Melahirkan Anak Untuk Presiden

Melahirkan Anak Untuk Presiden
Part 113


__ADS_3

Lima tahun yang lalu, Alio membuat Olivia hamil dan Olivia bahkan tak punya hak untuk menolak.


Lima tahun kemudian, Alio masuk ke dalam kehidupannya lagi dan Olivia masih tak punya kekuatan untuk melawan pria itu.


Takdir apa yang membuat mereka terjerat sampai sekarang?


...—oOo—...


Olivia berhasil berjalan keluar, tapi ia tak punya mood yang baik sama sekali untuk bermain golf lagi.


Olivia tak tahu bagaimana harus menghadapi Lucas, serta pria yang menjarahnya seperti binatang buas.


"Lucas, aku tidak ingin berada disini lagi."


Pria itu mendengarkan Olivia dengan seksama, jadi saat wanita itu berkata ia ingin pergi, Lucas bahkan tak ragu.


Lucas mengangguk ke Alio dari jauh sambil menyapa, lalu memegang tangan Olivia dan berjalan menuju mobil listrik.


Olivia terus melihat ke bawah ke arah high heelsnya dan tak melihat ke arah yang lain. Tapi, Olivia bisa merasakan tatapan panas yang membakar di belakang punggungnya.


Olivia tak tahu apakah itu berasal dari Yuta atau Alio.


Alio sedang berbicara dan tertawa bersama Tuan Rei, bahkan jika Olivia dan Lucas lewat sambil bergandengan tangan, ekspresinya tetap tak berubah.

__ADS_1


Tapi…


Saat sosok Olivia dan lucas menghilang sepenuhnya dari pandangannya, Alio melirik ke arah kemana mereka pergi, lalu matanya yang dingin menjadi lebih gelap.


...—oOo—...


Olivia mengambil makanan yang ia bawa dari staff, itu adalah hidangan ayam goreng bumbu asin.


Olivia melirik Lucas. "Awalnya, aku ingin mengajakmu makan malam. Sepertinya, sekarang lebih baik aku memasak makan siang untukmu."


"Kau benar-benar ingin memasak?"


"Ya, aku tidak mampu membeli makan siang untuk Tuan muda. "


Olivia hanya tersenyum menanggapi Lucas, mereka masuk ke dalam mobil milik pria itu dan meluncur pergi menuju tempat tinggal Rena.


Olivia sudah izin untuk meminjam dapur Rena, karena mengetahui kalau Olivia akan datang, Rena sudah menunggu di lantai bawah.


Saat Rena melihat Lucas yang datang dengan Olivia, matanya penuh binar rasa ingin tahu.


"Ada hubungan apa diantara kalian berdua?" Rena tak bisa menahan diri dan bertanya saat mereka sibuk di dapur.


"Persahabatan." Olivia menjawab dengan datar.

__ADS_1


Rena tak percaya. "Jika kalian hanya berteman, kenapa kamu datang kesini repot-repot hanya untuk memasak buat dia? Apakah aku terlihat seperti orang bodoh yang bisa di bohongi?"


"Berkat dia, aku bisa kembali bekerja di kementerian luar negeri." Olivia menjelaskan.


"Dia?" Rena melirik ke luar dapur.


Lucas sedang menonton TV di ruang tamu, pria itu tak bertingkah seperti saat biasa bersama Olivia.


Sebagai gantinya, Lucas duduk tegak dan terlihat cukup elegan untuk menunjukkan pada Rena kesan yang baik.


"Bukankah Pak Presiden yang membantumu kembali ke Kementerian Luar Negeri?" Rena bertanya dengan bingung.


Saat Rena menyebutkan Alio, Olivia teringat apa yang baru saja terjadi di lapangan golf Gomes dan ekspresi rumit pun tampak di wajahnya yang cantik.


Olivia menggelengkan kepalanya dan berkata dengan acuh tak acuh. "Itu tidak ada hubungannya dengan Pak Presiden!"


— Bersambung —


***


Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~


Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~

__ADS_1


Thankyou so much and see you next chapter~


__ADS_2