
Meskipun Olivia tak melihat ke belakang, ia bisa dengan jelas merasakan bahwa Dokter Lay sedang menatapnya dengan mata yang serius.
Ini sangat memalukan! Olivia harus … dicium lagi tanpa alasan, belum lagi mereka benar-benar melupakan kehadiran dokter Lay!
"Aku sudah gila!" Olivia mondar-mandir di luar pintu, memegang kepalanya dengan tangannya.
Pria yang sangat licik! Itu sama sekali bukan cara untuk mengalihkan perhatiannya! Aku sudah dibodohi dan di permainkan.
Namun…
Olivia sebenarnya tak membenci ciuman Alio dan jantungnya bahkan berdetak lebih cepat.
Memegangi dadanya selama beberapa saat, Olivia bisa dengan jelas merasakan jantungnya terus berdetak dengan kecepatan tinggi.
Ada apa denganku? pikir Olivia.
"Apakah aku benar-benar jatuh cinta padanya?"
"Tidak! Itu tidak mungkin! '' Olivia sedikit terkejut dengan pikirannya sendiri.
__ADS_1
Wanita itu menepuk wajahnya agar bisa berpikir jernih.
Pada saat yang sama, Olivia terus bergumam. "Ciuman pria manapun bisa membuat jantungku berdetak lebih cepat, apalagi dia adalah seorang Presiden. Selain itu, dia sangat tampan dan memiliki bentuk tubuh yang seksi."
"Ya, jadi … jangan terpikat! Olivia. Kamu harus tetap berpikir jernih!"
Bagaimana mungkin Olivia yang seorang rakyat sipil biasa bisa menyukai Pak Presiden yang keturunan bangsawan?
Meskipun mereka hidup bersama sekarang karena Olvi, mereka tak akan pernah bisa begitu dekat satu sama lain tanpa anak itu.
Jika Olivia benar-benar jatuh cinta pada Alio, ia akan menjadi salah satu dari ribuan wanita yang mengagumi pria itu.
Secara sejarah, tak pernah ada hubungan romantis antara Presiden dan rakyat sipil biasa.
Apakah mereka melakukannya secara sukarela atau tak sukarela, mereka akhirnya akan membuat pilihan yang sama.
Karena itu, rakyat sipil biasa yang jatuh cinta pada Presiden sama sekali tak tahu dan perasaan cinta mereka pada akhirnya akan menjadi gelembung sementara.
"Olivia, kamu jangan pernah tertipu olehnya lagi!"
__ADS_1
Olivia berpikir masuk akal dan ia memaksa dirinya untuk tenang, tapi … rasa kehilangan yang tak terkatakan menyebar tanpa sadar di hatinya dan ia menolak untuk merenungkan alasannya.
Setelah beberapa saat, Dr. Lay keluar dengan kotak obat. Melihat pria itu lagi, Olivia merasa malu tapi ia tetap mempersilahkannya keluar.
"Kalian berdua jatuh cinta?" tanya Dr. Lay.
"Hah? Tidak, tidak!" Olivia langsung menyangkal dengan cepat.
Dokter Lay tersenyum dan sepertinya mengabaikan kata-kata Olivia. Pria itu melanjutkan, seolah berbicara pada dirinya sendiri. "Mungkin Alio terlihat dingin, tapi jika kamu dekat dengannya, kamu akan mengetahui kalau dia sebenarnya hangat dan lembut. Karena itu, wanita bisa dengan mudah jatuh cinta padanya."
Apa yang dikatakan dokter Lay benar, sangat mudah untuk jatuh cinta pada Alio. Oleh karena itu, jika Olivia terus dekat dengan pria itu dengan cara yang ambigu, Olivia mungkin juga akan naksir dengan pria itu secara spontan.
Olivia sebenarnya adalah orang yang pemalu, ia tak berani melakukan hal-hal nekat terlepas dari apapun, seperti mengembangkan hubungan romantis dengan Pak Presiden.
— Bersambung —
***
Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~
__ADS_1
Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~
Thankyou so much and see you next Chapter~