
Setelah Angela selesai berbicara, orang lain tertawa. Olivia mempertanyakan dalam pikirannya, apakah barang-barang milik Alio mungkin palsu? Sejujurnya, jika memang palsu, mengapa hal itu menjadi masalah?
Olivia menyentuh kalung berlian yang menghiasi lehernya, sambil mengangkat alisnya. "Baik atau buruk, kata-katamu tidak akan mengubah fakta bahwa ini adalah sebuah berlian," ucapnya.
Kemudian Olivia memandang ke arah Angela. "Nona Angela, kepintaran yang layak untuk dipuji. Namun, apakah barang langka seperti kalung ini dapat diimmitasi dan dijual di pasaran?"
"Saya akan menuntun orang-orang disini untuk berpikir, coba kalian pikir mungkin juga seseorang telah memberikan ini kepada saya. Berlian ini sangat berharga dan tidak bisa dibeli di pasar imitasi atau di toko merek terkenal manapun."
Dalam kalimat terakhirnya, Olivia mengatakannya dengan cukup jelas dan bermakna.
Jika orang lain tak mengerti, Angela juga tak bisa mengerti.
"Olivia, kamu memprovokasi saya," ucap Angela dengan suara sedikit tinggi sambil meraih segelas jus dan dengan sengaja menuangkannya ke arah Olivia.
Tapi Olivia tak tinggal diam, di bawah mata kaget sekelompok wanita di sebelahnya, segelas jus dituangkan ke wajah Angela.
Hari ini, Olivia benar-benar membuat panas Angela.
"Oh my god, kamu gila!"
__ADS_1
"Wanita ini dari mana asalanya berani memprovokasi nona Angela?!"
Angela diguyur dengan kemarahan, gaun yang dikenakannya seharaga ratusan juta dan semua ini dirusak oleh jus kuning yang menetes dari wajahnya sedikit demi sedikit.
Yang paling penting adalah di hadapan begitu banyak wanita, Olivia sangat berani sehingga Angela tampak pucat dan biru.
Olivia selalu dingin dan tak ada ekspresi di wajahnya. "Nona Angela, dibandingkan dengan metode yang Anda gunakan untuk saya, ini sangat sepele. Jika Anda berani memperlakukan saya seperti yang Anda lakukan terakhir kali, kejadian hari ini mungkin Anda akan mengalaminya lagi."
Setiap kata yang dilontarkan Olivia terdengar sangat keras dan penuh peringatan.
Olivia memegang kendali dan jika semuanya kacau, Angela tak akan mendapat keuntungan apa pun.
Olivia sudah menduga bahwa ini akan terjadi. Sebelum Angel Scarlett menamparnya, Olivia segera menggenggam tangan Angela dan kemudian menghempaskan tangan wanita iru.
Angel Scarlett sangat marah sehingga ia menoleh dan memerintahkan para pelayan dengan berteriak. "Apa yang kalian lakukan di sini?! Panggil penjaga keamanan dan segera usir wanita gila ini dari hadapanku!"
Alea baru saja memasuki pintu karena ia juga di undang, jadi Alea datang untuk bertemu dengan para petinggi negara, begitu ia masuk ia langsung mendapati tontonan yang sangat menarik.
Jadi, tanpa ada yang memperhatikan, Alea melihat adegan di mana kedua wanita itu saling bertengkar sekarang.
__ADS_1
Alea sedikit mengernyit, matanya tertuju pada wajah Olivia dan setelah beberapa saat, ia berbisik pada rekan-rekannya dan berjalan perlahan menuju Olivia.
"Apakah kalian tuli? Aku menyuruh kalian untuk mengusir orang ini!" geram Angel.
Orang lain sangat takut dan tak berani bertindak sembarangan.
Baru-baru ini, Wakil Presiden secara khusus menjelaskan bahwa masalah Nona Scarlett yang terakhir kali sangat dangkal dan keterlaluan.
Orang-orang meninggal secara tragis terakhir kali, tentu saja mereka ketakutan.
Selain itu, mereka tak bisa mengetahui identitas khusus Olivia. Lagi pula, Olivia membawa surat undangan VIP dan Olivia mengenakan gaun serta perhiasan bernilai miliaran!
Mengenakan barang itu dengan santai, tak salah lagi Olivia adalah orang konglomerat!
— Bersambung —
***
Kalau kalian suka dengan cerita ini, jangan lupa like, komen dan tambahkan ke favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya :)
__ADS_1
Thankyou so much and see you next part~