Melahirkan Anak Untuk Presiden

Melahirkan Anak Untuk Presiden
Part 287


__ADS_3

Alea yang kesal berkata. "Kau diam, berarti itu benar. Aku tidak akan bertanya lagi!"


"Kau tadi tampaknya sangat bersemangat menghabiskan 40 juta dollar! Apakah itu sangat menyenangkan?" Alio menatap Alea dengan tatapan bermusuhan.


"Aih, Kau mulai lagi! Tentu saja aku sangat senang! Kalau aku berkata tidak bukankah itu munafik? Banyak sekali berlian yang cantik! Kau tahu?semuanya berkilauan dengan indah... aku tidak bisa menahan untuk memilikinya... jadi, aku berusaha keras untuk mendapatkan semuanya! Bukankah aku hebat? Aku bisa memenangkan semuanya! Kau pasti bangga denganku! Kau banggakan? Banggakan?"


Alio menghela nafas. "Lalu, siapa yang membayar semua itu? Apakah kau itu sangat kaya? Kau membuang 40 juta dollar dengan cuma-cuma!"


"Tenang saja! Kita tidak akan jatuh miskin juga! Lagiankan kekayaanmu itu ratusan juta dollar? Menghabiskan sedikit tidak apa-apa kan?"


"Apa maksudmu? Jangan bilang kau menyuruhku untuk membayarnya?"


"Aih, Kita kan saudara? Kau tahu? Aku ini miskin! Bersedekahlah pada aku yang miskin ini! Ingat, Kau mati juga tidak membawa harta!"


Alio meliriknya, memberinya hanya dua kata sederhana, "Kirim Semuanya."

__ADS_1


"Hah? Kau menyuruhku untuk mengirim berlianku ke siapa? Aku belum memakainya! Apa-apaan!"


"Pasti bukan untuk Olivia, kan? Itu tidak cocok dengannya. Apakah untuk Angela? Tidak mungkin! Atau... Untuk Nyonya Obella?"


Alio membuka kancing jas dan menatapnya," Kupikir kau tidak begitu penasaran..."


"Saudariku... Bukankah di militer, semua berlian ini tidak di perlukan? Kau mau berbuat apa? Kau ingin menciptakan rudal berlian?"


"Aku--"


"Kau jahat! Kau kejam!!"


"Sudah lah, mari hentikan. Kau datang kesini pasti untuk tujuan lain kan? Apa yang ingin kau katakan?"


Alea menghela nafas, toh dia tidak terlalu memerlukan berlian-berlian itu. "Aku hanya ingin mengingatkanmu bahwa jangan terlalu jauh terlibat dalam permasalahan keluarga scarlet, Jangan sampai anjing-anjing itu bisa mencium keberadaanmu. Kau tahu betul bahwa Olivia dan kita bukan dari dunia yang sama, Aku tahu, mungkin hanya dia satu-satunya orang yang tidak peduli tentang identitas atau kekayaanmu. Aku hanya tidak mengerti nengapa kau membiarkan dia melahirkan seorang anak untukmu, Aku hanya tidak ingin kau menjadi sepertiku, kau harus berhenti sebelum kau benar-benar mencintainya, Kau tahu? Kehilangan seseorang yang benar-benar kau cintai itu sangat menyakitkan... Begitu menyakitkan lebih dari apapun, seperti kau akan kehilangan separuh duniamu."

__ADS_1


Tidak ada ekspresi yang ditampilkan Alio, Alea tidak bisa menebak apa yang dipikirkan Alio. "Kau keluar dari mobil."


"Hoo Kesetiaan ya? kau bisa memikirkannya sendiri dan menanggung resikonya sendiri." Alea tahu kepribadiannya dan tahu bahwa tidak bisa lagi mengucapkan beberapa kata. Alea keluar dari mobil, menutup pintu, dan menatapnya dengan tatapan yang dalam.


Lalu Alea berkata kepada Arnold. "Karena kamu adalah sekretaris kepercayaannya, ada beberapa hal yang harus kamu ingatkan. Dia tidak bisa berjalan terlalu jauh itu akan membuatnya tersesat, kalian harus sadar akan posisi dan tanggung jawab kalian, begitulah cara kerjanya..."


Arnold menghela nafas. Sebenarnya, apa yang terjadi diantara kedua Kakaknya?


— Bersambung —


***


Kalau kalian suka dengan cerita ini, jangan lupa like, komen dan tambahkan ke favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya :)


Thankyou so much and see you next part~

__ADS_1


__ADS_2