
"Bagaimana?" tanya Julia sambil mendengus. "Pak Presiden melindunginya! Hari ini, aku mendatangi Olivia ke kediaman Presiden dan hampir terbunuh, karena aku sudah mengganggunya!"
"..." Jesi menelan ludah, setelah ia mendengar 'Hampir terbunuh karena sudah mengganggu Olivia', ia merinding.
Namun, melihat putrinya menangis pilu, Jesi pun berkata lagi untuk menghiburnya.
"Jangan khawatir, Sayang. Pak Presiden hanya main-main sebentar dengan Olivia. Apakah kamu benar-benar berpikir mereka bisa bertahan selamanya? Beberapa waktu yang lalu aku membaca di majalah, bahwa Pak Presiden dan putri wakil Presiden akan menikah. Bagaimana bisa Olivia berada di antara mereka?"
"Putri Wakil Presiden? Apakah Mama sedang membicarakan Angela Scarlett?"
"Benar, Mama sedang membicarakannya! Apakah, kamu mengenalnya, Julia?"
"Tentu saja karena dia itu teman sekelasku saat belajar di luar negeri, tapi aku baru tahu kalau Angela adalah putri dari Wakil Presiden! Itu sangat mengejutkan!"
"Wow, putriku sangat luar biasa karena pernah sekelas dengan Angela Scarlett!" seru Jesi langsung memeluk Julia erat karena sangat senang. "Julia, kamu harus berteman lebih dekat dengannya, terutama saat dia itu adalah calon istrinya Pak Presiden."
__ADS_1
"Benar, Ma! Hanya Angela yang pantas bersanding dengan Presiden!" ucap Julia tiba-tiba teringat sesuatu.
"Kalau Angela tahu Olivia tinggal bersama Pak Presiden di kediaman Presiden, dia pasti akan sangat murka dan akan akan memberi pelajaran pada wanita itu! Ma, tolong bantu aku mencari yearbook yang kubawa saat aku pulang dari luar negeri. Mama tidak membuangnya, kan?"
Usai mengatakan itu, Julia bangkit dan mencari-cari yearbook itu di kamarnya.
"Oke, barang-barang yang kamu bawa pulang dari luar negeri berserakan di mana-mana, jadi Mama tidak tahu dimana mencari yearbook itu. Tapi kamu tenang saja, semakin kamu gelisah semakin kamu tidak bisa menemukannya."
...—oOo—...
Dengan cepat, hasil pemeriksaan Alio dan Olivia sudah keluar, ternyata mereka baik-baik saja dan tak ada yang tertular virus. Oleh karena itu, semua orang kembali ke seperti semula dan orang yang paling bahagia adalah Olvi.
Wanita itu sedang mencari tahu cerita mana yang akan ia ceritakan pada putranya malam ini, akhirnya ia menemukan cerita yang sangat menarik, yaitu cerita yang berjudul; Kisah dalam Seribu Satu Malam.
"Mama, aku sudah selesai!" teriak Olvi dari kamar mandi.
__ADS_1
mencoba mencari tahu cerita mana yang akan diceritakan untuk Olvi malam ini. akhirnya dia mendapatkan cerita yang menarik, yaitu Kisah dalam Seribu Satu Malam".
Lalu, Olivia meletakkan buku cerita tersebut di atas tempat tidur dan mengambil handuk kering untuk Olvi.
Terlihat, Olvi duduk di bak mandi dengan tubuh telanjang sembari bermain dengan mainan bebek dan hidung anak itu ada bekas busa sabun.
Begitu Olivia masuk, Olvi pun langsung meletakkan tangan kecilnya dan menutupi bagian bawahnya.
Olivia merasa tingkah anaknya itu sangat lucu. "Mama sudah melihat semuanya sebelumnya, kenapa kamu merasa malu sekarang?"
— Bersambung —
***
Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~
__ADS_1
Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~
Thankyou so much and see you next chapter~