
Saat Alio tersadar, ia mencium aroma wangi dari tubuh Olivia yang kini berada di dalam pelukannya.
Olivia tak menyangka, kalau Alio akan muncul di perpustakaan dan juga akan menyelamatkannya.
Karena itulah, mata mereka saling bertatapan.
Sekarang ini, Olivia berada di atas tubuh pria itu dengan posisi yang cukup ambigu.
Dalam ruangan yang sunyi ini, Olivia bisa mendengar dengan sangat jelas suara detak jantungnya sendiri yang berdebar kencang.
Jarak ujung hidung mereka sangat dekat dan hampir saja bersentuhan!
Wajah tampan Alio, membuat Olivia lupa untuk pindah.
Jujur, Alio memang terlihat tampan saat di TV. Tapi sekarang ini, Alio terlihat jauh lebih tampan jika dilihat secara langsung.
Mata biru pria itu menatap Olivia intens dan itu membuat Olivia semakin larut.
Olivia tak hanya lupa mengucapkan terima kasih, tetapi ia juga lupa untuk bangun dan menjauh dari tubuh pria itu.
"Apakah kau tak berniat untuk bangun?Kau berat!" Alio membuka suaranya yang dingin dan memecahkan kesunyian di antara mereka.
Lamunan Olivia akhirnya buyar dan ia menyadari posisi ambigu mereka.
__ADS_1
Olivia langsung tersipu malu bahkan sangat malu! Karena tanpa sadar ia menatap Alio dengan tajam.
Astaga Olivia, ini sangat memalukan! Dia pasti berpikir kalau aku memang sengaja terjatuh dan mencari kesempatan di dalam kesempitan! batin Olivia yang panik seketika.
"Ma-maafkan ... aku," ucap Olivia terbata-bata dan merasa bersalah.
Olivia tak tahu kenapa, saat ini ia sangat gugup, jantungnya berdebar kencang dan tak karuan, membuatnya tak berani menatap mata Alio.
Lalu, Olivia pun berpura-pura tenang sembari bangkit dari tubuh Alio.
Tapi, saat Olivia mencoba untuk bangun, ia terjatuh kembali ke bagian pinggang pria itu.
"Shh-" ringis Olivia pelan.
"Olivia, apa yang kau lakukan!?" tanya Alio dingin, wajahnya terlihat antara bingung dan juga marah.
"A-aku minta maaf, aku minta maaf." Olivia langsung meminta maaf dengan wajahnya yang memerah karena malu.
Olivia tak tahu harus bagaimana, saat ini ia mengalami situasi yang bisa dibilang ... sangat gila!
Karena ... rambutnya tersangkut di resleting pria itu!
Oh My God!
__ADS_1
"Emm ... ra-rambutku ... te-tersangkut d-di resleting celanamu ... ja-jangan bergerak!" ucap Olivia dengan terbata-bata, lalu mencoba menarik ujung rambutnya dari resleting pria itu.
Ini sangat gila! Dari semua tempat ... kenapa harus di resleting celananya?! Kalau aku tidak sengaja menyentuh benda itu bagaimana!? batin Olivia frustasi.
Olivia mencoba menarik rambutnya beberapa kali, tapi karena ia tak sabaran rambutnya pun menjadi lebih kusut.
Olivia sangat khawatir, tubuhnya pun mengeluarkan keringat dingin, bahkan ia masih tak berani melihat ke arah resleting pria itu.
Meskipun mereka berdua sudah pernah melakukan sesuatu yang lebih dari ini lima tahun yang lalu, tapi Olivia bisa merasakan kalau tubuh pria itu menegang.
Olivia juga merasa kalau tenggorokannya saat ini mengering dan ia merasa haus.
Olivia masih tak berani melihat ke bawah, ia harus minta tolong pada Alio!
— Bersambung —
***
Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~
Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~
Thankyou so much and see you next chapter~
__ADS_1