
Semua orang menoleh untuk melihat Olivia dengan tatapan iri dan ingin tahu.
Meskipun hanya sedikit orang yang tahu siapa dokter Lay, tapi begitu banyak bodyguard Presiden membuka jalan untuknya, dia pasti bukan orang biasa.
Orang-orang bertanya-tanya siapa wanita muda yang sedang berbicara dengan dokter Lay.
Bahkan, dokter Lay sangat sopan padanya, jadi wanita itu pasti lebih tak biasa lagi!
Ada apa ini? Kenapa dokter itu sangat sopan pada Olivia? Mereka pasti ada sesuatu! batin Julia dengan alis yang mengerut.
"Dokter Lay, bisakah saya masuk rumah sakit?" tanya Olivia formal dan sopan.
"Tentu! Saya diperintahkan secara khusus untuk mengundang Nona Olivia, silahkan ikut dengan saya!" Dokter Lay memberi isyarat 'tolong'.
"Lalu … keluarga saya, bagaimana dengan mereka?" tanya Olivia ragu-ragu.
"Kami tentu saja tidak berani mengabaikan keluarga nona Olivia, silahkan ikut dengan kami juga!" jawab dokter Lay ramah.
Di sisi lain, Jesi dan Julia saling memandang dan mereka tak percaya. Julia sangat terkejut dan tak suka, wanita itu tak bisa mengalihkan pandangan matanya antara Olivia dan dokter Lay.
Lalu…
__ADS_1
Di depan semua orang, mereka dikawal oleh bodyguard dan berjalan masuk mengikuti dokter Lay.
Jesi merasa sangat puas, ia pikir mereka tampak seperti keluarga pejabat elit yang sedang dipromosikan.
Olivia menuntun neneknya sambil memegang lengan wanita tua itu, neneknya adalah wanita tua yang modern dan cukup update, jadi tentu saja neneknya tahu bahwa orang biasa tak bisa masuk karena situasi saat ini.
Wanita tua itu berbisik kepada Olivia. "Apa yang temanmu lakukan?"
"Dia seorang dokter."
"Seorang dokter bisa punya hak untuk membiarkan kita masuk?" neneknya jelas tak percaya. "Yuta memiliki koneksi dengan banyak pejabat senior, tapi mereka masih tidak berdaya membantu kita. Selain itu, Pak Presiden ada di sini sekarang, dalam masalah ini … siapa yang berani membawa kita masuk tanpa izin Pak Presiden?"
Tapi tiba-tiba...
Tak disangka, setelah memasuki rumah sakit yang sunyi, dokter Lay berhenti dan berkata. "Nona Olivia, jika Anda tidak takut akan bahaya, maka pergilah dan ganti pakaian Anda dengan APD aseptik. Pak Presiden mengundang Anda untuk bergabung dengannya di bangsal isolasi."
"Tentu saja saya tidak takut dengan hal itu." Olivia langsung menjawab dengan cepat.
Alio bisa mengekspos dirinya di tempat paling berbahaya untuk menenangkan semua pasien, bagaimana mungkin Olivia menjadi penakut?
Selain itu, ayahnya ada di sana.
__ADS_1
"Baiklah, Dokter Lay—"
Sebelum pembicaraan antara dokter Lay dan Olivia selesai, Jesi langsung memotong. "Saya juga tidak takut, bisakah saya pergi ke bangsal bersama Pak Presiden?"
Suatu hal yang terhormat bisa berdiri bersama Pak Presiden dan mungkin adegan ini akan muncul di TV.
Jesi pikir, saat ia pulang ia bisa pamer kepada teman-temannya.
Tapi…
Dokter Lay langsung menggelengkan kepalanya. "Maaf, Pak Presiden hanya mengundang Nona Olivia. Kepada yang lain, kalian bisa pergi ke ruang cctv untuk melihat keadaan walikota Stein."
— Bersambung —
***
Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~
Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~
Thankyou so much and see you next chapter~
__ADS_1