Melahirkan Anak Untuk Presiden

Melahirkan Anak Untuk Presiden
Part 297


__ADS_3

Nyonya Obella membuka surat dari Olivia, lalu beliau membacanya dengan hati berdebar.


Nyonya Obella tak bisa tak terpesona, dengan keindahan tulisan yang tertulis di dalamnya.


Setiap goresan pena yang indah dan memikat membuat hati Nyonya Obella semakin luluh.


"Saya tersentuh dengan keindahan tulisan ini," ucap Nyonya Obella dengan tatapan kagum.


"Anda pasti sangat bangga dengan surat yang di tulis Olivia," balas Lucas lalu tersenyum.


Nyonya Obella mengangguk, lalu ia menghela nafas sedih dan memandang ke luar jendela.


"Andai putriku masih hidup, dia mungkin akan sebesar Olivia."


Lucas pun ikut merasa sedih, saat dia melihat Nyonya Obella bersedih.


Lucas ingin menghibur Nyonya Obella, namun mulutnya terlalu berat mengatakan sesuatu.


Tiba-tiba terlintas dalam benak Nyonya Obella untuk bertanya tentang ayah Olivia, tapi beliau sadar, jika itu adalah masalah pribadi yang tak mudah untuk dibicarakan.


...—oOo—...


Sementara itu, di sisi lain perjalanan, Alea dan timnya sedang dalam perjalanan pulang.


Tangan kanan Alea, bernama Dicky—bertanya, dengan serius pada Alea.


"K-ketua! Apa Anda melihat, mobil yang ada di depan kita!?"


Meskipun merasa mengantuk—Alea langsung menyipitkan matanya dan melihat ke depan.

__ADS_1


Dan di depan mobil mereka—terlihat beberapa mobil anti peluru berwarna hitam.


Nomor plat mobil terakhir yang terlihat adalah 94747!


Nomor plat itu memiliki arti yang penting bagi Alea! Pada tanggal 2 Juni, 2010, pembantaian terjadi di markas utama militer!


Dan pembantaian melibatkan seseorang yang berkaitan dengan plat mobil tersebut!


Rasa kantuk yang melanda Alea itupun lenyap seketika.


"Dicky, itu dia!" ucap Alea dengan serius tanpa keraguan sedikit pun.


Alea pun mengepalkan tangannya, lalu ia siap bertindak cepat! Menghadapi situasi, yang tak pasti ke depannya.


Namun, lalu lintas yang sangat padat—hampir membuat Alea kehilangan targetnya lagi.


Lalu, tim Jaguar pun, tidak pernah mendengar kabar pria itu lagi dan tiba-tiba pria itu muncul di depan mereka—dengan tujuan yang tidak di ketahui!


Siapa lagi, kalau bukan—Digo Alexander—Bos dari kelompok mafia yang terkenal, Night Owl!


"Ketua, karena ada banyak orang penting yang berkumpul di pusat kota malam ini ... apa pria itu datang untuk membunuh seseorang?"


"Ketua, apa kita perlu menambah lebih banyak anggota agar bergabung bersama kita?" tanya Dicky lagi.


Dicky memegang kemudi dengan satu tangan sementara tangan satunya—memegang pistol yang siap digunakan.


"Ayo kita ikuti pria itu dulu mau kemana, untuk menilai situasinya," jawab Alea.


"Jangan terlalu dekat agar pria itu tidak curiga dan kita harus hati-hati, mengerti?" lanjut Alea lalu memberi perintah.

__ADS_1


"Baik," jawab Dicky.


Sepanjang jalan, mobil yang tengah diikuti tim Jaguar ikuti melaju cepat.


Mobil-mobil itu—tampak sangat tergesa-gesa! Tapi, tim Jaguar berhasil menyusul mereka!


Di malam yang sunyi ini—Alea tak tahu, sudah berapa lama mereka mengikuti mobil Digo.


Tak lama kemudian, terdengarlah, suara mobil yang berdecit lalu mobil yang Alea dan timnya ikuti itu tiba-tiba berhenti.


Alea dan tim Jaguar ikut berhenti dan mereka memarkir mobil mereka sejauh seratus meter dari mereka!


Tangan Dicky yang sedang memegang pistol, sudah berkeringat.


Alea menghela nafasnya lalu berkata. "S****n! B**i***n itu—pasti sudah menyadari kalau kita mengikutinya!"


Tak lama kemudian ... pintu mobil yang paling belakang terbuka.


Lalu, seorang pria tampan dan juga tinggi pun keluar dari dalam mobil.


Alea sangat terkejut, karena sosok pria itu, tak berubah sedikitpun!


— Bersambung —


***


Kalau kalian suka dengan cerita ini, jangan lupa like, komen dan tambahkan ke favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya :)


Thankyou so much and see you next part~

__ADS_1


__ADS_2