung menyambut Dokter Keenan yang memiliki jabatan lebih tinggi darinya.


Sedangkan Olivia yang pada saat itu sedang berbaring di atas bankar—merasa tak terganggu sama sekali dengan kedatangan Dokter Keenan.


"Maaf Dokter Keenan, kenapa Anda mencari pasien yang bernama Olivia Stein? Anda ada perlu apa?" tanya Dokter Liam sopan dan juga penasaran.


Dokter William atau sering dipanggil Liam adalah seorang dokter ahli bedah terbaik di rumah sakit Pelita Bunda yang akan melakukan aborsi pada Olivia.


Dr. Keenan mengabaikan pertanyaan Dr. Liam lalu mengambil handphone dari saku jas dokternya


kemudian, Dr. Keenan langsung membandingkan gadis yang ada di dalam foto tersebut dengan gadis yang saat ini sedang berbaring di atas bankar.

__ADS_1


Dr. Keenan mengecek berulang kali dan beliau benar-benar memastikan kalau gadis itu adalah Olivia Stein yang ia cari.


"Apakah kalian sudah memulai operasinya?" tanya Dr. Keenan lagi kepada semua orang yang terlibat dalam operasi itu.


"Be-belum, Dok. Tapi kami akan memulainya…," jawab salah seorang perawat cepat.


"Batalkan operasinya sekarang juga! Kalian semua tidak diizinkan untuk melakukan operasi kepada pasien yang bernama Olivia Stein!" titah Dr. Keenan tegas.


Mendadak, semua orang yang ada di ruangan operasi langsung terkejut dan kebingungan atas perintah tersebut.


— Bersambung —


***


Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~


Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~


Thankyou so much and see you next chapter~

__ADS_1


__ADS_2