
"Tutup pintunya dan tunggu di luar!" Hansel juga terlihat tak senang, di pelukannya, seorang wanita sedang tidur dengan tenang.
Tampaknya, wanita itu terganggu oleh kebisingan, ia mengeluarkan suara kecil, lalu bulu matanya bergerak dan perlahan-lahan wanita itu membuka mata.
"Sayang, apakah tidurmu terganggu?"
Ketika dihadapan wanita itu, Hansel menjadi lebih lembut. Pria itu terlihat penuh kasih sayang dan mengusap rambut acak-acakan di depan dahi wanita itu. "Tidur lagi sebentar, masih terlalu pagi."
Helena tak mengatakan apa-apa, ia memalingkan wajahnya, menutup mata, enggan bertatap muka dengan pria itu.
Hansel sepertinya terbiasa dengan sikapnya yang sedikit dingin, ia tak mempermasalahkannya, hanya mencium wanita itu di bagian atas kepalanya, baru kemudian ia membuka selimut dan mengenakan piyama.
Semua gerakan Hansel dilakukan dengan lancar dan elegan.
Setelah pria itu pergi, Helena perlahan membuka mata lagi, secara refleks tangannya menyentuh sisi tubuhnya.
__ADS_1
Sekarang ... semakin dingin cuacanya.
Tanpa kehangatan pria itu di dalam selimut, tiba-tiba menjadi lebih dingin dalam sekejap. Meskipun sebenarnya Helena sangat membenci pria itu, tapi sejak kapan, tanpa disadari, ia begitu merindukan kehangatan yang ada pada pria itu?
Hansel adalah pria yang Helena benci dengan segenap hatinya.
Semua yang Helena miliki hancur di tangan pria itu! Sekarang, bahkan kebebasannya tak tersisa sedikit pun! Hari-hari yang penuh tekanan ini membuat Helena terengah-engah hingga tak bisa bernafas.
...—oOo—...
Hansel pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri, tak seperti Lucas yang marah dan kecewa, pria itu tetap tenang dan tampak dalam suasana hati yang baik.
"Kak, apa yang sebenarnya ingin kamu lakukan?!" tanya Lucas dengan nada menuntut.
"Kau tidak bisa lihat?" Hansel mengambil handuk putih dan dengan santai mengeringkan wajahnya.
__ADS_1
Pria itu tak melihat ke arah Lucas, hanya melihat dirinya sendiri di cermin, wajahnya menjadi semakin suram dan sulit ditebak. "Kali ini, meskipun tidak dapat menggoyahkan kekuatan Alio, citra publiknya dalam waktu singkat juga pasti akan terpengaruh. Lagipula, berita seperti ini sudah cukup untuk menghangatkan media selama sebulan penuh. Setelah sebulan berlalu, semua citra baik yang pernah dibangunnya akan hancur. Namun, itu hanya sebagian dari rencana. Yang kedua, dengan situasi seperti sekarang ini, pertunangan Alio dan Angela, apakah menurutmu keluarga Scarlett bisa menerimanya secara terhormat?"
"Maksud Kakak, keluarga Scarlett akan memaksa Alio tetap menikahi Angela Scarlett ... begitukah?"
"Aku mengenal Dion Scarlett, dia tidak akan melewatkan kesempatan kerjasama yang begitu bagus ini setelah berhasil menemukan pegangan yang kuat," ucap Hansel akhirnya memandang Lucas sejenak. "Setelah Alio Wilson terpaksa menikahi Angela Scarlett, kesempatan kamu dan Olivia akan datang."
"Jadi ini semua hanya untuk itu? Apakah kamu tahu betapa berbahayanya situasi ini kalau melibatkan Olivia di dalamnya! Begitu ada bocoran informasi, seluruh hidup Olivia akan terekspos dan terungkap. Bagaimana Olivia akan hidup setelah ini? Bagaimana Olivia akan berinteraksi dengan orang lain? Jika Lady Obella mengetahui bahwa kamu menyakiti anak perempuan yang dia cari dengan susah payah, pasti dia akan marah besar!"
— Bersambung —
***
Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~
Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~
__ADS_1
Thankyou so much and see you next chapter~