
"Aku tidak pernah menyangka mereka bisa ... bersama," ucap Lucas tersadar dari keterkejutannya.
Lucas tak percaya pria itu adalah Alio dan fotonya begitu ... menarik.
Lucas baru pergi dari negara ini selama setengah bulan. Bagaimana mereka bisa sampai pada tahap ini? Lucas merasa sangat tertinggal dari Alio! Mereka bahkan tak saling kenal ketika mereka bertemu di lapangan Gomes.
"Kak, Apakah Alio ingin bersama Olivia karena identitasnya?" tanya Lucas berpikir itu mungkin alasannya. "Jadi, Alio tidak mencintai Olivia sama sekali, pria itu hanya ingin memanfaatkannya?"
Hansel menghela nafas dan menggelengkan kepalanya. "Awalnya kupikir begitu, tapi setelah dipertimbangkan, jika Alio tahu siapa Olivia, dia akan menolak ketika wakil Presiden mencoba menjodohkannya dengan Nona Scarlett. Selain itu, Alio akan menghubungi Lady Obella. Tapi ternyata, dia tidak tahu tentang itu."
Mendengar itu, Lucas merasa kesal, ia lebih suka percaya kalau Alio menginginkan Olivia karena ingin memanfaatkan wanita itu.
"Jadi, apa rencanamu?" tanya Lucas.
Hansel berpikir sebentar. "Jangan biarkan Olivia lepas dan aku akan menangani sisanya."
Saat melihat Hansel, entah kenapa Lucas merasa cemas.
Lucas memasukkan foto-foto itu ke dalam amplop coklat dan ingin membawanya, tapi Hansel langsung menghentikannya saat baru mencapai pintu.
"Berikan itu, jangan bawa itu!"
"Kenapa?"
"Bukti penting," jawab Hansel.
Setelah mengambil foto itu dari Lucas, ia memberikan foto itu kepada sekretarisnya. "Kirim foto-foto ini!"
__ADS_1
...—oOo—...
Olivia membawa Rena ke toko baju setelah pulang bekerja, ia tahu Alio tak akan membiarkannya sampai ia memberi pria itu hadiah ulang tahun.
Mereka pergi ke toko tempat Olivia membeli kemeja itu.
Mereka berjalan berkeliling dan mengambil kemeja.
Olivia tak akan membeli yang sama karena Alio sangat membenci Yuta, tapi ia tak bisa menemukan yang cocok untuk Alio jadi Olivia pergi ke area dasi.
"Maaf, Nyonya. Apakah Anda memilih hadiah untuk pasangan Anda?" staf toko disana bertanya sambil tersenyum. "Dasi adalah pilihan terbaik untuk pasangan Anda, memberi pasangan Anda dasi berarti mengikatnya dengan Anda selamanya."
Mengikatnya dengan Anda selamanya?
Olivia kaget tapi ia langsung tersenyum sendiri, mereka bukan pasangan, kenapa Olivia harus mengikat Alio dengannya selamanya?
Meskipun Olivia berpikir begitu, ia masih menunjuk pada dasi yang berwarna gelap. "Yang itu terlihat bagus."
Tapi Olivia pikir Alio akan suka dasi yang ini. Jadi, Olivia meminta staf toko untuk membungkus yang itu.
Ketika Olivia check out, Rena bertanya. "Kamu ingin mengikat Alio denganmu?"
"Oh, kamu benar-benar percaya itu? Jika dasi dapat membantu mengikat hati seseorang, pasti akan ada sedikit para jomblo di negara ini."
Rena tertawa. "Kamu merusak strategi marketing mereka, tapi apakah kamu yakin tidak akan pulang kesana?"
Olivia menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
Rena bertanya lagi. "Bukankah Pak Presiden memintamu untuk pulang?"
Olivia menggelengkan kepalanya lagi.
Rena menghela nafas. "Aku mendengar dari Lay Hason bahwa Alio akan segera bertunangan dengan Angela Scarlett."
Entah kenapa Olivia merasa sakit hati, ia menunduk menghindari mata Rena.
"Kapan kamu mengenal Dokter Lay?" Olivia mendongak dan bertanya pada Rena.
Rena berbalik dan pura-pura melihat pakaian. "Aku kenal dia sepuluh tahun yang lalu."
"..."
Jawaban itu mengejutkan Olivia, ia penasaran tapi ia tak bertanya saat melihat ekspresi sedih di wajah Rena.
Jika Rena ingin membicarakannya, Rena akan mengatakannya.
Mereka pulang naik taksi setelah berbelanja.
Olivia terus berpikir tentang bagaimana memberikan hadiah ini padanya Alio.
Mungkin Olivia bisa meminta Arnold untuk memberikan hadiah ini kepada pria itu.
— Bersambung —
***
__ADS_1
Kalau kalian suka dengan cerita ini, jangan lupa like, komen dan tambahkan ke favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya :)
Thankyou so much and see you next part~