Melahirkan Anak Untuk Presiden

Melahirkan Anak Untuk Presiden
Part 293


__ADS_3

Setiap kata yang keluar dari mulut Alio terasa menusuk hati Olivia dan bukan


itu yang ia harapkan sebagai jawaban.


Pikiran Olivia terus memutar ulang semua kata-kata Dion Scarlett di pertemuan hari ini, membuatnya merasa sangat sedih.


Olivia menatap Alio dengan tajam, lalu tiba-tiba bertanya. "Apa perasaanmu sekarang terhadapku?"


Alio menyipitkan matanya. sebelumnya ia tak pernah benar-benar memikirkannya.


Apa yang telah Alio lakukan untuk wanita di hadapannya sampai sekarang? Seperti memberinya gaun dan perhiasan yang tak pernah dimiliki Olivia sebelumnya.


Alio tak tahu apa yang dimaksud ibunya ketika memberikan semua barang itu kepadanya, tapi sekarang ia menyadari bahwa gaun dan perhiasan itu seharusnya milik Olivia dan bukan milik Angela Scarlett.


Olivia sedikit tersenyum. "Selain ingin tidur denganku, pada kenyataannya, kamu memiliki perasaan padaku, kan?"


Alio menatap Olivia dengan tatapan yang dalam dan tak berbicara.


"Tapi Alio, kasih sayang sekecil apa pun, itu bukan cinta," lanjut Olivia.

__ADS_1


"Apa maksudmu?" tanya Alio dengan tatapan dingin.


Pandangan Olivia sedikit menunduk karena tak berani menatap Alio, bibirnya bergerak dan berbisik pelan. "Ini mungkin terdengar konyol, aku mengagumi semua ketulusan hatimu dan terkesan oleh keberanianmu, bahkan sejak kamu menyelamatkan aku dari bahaya, saat itu, atau sebelum itu, perasaanku padamu menjadi ada yang berbeda, kamu sepertinya telah mengubah dunia dalam diriku, aku akan selalu mengingat kebaikanmu, sampai kapanpun itu."


Mood Alio yang tadinya sangat buruk kini mereda dan sudut bibirnya terangkat, menyebabkan ia tersenyum sejenak. Namun, senyuman itu cepat pudar dan wajahnya kembali dingin.


"Tapi ini bukan cinta. Aku hanya tertarik padamu yang berbeda dari yang lainnya. Aku menyadari bahwa perasaan ini akan memudar dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Mulai hari ini, jika kita tidak saling bertemu lagi, mungkin dalam kurang dari satu bulan, kita tidak lagi akan memikirkan satu sama lain."


Olivia merasa sangat nyaman berada di dekat Alio.


Terkadang ketika mereka bertiga berkumpul, Olivia bisa merasakan kehangatan dari keluarga kecil yang bahagia. Namun, perkataan Dion Scarlett hari ini membuatnya sadar bahwa hubungan mereka berdua harus diakhiri sekarang juga, sebelum terlalu dalam untuk saling mencintai.


Akhirnya Alio mengucapkan kata-kata."Jadi..."


Sebelum itu, Alio tak pernah mencintai seorang wanita dan bahkan tak pernah memiliki kasih sayang untuk seorang wanita.


Namun, Alio tahu lebih banyak tentang apa itu cinta. Baginya, cinta adalah kecemasan, masalah dan kesengsaraan.


Namun, dalam situasinya sekarang tentang perasaannya terhadap Olivia, Alio merasa cemas dan gelisah.

__ADS_1


Meskipun begitu, Alio masih belum terlalu jauh memikirkannya.


Alio menyadari betapa pentingnya kata-kata yang akan keluar dari mulutnya. Namun, saat Olivia mengungkapkan keinginannya untuk menghindari pertemuan selama sebulan dan berharap Alio bisa melupakan dirinya dengan cepat, hati Alio terluka.


"Jadi, mulai sekarang, kita akan mencoba untuk menghindari pertemuan kecuali ada hal yang penting. Aku berharap kamu juga bisa segera melupakan aku!"


Meskipun Olivia berbicara dengan suara pelan, keputusan Olivia telah disampaikan dengan tegas.


Mendengar apa yang Olivia katakan, wajah Alio menjadi muram untuk sesaat.


Bahkan, tatapan Alio pun berubah jadi lebih dingin.


— Bersambung —


***


Kalau kalian suka dengan cerita ini, jangan lupa like, komen dan tambahkan ke favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya :)


Thankyou so much and see you next part~

__ADS_1


__ADS_2