
Alio melirik pria tersebut dan Olivia merasa sangat malu, jadi ia segera mendorong tangan Alio dan lari menjauh dari pria itu.
Alio tidak mengejar Olivia—dan ia hanya, membiarkan wanita itu—bersembunyi di belakang Dokter Lay!
"Nona Olivia, saya dengar demam Anda sudah turun," kata Dokter Lay pada Olivia sambil memanggil staf medis lain, untuk masuk.
"Iya, terimakasih, Dok. Ini semua berkat Anda," balas Olivia menatap dokter Lay penuh terimakasih.
"Anda terlihat jauh lebih baik hari ini, jangan terlalu khawatir! Mungkin hanya masuk angin," ucap dokter Lay usai mengamati wajah Olivia.
"Saya harap begitu," balas Olivia lalu menatap seseorang yang duduk di sofa. "Tapi Pak Presiden juga demam tinggi."
Mendengar itu, dokter Lay berjalan untuk memeriksa Alio. Sementara Olivia, ia menunggu dengan khawatir di sisi mereka.
"Tampaknya virus yang dibawa oleh nona Olivia sangat aktif, kamu memiliki fisik yang kuat, oleh karena itu, kamu tidak akan terpengaruh oleh virus biasa begitu cepat."
Dokter Lay tampak serius karena ia curiga Alio terkena virus epidemi.
"Mungkin aku tidak tertular," balas Alio dengan wajah tenang.
"Maksudmu … kamu hanya masuk angin?" tanya dokter Lay memastikan.
Itu tak mungkin! Karena Alio sudah berlatih dengan keras sejak kecil, pria itu jadi sekuat manusia besi.
__ADS_1
Terakhir kali Alio terluka dalam ledakan *******, tapi pria itu masih bisa mengatasinya.
"Ya, ini hanya demam biasa—," ucap Alio berhenti sejenak dan akhirnya menjelaskan. "Aku mandi air dingin di tengah malam, jadi tidak heran kalau aku masuk angin dan demam."
"Kenapa Anda mandi air dingin?" tanya Olivia.
"..." Alio melirik wanita itu dan tak mengatakan apa-apa.
Dokter Lay diam-diam tersenyum pada Alio. "Sepertinya, suasana hatimu lebih baik dari yang aku harapkan."
Alio merasa kesal. "Diam, jika kau tidak ingin kehilangan lidahmu!"
"Mengenai fisikmu, mandi air dingin sekali saja tidak bisa membuatmu tenang, lalu apakah kamu mandi air dingin sepuluh kali?"
"Aku bukan binatang buas!" sahut Alio memelototi pria itu.
"Dokter Lay, sepertinya kau tidak sibuk sekarang. Bagaimana kalau kau sendiri membantuku mandi lain kali?"
"Terimakasih atas kesempatannya, tapi saya pikir saya lebih baik menjadi dokter seharian penuh."
Kedua pria itu sedang berdebat satu sama lain, sementara Olivia … benar-benar bingung.
Awalnya, Olivia sangatbingung kenapa Alio harus mandi air dingin berkali-kali di tengah malam.
__ADS_1
Olivia bertanya-tanya di dalam hatinya, bukankah sangat dingin?
Selain itu, Olivia tak mengerti hubungan antara mandi air dingin dengan 'binatang buas' yang sedang mereka bicarakan.
...—oOo—...
Sore harinya, terlihat Julia—yang sedang mengemas barang bawaannya.
Hari ini, Julia bersiap-siap untuk pergi ke Prancis dengan Duta Besar, untuk tampil memperkuat hubungan antar negara.
Setelah Julia menutup koper, tiba-tiba ia mendapatkan telepon dari asistennya.
"Apa yang kau bilang?" protes Julia yang masih tak menyangka.
"Kenapa aku diganti seenaknya, padahal aku sudah latihan sangat keras dan juga tiketnya sudah aku beli!"
"Kalian ini salah atau bagaimana? Halo? Halo!"
— Bersambung —
...***...
...Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~...
__ADS_1
...Support juga penulis dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~...
...Thankyou so much and see you next chapter~...