Melahirkan Anak Untuk Presiden

Melahirkan Anak Untuk Presiden
Part 368


__ADS_3

"Kalo emang bisa dijelasin di konferensi pers nanti, berarti sekarang bisa kasih penjelasan yang bagus buat kita dong!"


Para wartawan tak mau bubar dan berhenti di situ, mereka terus menekan dengan mengajukan pertanyaan secara agresif.


"Foto Anda sangat jelas dalam paparazzi ini, tapi kenapa identitas wanita itu sangat misterius?"


"Apakah ini tindakan musuh politik yang punya niat jahat terhadap Anda?"


"Kalau itu Nona Scarlett, apakah dia punya motif lain?"


"Kalau itu bukan Nona Scarlett, bagaimana tanggapan Anda ke pihak Nona Scarlett? Apakah acara pertunangan masih akan berlangsung seperti yang direncanakan?"


"Maaf ya, tamu penting sedang menunggu Presiden. Kalian boleh wawancara, tapi tolong jangan ganggu jadwal Presiden! Mungkin hanya satu menit keterlambatan aja, tapi bisa berdampak besar ke urusan kesejahteraan rakyat! Jika ada pertanyaan, silahkan bertanya saat konferensi pers nanti!" ucap Arnold tegas—membuat para wartawan terlihat malu dan kesulitan.


Sudah sewajarnya, urusan-urusan penting kesejahteraan masyarakat tak bisa ditunda-tunda.


Setelah mendengar itu, semua wartawan langsung mematikan kamera dan menghentikan aktivitas mereka.


Meski begitu, tetap saja semua orang merasa kecewa. Lagi pula, bukan hanya mereka, tapi seluruh rakyat juga terbakar rasa ingin tahu dan menunggu jawaban yang memuaskan, serta menunggu Presiden yang paling mereka hormati dan percayai untuk memberi mereka citra Presiden yang sempurna.

__ADS_1


Ketika Alio melangkah pergi, ia berbalik dan memberi sedikit anggukan kepada para wartawan, lalu melambaikan tangannya dengan ramah. Meski tak mengatakan sepatah kata pun, Alio tetap tenang dan santai, tak terburu-buru, seolah-olah tak terpengaruh sama sekali oleh skandal ini.


...—oOo—...


Seharian ini, Olivia tak mendapat telpon dari Alio.


Olivia memaksa dirinya untuk tak memperhatikan berita-berita tersebut, tetapi seharian, ia tanpa sadar terus membuka berbagai halaman web dan berita portal.


Setiap media berlomba-lomba untuk melaporkan scandal ini, bahkan muncul berita seperti 'Mengungkap Identitas Wanita yang Terlibat Skandal dengan Presiden'.


Namun, seluruh artikel hanya berisi spekulasi tak berujung dan khayalan belaka, tanpa konten yang substantif dan tak ada hubungannya dengan dirinya.


Bahkan, rekan kerja Olivia yang berinteraksi dengannya setiap hari pun tak menunjukkan tanda-tanda apa pun.


Siapa yang akan menyangka Olivia bisa memiliki hubungan dengan Presiden?


Setelah susah payah, akhirnya Olivia selesai bekerja, ia berencana pulang ke apartemen kecil tempat tinggalnya.


Tak perlu pulang ke Mansion Presiden sama sekali, Olivia melihat melalui berita bahwa Istana Presiden sudah dikelilingi oleh berbagai media dan sangat ramai.

__ADS_1


Jika Olivia pergi ke sana sekarang, jelas-jelas ia akan terperangkap dan menyebabkan keributan.


Olivia sangat khawatir kalau Olvi akan terekspos saat ini. Terakhir kali, Angela Scarlett menculiknya karena membencinya, jika mereka menemukan keberadaan anaknya saat ini, itu akan sangat merugikan bagi Alio.


Bahkan, mungkin bisa membahayakan keselamatan Olvi kapan saja. Begitu Olivia berpikir seperti itu, ia segera menelepon sopir pribadi Olvi.


"Nyonya Olivia."


"Jangan biarkan Olvi kembali ke Mansion dalam beberapa hari terakhir, tolong antar dia langsung ke tempat saya, ya!"


"Baiklah, jangan khawatir Nyonya! Tuan juga telah memberi perintah. Sekarang kami sedang dalam perjalanan menuju ke sana."


Olivia baru saja merasa lega setelah menutup teleponnya. Memang benar. Alio selalu memiliki pemikiran yang cermat, hal-hal yang bisa ia pikirkan, bagaimana mungkin pria itu tak bisa? Hanya saja ... Olivia tak tahu apakah Alio baik-baik saja sekarang.


— Bersambung —


***


Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~

__ADS_1


Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~


Thankyou so much and see you next chapter~


__ADS_2