Melahirkan Anak Untuk Presiden

Melahirkan Anak Untuk Presiden
Part 257


__ADS_3

Olivia berhenti di pintu dan menatap Alio dengan rasa bingung yang jelas terlihat di wajahnya. "Apa yang sedang kamu lakukan?" tanya Olivia.


"Coba tebak apa yang akan aku lakukan," jawab Alio sambil menatap Olivia dengan tatapan acuh tak acuh.


Alio baru saja bangun dari tidur nyenyaknya dan kemeja hitamnya berantakan serta sedikit terbuka, memperlihatkan otot-otot dadanya yang seksi.


Detak jantung Olivia tiba-tiba berdegup lebih cepat. Tanpa sadar, ia melangkah mundur dan bersandar pada belakang pintu, sambil mengepalkan tangannya di gagang pintu.


"Haha!" Alio tiba-tiba tertawa. "Kenapa kamu menjauh? Aku merasa sedikit kecewa," ucapnya dengan nada bercanda.


Olivia merasa seperti kelinci yang tertindas oleh harimau, ia merasa kebingungan dan tak tahu harus berbuat apa.


Alio memberikan kode, menunjuk ke walk in closet dengan dagunya. "Aku akan mandi, kau bantu aku pilihkan satu set pakaian yang bagus untuk pertemuan nanti."


Setelah Alio pergi ke kamar mandi, aura penindasan dari pria tadi mereda, membuat Olivia bernapas lega.


Olivia bertanya pada dirinya sendiri, "Kenapa dia memilih aku dari sekian banyak orang?"


Saat mendengar perintah Alio, Olivia sudah terbiasa, bahwa ia harus mematuhi perintah yang tak terbantahkan.


"Oh, dasi yang pernah kau berikan padaku sebelumnya, aku akan memakai yang itu."


Suara Alio datang dari kamar mandi.

__ADS_1


Olivia terkejut ketika Alio tiba-tiba meminta untuk memakai dasi pemberiannya.


Perasaan Olivia menjadi sedikit malu saat ia teringat kejadian yang tak terlupakan dengan dasi itu. Namun, ia tetap tenang dan menjawab. "Oke, aku akan mencarinya dan menyiapkan semuanya untukmu."


Alio hanya memberikan senyum kecil sebagai tanggapannya.


Olivia memasuki walk in closet Alio dan terkejut melihat banyaknya pakaian formal dari desainer ternama yang tersusun rapi di sekelilingnya. Namun, ketika Olivia melihat seluruh ruangan, ia terpukau dan kehilangan kata-kata.


"Apa-apaan ini?!" gumam Olivia tak percaya dengan apa yang dilihatnya.


Walk in closet Alio bahkan lebih besar dari kamar tidur Olivia sendiri. Menurutnya, kamar Alio sudah sangat besar, tapi walk in closet nya lebih dari lima kali lipat ukurannya!


Olivia tak bisa berkata-kata saat ia melihat perabotan mewah dan aksesoris yang diatur dengan sempurna di sekeliling ruangan.


Olivia tak bisa mempercayai apa yang dilihatnya, ia terpukau melihat isi walk in closet 2 lantai yang berada di hadapannya.


Setiap pakaian disusun rapi sesuai dengan merek dan desainer. Selain itu, terdapat banyak jam tangan bermerek yang tersusun di rak, beberapa bahkan terletak di dalam lemari kaca.


Olivia yakin bahwa harga jam tangan tersebut tidaklah manusiawi.


Selain itu, ada puluhan sepatu dari berbagai merek dan koleksi yang ada di seluruh dunia, bahkan beberapa di antaranya merupakan edisi terbatas.


Bahkan ****** ***** bermerek pun tersusun rapi di dalam ruangan tersebut. Semua benda mewah tersebut berkilau dengan gemerlapan yang memukau.

__ADS_1


Olivia merasa benar-benar terpana.


Mata Olivia tidak bisa berhenti merenung sekeliling, sampai akhirnya terpaku pada koleksi dasi dan...


Syal?


Olivia tahu bahwa Alio jarang sekali memakai syal. Faktanya, pria itu hanya memiliki dua syal saja.


Olivia tak terlalu memikirkan syal itu, melainkan fokus pada koleksi dasi yang tersimpan di dalam ruangan itu.


Olivia memperhatikan bahwa Alio telah memakai dasi yang pernah ia berikan selama beberapa hari. Olivia mengetahui hal itu karena selalu mengikuti berita tentang Alio di televisi, dan Alio selalu mengenakan dasi itu ketika berada di Swiss.


Alio selalu membawa dasi itu ke mana-mana dan selalu mengenakannya ketika ada acara penting.


"Sayangnya, dasi ini sudah tidak tersedia di mana-mana," ucap Olivia seraya berjalan menuju tempat penyimpanan dasi pemberiannya.


Sekali-kali Olivia mengelus dasi itu dengan lembut.


— Bersambung —


***


Kalau kalian suka dengan cerita ini, jangan lupa like, komen dan tambahkan ke favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya :)

__ADS_1


Thankyou so much and see you next part~


__ADS_2