
Xiu Jimei tidak memedulikan keberadaan ular hitam bertanduk kerbau sebelumnya. Namun makhluk melata itu mengganggunya saat membelah buah durian hitam. Tapi sebelum membelahnya, dia mungkin harus menenangkan kemarahan ular iblis terlebih dahulu.
“Kenapa begitu merepotkan?” gumamnya. Dia segera memasukkan durian hitam ke ruang spiritual bawaan.
Ular iblis itu akhirnya memiliki kesempatan untuk menampar tubuh Xiu Jimei dengan menggunakan ekor tajamnya.
“Hah! Manusia, kamu akan menemui ajalmu!” teriaknya.
Di sisi lain, Mo Yue ingin maju dan membantu Xiu Jimei namun dihentikan oleh Xiu Jikai.
“Jangan khawatir, bahkan jika dia menghancurkan tubuhnya, itu akan membentuk tubuh baru,” katanya.
Ya, selama jiwanya aman, Xiu Jimei dan Xiu Jikai bisa membentuk tubuh baru. Kemampuan itu disebut regenerasi tubuh baru setelah hancur. Setelah berkultivasi selama beberapa waktu lalu di Dunia Pagoda Neraka di masa lalu, keduanya memperoleh kemampuan tersebut.
Benar saja, saat ular hitam bertanduk kerbau itu menebaskan ekornya, Xiu Jimei sama sekali tidak pindah, melainkan sengaja ditebas olehnya hingga tubuhnya hancur.
Ini mengerikan di mata kultivator biasa dan berpikir jika hidup sudah berakhir.
Saat tubuh Xiu Jimei yang hancur jatuh ke danau, ular iblis bertanduk iblis itu tertawa sombong dan menakuti semua binatang roh iblis yang ada di sekitarnya.
“Manusia, akhirnya kamu mati juga. Ha ha ha …” Ular iblis itu sangat senang luar biasa.
Jadi bagaimana jika gadis manusia itu lebih kuat darinya? Toh pada akhirnya masih seumur jagung di matanya.
Tapi tawanya tiba-tiba saja terhenti dan menatap waspada pada sesuatu di danau yang kini ternoda oleh darah Xiu Jimei. Air danau di sekitar tubuh Xiu Jimei jatuh tadi mulai membentuk pusaran dan kepala Xiu Jimei muncul, melayang perlahan ke permukaan danau.
Mata ular iblis itu membelalak dan pupil merah gelapnya sedikit menyempit. Ada sedikit rasa dingin di tubuhnya.
“Bagaimana ini mungkin??!” gumamnya sangat terkejut.
Jelas Xiu Jimei sudah mati ditebas olehnya, tubuh manusia itu hancur. Bagaimana bisa masih hidup.
__ADS_1
Xiu Jimei sepertinya tersenyum pada ular itu. Jika ada Pihak lain yang melihatnya mungkin akan pingsan setengah mati, mengatakan jika Xiu Jimei adalah hantu.
Saat ini, tubuh Xiu Jimei perlahan-lahan terbentuk kembali. Tulang, daging, otot hingga kulit, semuanya terlihat membentuk sebuah tubuh yang utuh. Lalu leher menyambungkan kembali kepala dan badan Xiu Jimei.
Setelah membentuk tubuh dan memakai pakaian baru, warna rambut Xiu Jimei juga berubah menjadi putih keperakan.
Ular iblis bertanduk kerbau berteriak ngeri saat melihat Xiu Jimei membentuk tubuhnya kembali. Ini bahkan lebih mustahil di matanya.
“Kamu … Kamu … apakah kamu iblis??!” Ular iblis bertanduk kerbau itu merasa jika sisik di seluruh tubuhnya akan rontok semua.
Xiu Jimei mencibir, “Aku ini manusia setengah iblis tapi diberkahi para dewa. Ayahku adalah mantan kaisar iblis, Xiu Jichen,” jawabnya seraya memperkenalkan diri. “Namaku Xiu Jimei.”
“….”
Ular iblis bertanduk kerbau itu akhirnya pingsan setelah mengenali identitas Xiu Jimei. Sebelum pingsan, tubuhnya sempat bergetar, menatap Xiu Jimei seperti melihat malaikat kematian.
“…” Xiu Jimei merasa dia sama sekali belum membalas dendam pada ular hitam yang kulitnya telah daia ubah menjadi corak sapi perah.
Gadis itu menendang kepalanya yang kini terdampar di sisi danau. “Apakah kamu mati? Aku bahkan belum melawanmu, ini tidak adil!” katanya kesal.
