
"Kau—" geram Alio terkejut dengan suara dingin.
Alio tak tahu lagi bagaimana harus menghadapi Olivia yang kini kehilangan kendali karena mabuk.
Lalu, Alio pun menghela nafasnya dan membawa wanita itu ke dalam pelukannya.
Wanita ini, benar-benar membuatku sakit kepala! batin Alio sambil menghela nafas sekali lagi.
Olivia tersentak karena Alio tiba-tiba memeluknya tanpa persetujuannya.
Bukannya senang, tapi amarah Olivia kepada pria itu malah semakin memuncak!
Dan entah kenapa ... saat ini, Olivia terpikir ingin balas dendam pada pria itu atas penderitaannya selama ini.
Lalu, tiba-tiba...
Olivia menggigit leher Alio dengan sekuat tenaga sampai leher pria itu mengeluarkan darah segar!
Alio meringis kesakitan. "Arghh kau kenapa?" ucapnya kaget sontak mendorong tubuh Olivia.
Tangan Alio mendarat tepat di bagian leher yang sudah digigit oleh wanita itu dengan ekspresi wajah tampak terkejut untuk yang kesekian kalinya.
"Sebenarnya ... apa yang terjadi sampai membuat kau menggila seperti ini, Olivia!?" tanya Alio kesal.
"Selama aku hidup ... baru kali ini ada wanita yang berani menggigit leherku dengan ganas seperti itu!" marah Alio sambil mencengkram dagu Olivia.
__ADS_1
Pandangan Alio turun ke bawah dan melihat bibir Olivia yang menyisakan bercak darah segar.
Bagi Alio, tak terlihat menakutkan tapi terlihat seksi dan ia mengagumi keberanian wanita itu.
Olivia yang setengah sadar menatap Alio dengan tatapan berani dan tanpa rasa bersalah. "Itu balas dendam!"
"Balas dendam?" tanya Alio tak habis pikir dengan suara rendah.
Alio pun sedikit membungkuk sembari mendekati Olivia dan tatapan dinginnya seolah-olah terkunci, hanya untuk melihat wanita itu.
Karena saat ini Olivia terlalu mabuk, wanita itu tak kenal takut sama sekali.
"Jangan pikir hanya karena kamu seorang Presiden, aku tidak bisa membalasmu!"
"Apakah bentuk balas dendammu adalah dengan cara menggigitku!?" tanya Alio, kemudian melihat noda darah bercampur lipstik di kerahnya.
"Rasa sakit itu tak seberapa! Karena rasa sakitku jauh lebih menyakitkan daripada itu!" sahut Olivia saat teringat kembali dengan kejadian itu.
Insiden lima tahun yang lalu itu sangat menyakitkan baginya!
Bahkan jika Olivia mengira itu adalah mimpi pada awalnya, tapi rasa sakitnya nyata!
Alio masih menatap Olivia intens dan sekarang ia telah melihat sisi lain Olivia yang kekanak-kanakan.
Apa dia memiliki hobi menggigit orang? Ataukah dia hanya melakukan itu padaku? batin Alio yang masih tak habis pikir dengan perbuatan Olivia padanya.
__ADS_1
Alio membelai pipi Olivia dengan lembut sembari memandang wajah cantik wanita itu lalu berbisik.
"Lima yang lalu, apa kau mengingat semuanya?" tanya Alio dingin.
"Tentu saja!" jawab Olivia cepat. Karena Alio tidak langsung menjawab, wanita itu pun mendengus.
"Kamu ... tidak ingat?" tanya Olivia kesal.
"Tentu saja kamu tidak ingat, kamu tidak merasakan sakitnya karena kamu bukan aku!" seru Olivia melanjutkan kalimatnya lalu ia segera mendorong Alio menjauh darinya.
Olivia mundur dengan anggun ke sisi lain kursi penumpang. Namun, Alio menarik Olivia kembali ke dalam pelukannya.
Karena kepanikan Olivia, ia jatuh ke atas Alio! Mata Olivia menatap bibir lembut Alio cukup lama dan tubuhnya tiba-tiba terasa memanas.
Olivia terkejut saat ia mulai tersadar, wajahnya memerah menahan malu, ia bergerak mundur ingin bangun dari tubuh Alio.
Tapi, karena tubuh Olivia tak stabil ia merasa akan terjatuh kebelakang.
"Ahh!!!" jerit Olivia secara otomatis meraih lengan Alio.
— Bersambung —
***
Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~
__ADS_1
Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~
Thankyou so much and see you next chapter~