
Saat mendengar penjelasan Olvi, Alio tak menyangka bahwa Olivia akan pergi sejauh itu tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Olivia meninggalkan mereka? Apa maksudnya itu?
Wajah Alio berubah menjadi dingin, ia meminta Olvi untuk mengirimkan lokasi Olivia kepadanya.
Alio melihat bahwa itu bukan hanya tempat terpencil, itu di sebuah pegunungan dan sekitarnya hutan belantara, untuk beberapa alasan perasaan bahaya tiba-tiba muncul di hati pria itu.
Alio mengerutkan keningnya dan masuk ke dalam mobilnya, ia meminta Arnold untuk langsung menuju ke lokasi itu sambil menelpon ketua tim Jaguar.
Tim Jaguar adalah orang-orang terlatih Alio yang tak pernah muncul di media. Mereka menjalankan tugas untuk melindungi Alio secara diam-diam dan keberadaan mereka sangat amat rahasia.
"Sekarang kalian pergilah untuk memeriksa CCTV kementerian Luar Negeri, aku ingin tahu segera apa yang terjadi pada Olivia."
Arnold sangat khawatir dengan Alio. "Kakak tidak perlu pergi sejauh ini, kamu sangat sibuk dan tidak beristirahat dengan benar selama tujuh hari. Jika Kakak memaksakan diri seperti ini, sebaiknya ... aku dan tim Jaguar saja yang berangkat mencari Kak Olivia, jadi Kakak pulang lah dan beristirahat."
"Tidak!" tolak Alio dengan satu kata. "Jika sesuatu benar-benar terjadi padanya, kalian semua tamat!" lanjutnya dengan nada dingin.
Cukup masuk akal kalau Olivia tak akan pernah meninggalkan anaknya untuk pergi sejauh ini tanpa mengatakan sepatah kata pun, apalagi pergi ke tempat seperti itu!
__ADS_1
...—oOo—...
Dingin.
Udara dingin sepertinya telah menembus tulang dan menembus setiap inci selnya dalam tubuh Olivia.
Wanita itu sangat bingung sehingga ia tak tahu di mana ia berada sekarang, dan ia juga terbangun karena kedinginan.
Kegelapan ada di sekeliling Olivia, ia mencoba menggerakkan tubuhnya dan untungnya, ia bisa bergerak bebas walupun ia kedinginan.
Olivia mencoba mengingat apa yang terjadi ketika ia bangun dan mata yang menakutkan melintas di benaknya.
Olivia mencoba meraba-raba dengan tangannya, berharap dapat menemukan sesuatu yang bisa membantunya berdiri dari lantai.
Jelas, Olivia diculik sekarang, tapi siapa yang akan melakukan itu padanya? Olivia tak kaya, jadi ia pikir itu bukan karena uang, ia juga tak pernah memiliki musuh dengan siapa pun.
Kecuali...
Olivia tiba-tiba teringat dengan apa yang terakhir kali dikatakan Julia kepadanya beberapa hari yang lalu, jawaban pun muncul di benaknya.
__ADS_1
Angela Scarlett.
Apakah semua ini perbuatan wanita itu?
Ketika memikirkannya, Olivia merasa gelisah, jika memang Angela adalah satu-satunya yang menargetkan dirinya sekarang, apakah Olivia masih memiliki kesempatan untuk bisa hidup?
Sangat mudah bagi orang-orang berkuasa untuk membunuhnya seperti memencet semut sampai mati.
"Tolong ... Apakah ada orang disana?"
Suara Olivia terdengar lemah dan ia berjuang keras untuk bisa bangun, wanita itu menggapai dinding dan berusaha untuk bangun, ia hanya bisa meraba-raba karena disini sangat gelap.
Olivia ingin menangis, pada saat itu ... tiba-tiba terdengar suara keras dan pintu besi yang berat terbuka perlahan.
Cahaya yang terang bersinar di dalam kegelapan, Olivia terpaku ke arah sana, ia mengangkat tangannya untuk menutupi dahinya dan melihat ke arah pintu.
— Bersambung —
***
__ADS_1
Kalau kalian suka dengan cerita ini, jangan lupa like, komen dan tambahkan ke favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya :)
Thankyou so much and see you next part~