Melahirkan Anak Untuk Presiden

Melahirkan Anak Untuk Presiden
Part 41


__ADS_3

"Kak Yuta!" protes Julia karena Yuta sangat keras kepala.


"No, thanks. Aku bisa pulang sendiri," tolak Olivia dingin dengan cepat.


"Olivia, kamu itu mabuk, aku akan mengantarmu pulang, kalau kamu sampai kenapa-napa di jalan bagaimana?" jelas Yuta terlihat sangat khawatir.


Yuta mencoba membujuk Olivia dan masih belum mau menyerah juga.


"Tuan muda Yuta, tolong jangan memanggil saya dengan nama saya seolah-olah kita dekat!" tegas Olivia.


"Saya merasa tidak nyaman. Lagi pula, akan lebih berbahaya lagi kalau saya sampai pulang dengan Anda!" lanjut Olivia dingin.


Julia tersenyum. "Kak Olivia, aku akan mengantar Kakak sampai Kakak naik taksi."


Kali ini, Olivia akan membiarkan tingkah sok baik Julia.


Namun, suatu saat nanti, Olivia tidak akan pernah membiarkan kejadian seperti ini terulang lagi, dan Olivia akan membalas perbuatan mereka semua!


Saat Olivia hendak naik taksi, tiba-tiba ... mereka langsung dihentikan oleh beberapa orang pria!


"Berhenti!" teriak salah seorang pria berjas hitam sambil menahan tangan Olivia.


Julia pun mengerutkan keningnya dan tanpa pikir panjang ia pun langsung melotot—pada para pria yang saat ini menahan tangan Olivia.


"Kalian siapa? Beraninya—!" teriak Julia tercekat marah dan seketika suasana pun menegang.


Bukannya menjawab, pria itu malah diam dan ia menatap Julia dengan tatapan sangar.

__ADS_1


Lalu, salah seorang pria langsung menarik tangan Olivia dan segera membawanya pergi.


"Apa yang kalian lakukan!?" teriak Yuta juga ikut marah saat ia melihat Olivia yang akan dibawa pergi.


"Kami harus membawa Nyonya pulang...," jelas pria itu dengan nada dingin.


"Apa? Nyonya? Siapa kalian dan kemana kalian akan membawanya pergi!?" tanya Yuta curiga.


"Maaf, Tuan muda, tapi itu bukan urusan Anda," jawab pria itu sopan.


"Hah? Apa kalian tidak tahu siapa aku?!" gertak Yuta yang sudah sangat murka.


Pria itu pun menjelaskan. "Jangan khawatir, Nyonya Olivia adalah wanita Bos kami jadi ... sekarang kami harus membawa Nyonya pulang."


"Siapa Bos kalian?" tanya Julia sambil menatap tajam para pria itu.


Karena mabuk berat, Olivia kehilangan kesadarannya dan pingsan.


Para pria itu langsung membawa Olivia pergi dan memasukkannya ke dalam mobil.


Yuta terlihat sangat marah dan tak sampai di situ saja, ia berusaha keras menyelamatkan Olivia.


Setelah para pria berjas hitam itu menutup pintu mobil, mereka semua langsung bergegas masuk ke dalam mobil mereka masing-masing.


"OLIVIA!" teriak Yuta langsung berlari mengejar mobil mereka.


"Kak Yuta!" teriak Julia yang juga ikut menyusul Yuta.

__ADS_1


Namun sayang, mereka berdua terlambat karena mobil itu sudah pergi jauh.


Mereka hanya melihat bagian belakang tiga buah mobil yang perlahan-lahan pergi dan menghilang dari pandangan mereka.


"Siapa mereka sebenarnya?" tanya Yuta berhenti mengejar


Dan beberapa saat kemudian ... Yuta menyadari sesuatu setelah melihat plat mobil khusus yang familiar.


Sampai beberapa menit kemudian ... Yuta masih menatap ke arah dimana mobil itu menghilang.


"Bos mereka pasti orang yang sangat berkuasa," ucap Yuta dingin.


Julia yang mendengar perkataan Yuta langsung melihat ke arah hilangnya mobil mewah tersebut, dan entah kenapa ia jadi sangat kesal dan iri.


Olivia hanyalah wanita biasa dan bahkan sudah punya anak, dia tidak cocok bersanding dengan pria kaya manapun! Jadi ... bagaimana Olivia bisa menjadi wanita kesayangan seorang bos?


Karena tidak mau merusak moodnya di hari yang bahagia ini, Julia pun memilih mengesampingkan masalah Olivia.


"Kak Yuta, ayo kita masuk! Para tamu pasti sudah lama menunggu kita," ajak Julia sambil memeluk lengan Yuta dan tersenyum hangat.


— Bersambung —


***


Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~


Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~

__ADS_1


Thankyou so much and see you next chapter~


__ADS_2