Melahirkan Anak Untuk Presiden

Melahirkan Anak Untuk Presiden
Part 24


__ADS_3

Olivia tak punya pilihan lain lagi, jika ia tak ingin kehilangan putranya—maka ia harus tinggal di mansion ini!


Dan setelah hari itu, Alio Wilson menghilang seperti asap.


Sudah satu bulan sejak Olivia tinggal di mansion mewah ini, ia sering berkhayal dan memikirkan, jika pria itu datang ... apa yang harus ia lakukan?


Di telivisi, selalu ada berita tentang Alio.


Tadinya, Olivia tak terlalu tertarik dan mengerti berita tentang politik.


Tapi, entah kenapa ... ia akan duduk di depan TV setiap jam 7 malam dengan putranya—hanya untuk melihat pria itu.


Mereka berdua tak akan pergi kalau belum menontonnya sampai habis!


Setelah selesai menonton berita, Olivia dan Olvi akan kembali ke kamar mereka dan melanjutkan pekerjaan masing-masing.


Olivia tahu kalau anak itu sedang memikirkan ayahnya.


...-oOo-...


Keesokan harinya.


Olivia tak berharap lagi akan bertemu Alio di mansion.


Di malam hari, suasana di mansion yang megah dan mewah itu sangat sunyi.

__ADS_1


Olivia tak bisa tidur karena beberapa hari lagi, kementerian luar negeri akan kedatangan tamu penting.


Jadi, Olivia harus mempersiapkan dirinya dengan sangat matang dari jauh-jauh hari agar tak membuat kesalahan—walaupun itu hanya kesalahan kecil.


Saat Olivia berjalan masuk ke dalam perpustakaan, semua maid sudah tidur. Sehingga, seluruh mansion sangat sunyi dan tak ada suara.


Karena Olivia sudah tinggal selama satu bulan di sini, jadi ia sudah lumayan hapal dengan denah tempat ini.


Buku yang Olivia butuhkan, berada di rak yang paling atas.


Mengingat tinggi badannya sekarang, sangat sulit bagi Olivia mengambil buku itu. Apalagi, kalau dirinya takut dengan ketinggian!


Olivia kesal, meski takut ... ia tetap nekat menaiki tangga untuk mengambil buku yang sangat ia butuhkan.


Disisi lain, Alio baru bisa pulang ke mansion malam ini karena sangat sibuk selama sebulanan penuh.


Kemudian, Alio berjalan menuju perpustakaan dengan sangat hati-hati.


Setalah pria itu masuk ke dalam perpustakaan, ia langsung mencari asal suara itu dan melihat seorang wanita yang nampak kesulitan mengambil sebuah buku.


Wanita itu rupanya baru saja mandi dan mengenakan gaun tidur sutra putih—hingga membuatnya terlihat seperti bidadari tanpa sayap.


Sangat cantik dan menggoda!


Rambut lurus hitamnya tergerai sampai ke pinggangnya yang ramping.

__ADS_1


Di mata Alio, tampaknya wanita itu takut ketinggian, wajahnya sangat tegang dan kakinya yang putih bergetar hebat.


Apakah wanita itu tahu? Kalau penampilannya saat ini, bisa membuat pria manapun tergoda? batin Alio lalu teringat dengan malam lima tahun yang lalu.


Tatapan pria itu berubah menjadi lebih dalam dan tanpa sadar, iapun berjalan ke arah Olivia.


"Apa yang sedang kau lakukan?" tanya Alio dengan nada dingin seperti biasa.


Olivia yang tadinya nekat menaiki tangga hingga mengabaikan semua rasa takutnya, merasa sangat senang saat mendapatkan buku itu dengan kerja kerasnya.


Tapi, suara Alio yang tiba-tiba ... sangat mengejutkan Olivia dan membuatnya kehilangan keseimbangan hingga terjatuh dari tangga.


Buku yang Olivia dapatkan dengan susah payah pun juga ikut terjatuh.


Alio mengangkat alisnya karena ia juga terkejut saat melihat Olivia akan terjatuh, lalu tanpa sadar ia langsung mengulurkan tangannya dan menangkap wanita itu.


GEDEBUK!!


Mereka berdua pun terjatuh di atas lantai.


— Bersambung —


***


Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~

__ADS_1


Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~


Thankyou so much and see you next chapter~


__ADS_2