Melahirkan Anak Untuk Presiden

Melahirkan Anak Untuk Presiden
Part 168


__ADS_3

Dokter Lay dengan tangkas menangkap bantal itu. "Pak Presiden yang terhormat, ini adalah tanggung jawab saya."


"Saya akan keluar dulu, kalian lanjutkan saja," pamit Olivia membuka pintu dan melarikan diri dengan tergesa-gesa.


Olivia segera keluar dari ruangan dan pergi ke kamarnya untuk sarapan.


Beberapa saat kemudian, handphonenya berdering dan ternyata telepon dari Rena. "Liv, minta mereka biarkan aku masuk. Mereka udah geledah aku dan cek KTP, tapi mereka ga ngizinin aku masuk!"


"Kamu dimana?" tanya Olivia.


"Aku lagi di luar kediaman Presiden."


"Di luar kediaman Presiden!"


"Kamu benar-benar datang ke sini?"


Olivia pikir untungnya dokter Lay bawa banyak pakaian pelindung kesini.


"Tunggu sebentar, aku akan minta seseorang menjemputmu."


Beberapa saat kemudian, seorang maid membawa Rena ke kamar tempat Olivia berada.


Rena mengeluh pada maid di sebelahnya sepanjang jalan. "Sulit banget masuknya, ada banyak pemeriksaan akses, aku harus cek sidik jari dan suhu badan."


"Bagaimanapun juga, kami tidak punya pilihan, ini adalah tempat yang sangat istimewa."


Itu benar, ini mansion Pak Presiden, tempat paling istimewa di negara ini, kan?

__ADS_1


Rena terus melihat sekeliling sambil berjalan, merasa seperti memasuki sebuah istana, sangat megah!


Ketika Rena sampai di depan sebuah pintu besar, pintu megah itu tiba-tiba terbuka dan seorang pria tampan keluar dari dalam sana.


Wanita itu menatap pria yang berjalan mendekat, lalu menghentikan langkahnya, terdiam dan terpaku.


Itu dia!


Lay Hason...


Sudah berapa lama terakhir kali aku melihatnya?


Karena sudah cukup lama dan Rena hampir lupa nama pria itu...


Bahkan, pria itu dan wajahnya sudah pudar dari ingatan Rena, hampir tak meninggalkan jejak.


Tapi lama kelamaan, Rena mulai berhenti memikirkan pria itu.


Rena benar-benar melupakan pria itu!


Rena melupakan orang yang dulunya paling penting dalam hidupnya.


Rupanya, dokter Lay tidak menyangka akan bertemu Rena di sini, sehingga pria itu juga sangat terkejut.


Lay tampak seperti ingin mengucapkan sesuatu, tapi Rena berjalan melewatinya.


"Tunggu!" kata Dokter Lay tiba-tiba, sambil meraih pergelangan tangan Rena.

__ADS_1


Rena merasa hatinya hancur saat merasakan kehangatan tangan pria itu.


Namun, dia menatap Lay dengan tatapan dingin dan bertanya pada maid di sampingnya. "Siapa pria ini? Sangat tidak sopan!"


"Dokter. Lay, Nona Rena adalah tamu Nyonya Olivia," ucap maid itu menjelaskan dengan cepat.


"Tapi setiap orang yang masuk harus melewati proses disinfeksi terlebih dahulu!" sahut Dokter Lay sambil menarik Rena ke ruangan lain tanpa ragu.


Rena mencoba untuk melarikan diri, tapi sia-sia. Pria itu sangat kuat!


Rena didorong ke dalam sebuah ruangan yang dihuni oleh beberapa staf medis.


Ketika Dokter Lay masuk dengan wajah cemberut, mereka menyapanya. "Halo, Dokter Lay. Ada apa?"


Mereka kemudian menatap wanita muda yang diseret oleh dokter Lay dengan rasa penasaran.


Siapa dia? Jarang sekali Dr. Lay begitu dekat dengan seorang wanita.


— Bersambung —


***


Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~


Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~


Thankyou so much and see you next chapter~

__ADS_1


__ADS_2