
Tak banyak mobil di luar gedung apartemen Olivia, tapi Arnold sedang menunggu di sana dengan mobil anti peluru.
Arnold berjalan ke arah mereka dengan cepat, ia juga terkejut saat mendengar mereka akan pergi berbelanja.
"Kakak, jangan bercanda, deh!" ucap Arnold agak tak setuju.
"Kapan aku bilang bercanda?" tanya Alio melirik Arnold.
Arnold mengeluarkan handphonenya. "Aku akan memastikan tidak ada orang di sana sebelum Kakak tiba."
"Itu terlalu berlebihan," ucap Olivia menatap Alio. "Kamu sebaiknya jangan ikut kami, tidak nyaman kalau dilihat semua orang. Aku dan Olvi akan pulang secepatnya."
Apakah Olivia berpikir Alio adalah masalah?
Sebagai Presiden negara, ini adalah pertama kalinya Alio merasa terhina dan ditolak.
Berapa banyak wanita yang bermimpi pergi berbelanja dengan pria seperti Alio? Tapi Olivia hanya memperlakukan Alio seolah pria itu adalah masalah besar.
Olivia mencoba menghindari Alio, bagaimana pria itu bisa mengerti?
"Kau pergi ke sana untuk berbelanja, sedangkan aku pergi kesana untuk mengamati kondisi kehidupan rakyatku," ucap Alio dengan wajah dingin seperti es. "Itu bukan urusanmu!"
Alio langsung berjalan ke mobil dan sopir membukakan pintu dengan hormat untuk pria itu.
Arnold mendengar Kakaknya berkata dengan acuh tak acuh saat ia meminta Olivia dan Olvi masuk kedalam mobil juga.
"Bagaimana kalau kita pergi sekarang, Sekretaris Arnold?"
"Hah? Oh, baiklah," jawab Arnold masuk ke dalam mobil dengan cepat.
__ADS_1
Akhirnya, mobil melaju pergi tanpa ragu-ragu.
Olivia terdiam menyaksikan mobil yang membawa Alio melaju pergi.
Olvi sedikit mengernyit. "Papa sangat jahat, Papa benar-benar meninggalkan kita."
"Tapi, sangat bagus berjalan kaki setelah makan malam," balas Olivia menurunkan putranya.
Mereka pun berjalan ke tempat belanja sambil bergandengan tangan.
Tempat itu berjarak sepuluh menit berjalan kaki dari apartemen Olivia.
Olvi menundukkan kepalanya. "Mama, bisakah Mama meminta Papa untuk tinggal bersama kita?"
"..." Olivia tak menjawab.
Bagaimana mungkin seorang Presiden seperti Alio bisa tinggal di apartemen sekecil itu? Kamar tidur di kediaman Presiden empat kali lebih besar dari unit apartemennya dan itu belum termasuk walk in closet.
"Tidak apa-apa, Mama akan berbicara dengan Papamu tentang masalah ini nanti," balas Olivia menyentuh kepala putranya.
Tak lama kemudian, handphone di dalam tas Olivia berbunyi dan nomor tak dikenal yang menelponnya.
Olivia memutuskan menjawab telepon dan kemudian mendengar suara Arnold. "Kak Olivia, ada banyak tempat belanja di sekitar sini ... Kak Olivia mau pergi ke tempat yang mana?"
"..." pertanyaan Arnold membuat Olivia ingin tertawa.
Bukankah Alio baru saja bilang dia akan mengamati kondisi kehidupan rakyatnya?
Tapi kenapa pria itu sangat peduli kemana mereka pergi? Olivia tak bertanya, ia hanya bilang kepada Arnold kalau mereka akan pergi ke tempat yang paling dekat.
__ADS_1
...—oOo—...
Sepuluh menit kemudian, ketika Olivia tiba di tempat belanja dengan Olvi, wanita itu melihat Alio sudah menunggu di sana.
Alio menanggalk jas dan dasinya, pria itu terlihat jauh lebih santai dan agak malas dengan kemeja putih.
Tubuhnya yang tinggi itu membuat pria itu terlihat lebih menawan, bahkan jika Alio mengenakan masker, pria itu masih menjadi pusat perhatian banyak orang.
Olivia bisa tahu dari tatapan Alio kalau pria itu sudah menunggu terlalu lama.
"Kenapa kalian sangat lambat?" tanya Alio saat mereka berjalan mendekat.
"Kaki kami yang lambat tidak bisa dibandingkan dengan mobilmu!" balas Olivia agak kesal.
"Ayo pergi!" ucap Alio menggandeng tangan Olvi.
Mereka bertiga berjalan masuk ke tempat belanja bersama.
Olivia terkejut saat melihat ke sekelilingnya, ada banyak orang tua yang membawa anak-anak mereka untuk berbelanja setelah makan malam.
Olivia sering mengkhayalkan tentang hal itu, setiap kali ia pergi berbelanja bersama Olvi, anak itu ingin kedua orang tuanya berada disisinya dan sekarang hal itu terjadi.
Orang-orang akan mengira mereka adalah keluarga.
— Bersambung —
***
Kalau kalian suka dengan cerita ini, jangan lupa like, komen dan tambahkan ke favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya :)
__ADS_1
Thankyou so much and see you next part~