
Tempat pertemuan mereka adalah sebuah butik ternama yang berada di pusat kota.
Setelah Olivia keluar dari mobil, seorang wanita langsung membukakan pintu butik untuk Olivia.
"Nona Olivia, Nona Scarlett menunggu Anda di dalam...," ucap seorang wanita dengan sopan yang ternyata adalah bawahannya Angela.
"Tolong pandu saya...," balas Olivia sambil mengangguk, lalu berjalan mengikuti wanita itu masuk ke dalam butik.
Didalam ruang ganti yang mewah dan luas, Olivia melihat banyak wedding dress yang sangat luar biasa indahnya!
Olivia terpukau dengan semua wedding dress itu, sampai matanya menyapu setiap wedding dress yang ia lewati.
"Semua wedding dress disini cantik-cantik, kan?" suara seorang wanita tiba-tiba menyela pikiran Olivia dan suara itu terdengar dari arah lain.
Saat mendengar suara itu, Olivia mencoba menenangkan dirinya sambil mengepalkan kedua tangannya, lalu Olivia menoleh ke asal suara itu.
Olivia berusaha tersenyum, lalu berkata, "Nona Scarlett, apakah Anda mengajak saya kemari untuk membantu memilihkan Anda wedding dress?"
"Yap, benar sekali!" jawab Angela sambil tersenyum. Saat ini, Angela sedang mengenakan dress elegan dan rambut panjangnya terurai indah.
Penampilan Angela saat ini sangat berbeda dari biasanya dan wanita itu terlihat sangat mempesona!
Jelas sekali Angela sangat bahagia sekarang dan itu terlihat dari wajahnya.
__ADS_1
Katanya sih, orang yang sangat bahagia itu akan memancarkan aura yang sangat berbeda dari dirinya yang biasanya dan sepertinya, itu memang benar.
Olivia merasa ada beban berat di dadanya, tapi ia tak menunjukkan perasaan itu dan hanya berusaha untuk terlihat baik-baik saja.
"Nona Angela, maaf Anda salah orang, karena kita tak sedekat itu sampai saya bisa membantu memilihkan wedding dress untuk Anda," jelas Olivia.
"Anda itu pandai memilih pria, jadi pasti selera Anda juga tidak kalah bagus…," ucap Angela dengan nada tersirat yang penuh makna.
Setelah itu, Angela menoleh ke samping, lalu ia menunjuk menggunakan dagunya, disana terdapat satu wedding dress yang sangat cantik berlapis berlian.
"Itu semua adalah wedding dress yang akan saya kenakan pada pernikahan saya empat hari lagi. Dan yang ini..." Angela menunjuk ke arah yang lain, "ini adalah tuxedo yang akan dikenakan oleh CALON SUAMI SAYA, ALIO."
Angela sengaja menekan kata-kata calon suami dan mengklaim kepemilikannya didepan Olivia sambil tersenyum sinis. "Menurut Anda, apakah ini cocok, untuk kita?"
"Wedding dress dan pernikahan itu sama saja, yang tahu apakah cocok atau tidaknya adalah diri kita sendiri. Nona Angela, saya yakin, Anda pasti sudah mempunyai jawabannya, kan?"
Mau dilihat bagaimanapun juga wedding dress dan tuxedo yang akan dikenakan Angela dan Alio saat hari pernikahan mereka sangat cocok dan tidak perlu meminta pendapat orang lain.
Angela tersenyum sinis, lalu melipat tangannya di depan dada, "Anda benar, wedding dress ... ataupun pernikahan itu, hanya bisa diketahui setelah mencobanya sendiri. Sayangnya, Anda tak memiliki kesempatan untuk bersaing dengan saya. Semuanya adalah milik saya dan Anda tak punya hak, untuk mengambilnya dari saya!"
Pernyataan Angela tidak ada salahnya juga, setelah Olivia mendengar itu, ia langsung mendongakkan, lalu menatap Angela Scarlett selama beberapa saat.
"Saya kira, Anda memanggil saya kesini untuk membahas hal yang sangat penting, tapi nyatanya malah sebaliknya," ucap Olivia yang tidak menunjukkan ekspresi kesal atau apapun itu.
__ADS_1
"Nona Scarlett, Anda sudah membuang waktu saya yang sangat berharga," lanjut Olivia dingin.
Perkataan Olivia barusan membuat Angela tersinggung, wanita itu pun langsung menatap Olivia dengan tatapan yang lebih tajam dari sebelumnya karena merasa sangat kesal dengan reaksi Olivia yang tidak terluka sedikitpun.
Setelah itu, Angela melihat ke arah para staf yang sedang menonton pertengkarannya dengan Olivia.
Dengan tatapan yang sangat tajam, Angela pun berteriak, "kalian semua keluar! Tutup pintunya dan jangan biarkan siapapun masuk!" titahnya.
"Baik, Nona Scarlett," jawab salah satu staf sambil sedikit membungkukkan badannya hormat.
Lalu, semua orang kecuali Angela dan Olivia—keluar dari fitting room.
Tatapan Olivia langsung berubah dingin dan ia penasaran dengan apa yang akan dikatakan Angela padanya?
— Tamat Season 1 —
***
Halo, terimakasih untuk semua pembaca yang sudah mengikuti perjalanan cerita ini sejak tahun 2019, walaupun sempat hiatus beberapa kali, tapi masih banyak pembaca yang setia menunggu cerita ini...
Saya bangga menulis cerita yang sangat panjang ini dan akhirnya saya bisa menamatkan season 1!
Banyak suka dan duka dalam perjalanan menulis novel ini, saya ingin berterimakasih sebanyak-banyaknya kepada semua penggemar yang sudah mensupport novel ini selama ini.
__ADS_1
Sampai ketemu lagi di season 2 ya~ Wilson family menunggu kalian!