Karena ular hitam itu pingsan dengan lidah menjulur ke samping, Xiu Jimei akhirnya memikirkan alternative balas dendam lain. Dia mengeluarkan cat hitam dan putih lalu mulai memoles kedua tanduknya seperti warna zebra. Tak lupa menggambarkan eyeliner putih di sekitar mata ular. Kemudian poles sekitar bibir ular dengan warna merah.
Setelah melihat mahakarya tersebut, Xiu Jimei terkekeh.
“Humph! Kamu membunuhku satu kali, aku akan membuatmu menjadi badut sebulan!” katanya.
Setelah itu, dia memetik semua buah durian hitam di pohon dan kembali ke padang rumput untuk memeriksa domba iblis yang sempat ditinggalkannya tadi. Setidaknya, domba-domba itu sudah cukup untuk persediaan makanan Tuit Tuit dan harimau putih roh kuno. Sisakan juga untuk Blacky di masa depan.
Xiu Jimei tidak tahu jika saat dia melawan ular iblis bertanduk kerbau, ada pihak lain selain Xiu Jikai dan Mo Yue menyaksikan dengan tenang.
Di kegelapan cukup jauh dari sana, Ming Zise yang memakai jubah brokat putih memperhatikan dari awal hingga akhir. Bahkan saat tubuh Xiu Jimei hancur dihempas oleh ekor ular, Ming Zise sangat ingin turun dan melindunginya.
__ADS_1
Namun dia tahu jika gadis itu bukan vegetarian, hanya menyembunyikan kekuatannya. Tanpa diduga, Xiu Jimei benar-benar mampu membentuk tubuhnya kembali dengan kemampuan regenerasi tubuh.
Ming Zise hanya terkekeh dan segera meninggalkan tempat tersebut. Dia terlalu khawatir sebelumnya. Untungnya Xiu Jimei bukan gadis yang mudah disinggung. Hanya ular besar bertanduk kerbau, seperti makanan pembuka di mata Xiu Jimei.
Sosok Ming Zise akhirnya menghilang menjadi kepulan asap putih dan menguap ke udara.
Di sisi lain, Xiu Jimei sepertinya merasakan kehadiran aura yang familiar. Tapi tidak tahu siapa. Karena aura itu sudah menghilang bagaikan embusan angin, dia tidak peduli lagi dan memotong semua domba iblis yang telah kehilangan bulunya.
Kemudian, dia kembali ke Istana Raja Kegelapan untuk mencari kakaknya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Selama beberapa hari, Xiu Jimei dan Xiu Jikai berada di Dunia Bawah. Keduanya baru kembali sehari sebelum ujian dilanjutkan. Hanya saja, mereka harus meninggalkan Dunia Hantu kurang dari seminggu lagi.
Selama sisa-sisa hari itu, mereka berkeliaran di Dunia Hantu.
Pada sore hari, Xiu Jimei sudah memanggang domba iblis besar di atas api unggun yang memiliki banyak bara api. Karena Xiu Jimei tidak bisa makan sesuatu yang mengandung energi spiritual Yin, Ming Zise membuat makanan sendiri untuknya.
Saat makan malam tiba, semuanya penasaran dengan rasa domba iblis panggang. Lagi pula, daging binatang ras iblis tidak akan berpengaruh buruk pada tubuh kultivator lain.
Xiu Jimei mengambil sepotong untuk Tuit Tuit. "Cobalah, kamu pasti akan menyukainya."
Burung jingga kemerahan itu tidak mau memakannya. Dia mengira semua makanan ras iblis tidak enak.
"Rasanya pasti buruk untuk lidahku. Dan aku pasti akan sakit perut! Biarkan bintang berkaki empat itu yang makan!" Tuit Tuit menendang lembut piring besar berisi potongan daging di depannya. Lalu menatap harimau putih roh kuno.
Harimau besar itu jelas sedang makan dengan lahap bersama Cip Cip. Keduanya tidak peduli apakah itu jenis daging binatang roh iblis atau bukan, yang penting makanan di depan mereka itu enak dan bikin ketagihan. Bahkan anak beruang roh kuno di samping Yan Yujie juga tidak ketinggalan.
"..." Tuit Tuit menjadi satu-satunya binatang yang tidak makan daging saat ini. Dia akhirnya sedikit penasaran.
Harimau putih roh kuno makan begitu lahap. Apakah rasanya enak?
__ADS_1
Pada akhirnya, dia masih mematuk potongan daging domba panggang yang harum di atas piring besar. Lalu terkejut hingga mengeluarkan bunyi anak burung yang jelek.
"Apakah ini makanan???!" teriaknya langsung menelan potongan daging.