Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Menghitung Waktu Tersisa


__ADS_3

Kaisar Shui menghela napas tidak berdaya. Luo Chan jelas kuat. Tapi tidak tahu seberapa kuat wanita itu. Sebagai tangan kanan klan penyihir, posisinya tidak kecil. Di antara banyaknya orang di klan penyihir, hanya Luo Chan yang berani muncul dan berbuat seenaknya pada kultivator lain.


Inilah kenapa Luo Chan lebih banyak dikenal orang banyak ketimbang anggota klan penyihir lainnya.


"Dia memang kuat," jawab Kaisar Shui tidak berdaya.


Xiu Jimei menghabiskan makanannya. Dia tidak terburu-buru sama sekali. "Aku ingin tahu apa yang akan terjadi dalam dua hari ke depan ...."


Bagi Xiu Jimei, ini seperti ingin menunggu orang lain membuat masalah lebih dulu. Tapi bagi Kaisar Shui, semua ini hanyalah bencana. Xiu Jimei tidak bisa membantu banyak nantinya. Dia adalah orang-orang dari alam yang lebih tinggi. Ikut campur dalam urusan alam sekuler jelas dibatasi.


Kakak Xiu Jimei ingin membantu mereka, ia harus meminta izin para dewa.


"Aku akan pergi dulu sebentar dan kembali lagi nanti." Xiu Jimei melirik kakaknya. "Kakak, kamu di sini dan jaga-jaga."


Xiu Jikai mengerutkan kening. "Ke mana kamu akan pergi? Jangan berkeliaran."


"Pergilah dan temui seseorang untuk meminta izin."


Setelah berkata demikian, Xiu Jikai akhirnya mengerti apa yang dikatakan adiknya. Gadis itu ingin pergi ke Alam Para Dewa dan menemui salah satu dewa untuk menanyakan masalah tersebut. Kemungkinan besar Xiu Jimei akan menemukan Dewa Bencana yang baru.


Ia hanya mengangguk sebagai jawaban. Hanya Kaisar Shui yang bingung tentang pembicara keduanya. Dia tidak tahu siapa yang akan mereka. Tapi ia merasa jika masalahnya tidak kecil.


Setelah Xiu Jimei pergi, kini hanya menyisakan Xiu Jikai dan Kaisar Shui. Xiu Jikai tidak banyak bicara. Dia juga pergi untuk melakukan urusannya sendiri.

__ADS_1


"Bawa aku ke tempat Zhongkui di bawa kabur sebelumnya," kata Xiu Jikai.


Kaisar Shui segera meminta anak buahnya untuk mengantarkan Xiu Jikai ke lokasi kejadian. Kaisar Shui juga selesai makan dan mengantarnya sendiri ke lokasi kejadian.


Ketika Xiu Jikai tiba di ruangan itu, tidak ada kelainan aneh apapun. Ini membuat Xiu Jikai juga mengerutkan kening.


"Apakah klan penyihir sebegitu kuatnya? Di berani muncul dan menculik oeang begitu saja. Saja?"


Kaisar Shui membicarakan kembali tentang klan itu dengan jujur. Xiu Jikai mendengarkan dengan baik tentang masalah ini. Di matanya, klan penyihir bukan apa-apa. Namun ia sangat ingin mengetahui tentang hal-hal itu.


Setelah mendengarkan penjelasan itu, Xiu Jikai sepertinya memikirkan sesuatu. Klan penyihir ini ... dia khawatir tidak akan mampu bangkit lagi di masa depan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Kamu benar-benar tahu cara mengurung orang! Lihat seperti apa kamu sekarang?! Jika bukan karena pemimpin klan mengampuni mu?!" Luo Chan langsung memarahinya. Jika bukan karena Zhongkui, dia tidak akan kerepotan saat ini.


Zhongkui tidak berani marah atau menyela kata-katanya. Dia hanya ingin nyawanya diampuni kali ini. Untungnya pemimpin klan tidak berniat untuk menghukumnya. Lagi pula, mereka sudah dekat dengan bukan pertama.


"Ini salahku. Tapi aku tidak tahu bahwa kekuatan yang dimiliki gadis itu tidak bisa diremehkan." Zhongkui menunduk.


"Lupakan saja!" Luo Chan bertindak peduli. "Pemimpin klan meminta kita untuk kembali. Rencana besar akan diadakan dalam dua hari de ke depannya jadi jujurlah pulang denganku dan jangan membuat masalah!"


Zhongkui tidak menolak dan ingin segera pergi sekarang juga. Namun siapa yang bahu bahwa sebelum keduanya pergi, Xiu Jikai sudah datang menghadang keduanya.

__ADS_1


Embusan angin yang cukup kencang muncul sebelum sosok Xiu Jikai tiba. Kedatangannya membuat Zhongkui langsung pucat. Dan Luo Chan juga berwaspada. Walaupun dia merasa tidak terduga, senyumnya masih elegan seperti sebelumnya.


"Oh, tidak kusangka kamu akan menemukan ku begitu cepat." Luo Chan kembali menurunkan tudung jubahnya lagi.


Xiu Jikai menatapnya dengan tenang. Sebelum Xiu Jimei kembali, dia harus menyesuaikan ini lebih dulu.


"Membawa seorang tahanan kaisar, kamu sangat berani." Xiu Jikai menatapnya dengan dingin.


Luo Chan tertawa ringan. "Apa yang tidak kuberani? Ini hanya menjemput orangku saja."


"Jadi kamu mengakui bahwa Zhongkui memang seorang penyihir?"


"Ya, itu benar. Jadi kenapa memangnya?"


Lagi pula mereka tidak perlu lagi mencari naga dan phoenix untuk ritual. Dia juga tidak perlu lagi membunuh banyak gadis atau wanita bertubuh istimewa. Rencana pemimpin klan penyihir pun sudah selesai. Mereka hanya perlu langkah terakhir di bulan purnama.


Mengakui jika Zhongkui memang penyihir,


Xiu Jikai terkekeh. "Aku ingin tahu seberapa kuatnya klan penyihir."


Xiu Jikai mengeluarkan sebuah pedang dari udara kosong. Pedang itu dipenuhi dengan aura yin yang sangat kuat sehingga hampir membuat Luo Chan terkejut. Luo Chan bukan hanya terkejut, tapi juga bingung.


"Pedang itu ... Siapa kamu sebenarnya?" tanya Luo Chan langsung menyipitkan mata.

__ADS_1


__ADS_2