
Setelah berciuman panas di tangga, Olivia masih merasa gelisah. Olivia memegang gagang pintu sambil menatap pria didepannya dengan tatapan bingung yang membuat wanita itu terlihat sangat menggemaskan di mata Alio.
Dan tanpa Olivia sadari, penampilannya saat ini dapat menggoda pria manapun yang melihatnya, termasuk Alio!
"Tadi aku lupa bertanya…," ucap Olivia lalu ia berhenti sejenak. "Kamu bilang … kamu nggak akan bertunangan dengan Angela, tapi apakah kamu akan baik-baik saja?" lanjutnya bertanya.
Alio menatap Olivia dari atas sampai bawah lalu ia mengerutkan keningnya dan meletakkan kedua tangannya di saku celananya.
"Apa kau khawatir padaku?" tanya Alio, yang sedikit penasaran.
"Bukannya kamu harus menjawab pertanyaanku terlebih dahulu, ya?" protes Olivia, lalu melanjutkan perkataannya, "Alea bilang, kamu membutuhkan pengaruh keluarga Scarlett, kan?"
"Kalau kamu berselisih dengan keluarga Scarlett—bukannya itu, akan berdampak buruk bagimu, hm?" tanya Olivia lagi terdengar sangat khawatir.
Setelah mendengar itu—Alio pun tertawa ringan, "Ternyata, kau memang mengkhawatirkanku, ya?" godanya.
Olivia merasa frustasi karena pria itu terus bercanda dan tak mau mendengarkan kekhawatirannya.
"Iya, aku sangat khawatir padamu! Tapi, sepertinya, kamu nggak bisa diajak bicara!" ucap Olivia kesal. "Lebih baik aku tidur saja, karena sepertinya kamu nggak mau mendengarkanku!"
Olivia menyadari kalau Alio tidak bisa diajak bicara! Padahal, ia sangat mengkhawatirkan pria itu, tapi pria itu malah bercanda!
"Kamu nggak bisa diajak bicara! Lebih baik aku tidur saja!" seru Olivia, dalam nada bicaranya terdapat keluhan dan sedikit kesal.
__ADS_1
Olivia berbalik dan bersiap masuk ke dalam kamarnya, tapi Alio menarik tangannya. Telapak tangan Alio yang hangat, menempel di pergelangan tangan Olivia, dan membuat jantungnya berdebar kencang.
Olivia tak bergerak dan hanya diam di tempat, membiarkan pria itu menahannya.
"Terima kasih sudah mengkhawatirkanku … aku punya rencana, jadi jangan khawatir lagi," ucap Alio pelan dan juga berwibawa! Membuat Olivia yang mendengarnya jadi merasa lebih tenang.
Ekspresi wajah Alio tak lagi seperti tadi yang terlihat bercanda, tapi jadi lebih serius.
Olivia mengangguk kecil sehingga mengeluarkan suara "Mmm."
Lalu, Alio mengizinkan Olivia tidur, dan memberikan peringatan dengan suara serak penuh arti, "Jangan lupa mengunci pintu."
Olivia terkejut sejenak, karena mengerti apa maksud dari tatapan panas pria itu.
Pipi Olivia memerah, lalu menarik tangannya kembali dari Alio!
Karena sulit tidur—Olivia hanya berbaring miring diatas ranjang sambil memandangi lampu tidur yang ada di atas nakas.
Pikiran Olivia dipenuhi dengan kekhawatiran, tentang keputusan Alio yang membatalkan pertunangan dengan Angela Scarlett.
Olivia merasa sangat cemas karena undangan pertunangan sudah disebarluaskan dan kekhawatiran Olivia semakin bertambah saat keluarga Scarlett yang mulai mempersiapkan—segala kebutuhan acara tersebut!
Bagaimana mungkin, Pak Wakil Presiden akan membiarkan Alio membatalkan pertunangannya begitu saja dan menghina keluarga Scarlett?
__ADS_1
Olivia merasa sangat senang dengan keputusan Alio, tapi ia juga merasa sangat cemas pada saat yang bersamaan.
Alea pernah bercerita kepada Olivia apa akibat dari tindakan itu, jadi Olivia berharap, Alio tak melakukan sesuatu yang nanti bisa berakibat fatal.
...—oOo—...
Keesokan harinya.
Olivia sudah bangun pagi-pagi buta, saat jam menunjukkan pukul enam pagi!
Olivia menghampiri kamar putranya, dan masuk dengan sangat hati-hati, agar tak membangunkan sang putra, yang masih tertidur.
Setelah Olivia memastikan—putranya itu masih tertidur nyenyak, ia membenarkan selimut yang menutupi tubuh sang putra—sebelum keluar dari kamar Olvi dengan perlahan-lahan.
Untungnya, kamar sang putra, selalu ada di suhu yang nyaman. Yaitu di 20 derajat celcius. Tak terlalu dingin, dan tak terlalu panas.
"Nyonya ... Tuan memanggil Anda," ucap seorang maid tepat saat Olivia baru saja keluar dari kamar Olvi.
— Bersambung —
...***...
...Kalau kalian menyukai cerita ini … jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment dan tambahkan cerita ini ke favorit kalian agar mendapatkan notifikasi updatenya, ya~...
__ADS_1
...Support juga penulis dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah, biar semakin semangat, ya!...
...Thankyou so much and see you next chapter~...