Melahirkan Anak Untuk Presiden

Melahirkan Anak Untuk Presiden
Part 365


__ADS_3

Rena merasa berat di dalam hatinya, ia menatap Olivia, setelah mendengar perkataan dokter Lay tadi, Olivia sudah duduk kembali ke kursi.


Rena ingin menghibur Olivia, tapi dalam situasi seperti ini, bukan perkara kecil. Apa yang bisa Rena katakan untuk menghibur? Seorang yang terkena skandal seksual seperti ini akan sangat merusak karir mereka, apalagi ini melibatkan Presiden.


...—oOo—...


Olivia tak punya semangat untuk bekerja, ia meletakkan handphonenya di atas meja, berulang kali, ia sangat ingin menelepon Alio untuk menanyakan kabar. 


Meskipun hanya mendengar suara Alio, itu sudah cukup. Tapi pada akhirnya, Olivia tak mengganggu Alio, pria itu pasti sedang pusing sekarang.


Sebelumnya, Alio mengatakan bahwa ia tak akan bertunangan dengan Angela Scarlett. Olivia tak mengerti apa tujuan pria itu, tapi sekarang ... Olivia tahu bahwa dalam situasi ini, tunangan mereka tak bisa dibatalkan, kecuali keluarga Scarlett yang membatalkannya!


Namun, begitu keluarga Scarlett mengumumkan pembatalan pertunangan mereka, maka memang benar bahwa wanita dalam berita yang sedang viral bukan Angela Scarlett. Pada saat itu, konsekuensinya bahkan lebih tak terbayangkan!


Bahkan jika DPR tak dapat memakzulkan Alio atau menggoyahkan kepresidenannya


Karena kejadian ini, image Alio di hati rakyat pasti akan anjlok!


...—oOo—...

__ADS_1


Lucas baru saja mengantar Lady Obella pulang ke inggris, begitu ia turun dari pesawat dan membuka handphonenya, berita utama yang muncul di notifikasi—semuanya tentang Presiden Alio.


Lucas membukanya karena penasaran dan melihat foto-foto itu, kemudian wajah tampannya tiba-tiba berubah.


"Tidak perlu pulang ke rumahku, pergi ke mansion kak Hansel!" ucap Lucas memberi instruksi ke sopir di depannya.


"Baik, Tuan muda kedua," jawab sopir itu dan langsung ganti arah.


Karena didesak, mobil sedan hitam itu melesat dengan kecepatan tinggi menuju kediaman Perdana menteri Hansel Taylor. 


Setelah mobil berhenti, tubuh tinggi dan tegap Lucas langsung keluar dari dalam mobil.


Maid dan butler yang melihatnya dari kejauhan, segera membuka pintu emas yang megah.


Lucas langsung masuk dan bertanya. "Dimana kak Hansel?"


"Tuan ada di atas, di kamar Nyonya Helena."


Saat mendengar itu, Lucas buru-buru naik ke atas. Kepala pelayan dengan cepat menghampirinya dan mencoba menghentikannya. "Tuan muda kedua, Tuan sekarang bersama Nyonya Helena dan mereka berdua masih tidur, jadi Anda tidak boleh mengganggu!"

__ADS_1


"Pergi sana!" marah Lucas tak seperti sebelumnya, ia mengusir dengan tegas, menyingkirkan sang kepala pelayan dan naik ke lantai atas sendiri.


Satu menit kemudian, pintu kamar tidur dibuka oleh Lucas dari luar.


Begitu ruangan ini dibuka, aroma wangi yang sangat tajam langsung tercium. Ini adalah aroma bunga segar, Helena sangat menyukai mawar yang langka, tapi sayangnya tak ada di negara ini.


Oleh karena itu, Hansel secara khusus merekrut seorang tukang kebun dari luar negeri dan diam-diam menanam kebun mawar langka di belakang mansion.


Kamar Helena berada tepat di depan taman mawar itu, ketika jendela dibuka, aroma harum langsung masuk ke dalam.


Hansel selalu waspada dan saat langkah kaki Lucas terdengar di ujung tangga, ia langsung terbangun, Hansel mengangkat kepalanya dan dengan alisnya yang berkerut, ia menatap pintu.


"Kak, ada yang ingin aku bicarakan!" Lucas berdiri di pintu, tapi tak masuk dan wajahnya tampak sangat tak senang.


- Bersambung -


***


Kalau kalian suka dengan ceritanya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa like, comment and click favorit untuk mendapatkan notifikasi updatenya~

__ADS_1


Support penulis juga dengan cara menonton iklan di gift atau hadiah ya~


Thankyou so much and see you next chapter~


__ADS_2