Melahirkan Anak Untuk Presiden

Melahirkan Anak Untuk Presiden
Part 306


__ADS_3

Olivia pun mengangguk, lalu berbisik ditelinga sang nenek. "Aku mengerti."


...—oOo—...


Alio mengunjungi rumah sakit karena epidemi sudah berakhir.


Hari ini, semua pasien sudah dapat pulang ke rumah mereka masing-masing. Semua media sangat menantikan hari ini.


Olivia yang menemani sang nenek menunggu di luar bangsal.


Melalui jendela kaca, Olivia dapat melihat Alio yang berjabat tangan dengan semua pasien.


Dari kejauhan ... Olivia melihat tata krama Alio yang sangat luar biasa sopannya.


Lalu, Olivia pun tersadar kalau ia sama seperti semua wanita yang ada di rumah sakit ini.


Yap mereka semua menatap Alio tanpa sadar!


Sosok Alio Wilson bagaikan seorang malaikat yang turun dari langit!


Pria itu berhasil membuat semua wanita yang melihatnya tidak bisa berpaling darinya!


Saat Alio keluar dari bangsal—Olivia langsung membantu neneknya berdiri dari kursi.


Alio berjalan melewati Olivia dan bahkan, Alio tak melirik ke arah Olivia sama sekali!


Entah disengaja atau tidak—tapi pria itu hanya berjalan lurus—didampingi oleh para petinggi.


Sedangkan Arnold, ia diam-diam mengangguk pada Olivia dan menyapanya.


Saat Alio memperlakukan Olivia dengan sikap dingin, ia merasa kalau pria itu mulai menjauh darinya.

__ADS_1


Olivia tersenyum pada Arnold dan berpikir jika sikap Alio yang seperti ini jauh lebih baik! Dan dia harus mengakhiri hubungan yang tak jelas ini sebelum terlambat!


Meskipun sang ayah dinyatakan sembuh, tapi Olivia melihat ayahnya yang jadi lebih kurus—dari sebelumnya.


Olivia membawa koper sang ayah lalu mereka semua pun keluar dari rumah sakit.


Setelah mereka keluar dari rumah sakit, Olivia dapat mendengar suara teriakan seseorang.


"Karena sebentar lagi Anda akan bertunangan dengan Nona Scarlett ... Bagaimana perasaan Anda saat ini?"


"Pak Presiden, Anda berencana bertunangan dimana?"


Di luar rumah sakit, Olivia melihat Alio sedang dikerumuni oleh banyak wartawan.


Olivia yang mendengar itu, mencoba bersikap tak peduli, kemudian ia berjalan keluar sambil menyeret koper.


Tetapi, jalan di depan Olivia ternyata terhalang oleh wartawan.


Seluruh anggota keluarga Stein kecuali Olivia, mereka semua sudah masuk ke dalam mobil.


Karena Olivia berada dibarisan paling terakhir, ia pun terlambat memasuki ke dalam mobil.


Ketika Olivia baru berjalan beberapa langkah, para reporter tiba-tiba berkerumun lagi.


Melihat itu, Olivia pun langsung mundur tetapi kaki Olivia tiba-tiba terinjak roknya sendiri.


Karena tubuh Olivia tak seimbang, Olivia jatuh ke tanah.


Melihat kerumunan yang makin berdesakan—Olivia ingin segera bangkit—tetapi ia kesulitan karena terjepit ditengah lautan manusia.


Tiba-tiba, lengan Olivia ditarik oleh seseorang.

__ADS_1


Olivia yang tidak bisa fokus, terus mendengar suara-suara yang tak terhitung jumlahnya.


Suara wartawan yang sangat bising membuat kepala Olivia pusing.


Olivia pun menoleh kesamping dan ia melihat kalau Alio lah yang menolongnya tadi.


Mereka berdua saling berhadapan dan juga ... mereka saling bertatapan!


Kini, perasaan Olivia bercampur aduk dan Alio menatap Olivia dengan tatapan rumit.


Olivia membeku dalam waktu lama, lalu salah satu wartawan pun memecahkan keheningan diantara mereka.


"Pak Presiden, apa Anda kenal dengan wanita ini?"


"Ada hubungan apa kalian?"


"Kalian terlihat sangat dekat, apa kalian punya hubungan yang spesial?"


Dan saat ini, semua mata tertuju—pada Olivia.


Olivia sangat kagum dengan kecerdasan para awak media yang pandai menggali informasi.


Olivia menatap Alio, lalu ia tersenyum kepada Alio, ia mencoba bersikap untuk tetap tenang, kemudian berkata.


"Terima kasih Pak Presiden...," ucap Olivia lalu tersenyum.


...— Bersambung —...


...***...


...Kalau kalian suka dengan cerita ini, jangan lupa like, komen dan tambahkan ke favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya :)...

__ADS_1


^^^Thankyou so much and see you next part~^^^


__ADS_2