
Karena sulur roh pembunuh telah menyerang array pelindung Hutan Alam Baka, maka dipastikan sulur roh yang satu itu memiliki kesadaran. Atau ... ada seseorang yang mengendalikannya?
Kaisar Alam Baka masih tidak tahu apa yang terjadi saat ini dan meminta beberapa guru kultivator untuk datang ke pembatasan array pelindung Hutan Alam Baka. Array pelindung Hutan Alam Baka tidak bisa hancur. Jika hancur, maka sulur pembunuh akan mencari energi spiritual untuk diisap.
"Lalu di mana tuan Wang? Kenapa dia tidak datang? Apakah tidak khawatir tentang putrinya sendiri?" Kaisar Alam Baka menyadari jika Wang Zheming tidak ikut dengan Fu Heng.
Mengingat Wang Zheming sendiri, Fu Heng tiba-tiba saja batuk ringan. Dia ingat apa yang terjadi dengan pria itu. Tubuhnya masih hitam saat ini dan kemungkinan besar akan kembali normal besok. Jadi tidak mungkin Wang Zheming datang dengan tubuh berkulit hitamnya.
Tapi bukan berarti Wang Zheming tidak tahu ini. Hanya saja Wang Xuyue bersama cucu keluarga Fu, tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Tapi tetap saja Fu Heng khawatir.
"Lupakan tentang dia. Dia memiliki rencananya sendiri saat ini. Kenapa tidak melihat apa yang terjadi dengan mereka semua melalui bola kristal spiritual? Apakah burung mata-mata masih hidup di sana?" Fu Heng mengalihkan perhatian.
Berbicara tentang burung mata-mata itu, Kaisar Alam Baka tertegun. Lalu dia ingat jika burung itu sudah hilang saat ini. Mungkin dimakan elang?
Mau tidak mau, Kaisar Alam Baka hanya bisa mengirim burung kolibri biru lainnya untuk menjadi mata-mata.
__ADS_1
"Mari kita lihat apa saja yang terjadi di sana." Kaisar Alam Baka berbaik hati untuk membiarkan Fu Heng menonton bersama. Sedangkan beberapa menteri dan jenderal yang sebelumnya melapor, mulai sibuk dengan urusannya sendiri.
Saat ini, burung kolibri biru terbang ke arah Hutan Alam Baka. Dalam penglihatan burung mata-mata itu, beberapa penjaga gelap yang diperintahkan kaisar untuk mengawasi semua peserta pun tengah berurusan dengan sulur roh pembunuh.
Burung kolibri biru terlalu kecil untuk menjadi mangsa sehingga sulur roh pembunuh Tidka memperhatikannya sama sekali.
Kaisar Alam Baka dan Fu Heng sangat terkenal ketika melihat pemandangan di bola kristal spiritual. Keduanya tidak menyangka jika sulur roh pembunuh sangat ganas. Bahkan Kasim kepercayaan Kaisar Alam Baka juga menelan saliva diam-diam. Ini terlalu mengerikan.
"Bagaimana ... Bagaimana bisa sulur-sulur roh itu begitu merajalela?" Kasim kepercayaan Kaisar Alam Baka menyeka keringat dingin di wajahnya.
"Sepertinya memang aneh," gumam Fu Heng mengangguk. "Lebih baik mencari tahu apa yang terjadi. Prioritas utama saat ini untuk memastikan jika peserta yang masuk hutan itu diselamatkan lebih dulu."
"Cepatlah, temukan lokasi cucu-cucu ku," kata Fu Heng.
Kaisar Alam Baka membuat bola matanya. "Bersabarlah. Burung kolibri biru ini tidak terbang secepat yang kamu bayangkan."
__ADS_1
Tak lama setelah menunggu, burung kolibri biru akhirnya menemukan keberadaan kelompok Xiu Jimei. Burung itu hinggap di salah satu dahan pohon yang ada di kegelapan. Tampak berhati-hati. Banyak suku roh pembunuh mengepung array pelindung kelompok Xiu Jimei.
Saat Fu Heng melihat ini, dia lega karena mereka baik-baik saja. Tapi ... Kenapa dia merasa ada orang tambahan di kelompok gadis itu.
"Siapa pria berpakaian putih itu? Dia terlihat sangat tampan pada pandangan pertama?" Fu Heng mencoba mengingat pria itu tapi tidak memiliki kesan apapun.
"Dia? Aku juga tidak tahu. Tidak ada orang ini sebelumnya, tapi ..." Kaisar Alam Baka menyipitkan mata. Kultivasi pihak lain tidak menentu dan sama sekali tidak bisa diukur oleh penglihatannya.
Namun satu hal yang pasti, pria berpakaian putih itu sangat kuat. Karena sanga kuat, bahkan bisa melihat ke arah burung kolibri biru yang tengah mengamati sesuatu.
Fu Heng dan Kaisar Alam Baka belum menyadari jika sejak awal burung mata-mata itu tiba, Ming sudah tahu. Tapi Ming Zise tahu juga bahwa burung mata-mata itu berasal dari istana dan tidak memiliki niat buruk sama sekali.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di Hutan Alam Baka saat ini, Ming Zise serta yang lainnya berlindung di dalam array pelindung yang kuat. Array pelindung itu dibuat oleh Xiu Jimei sebelumnya sehingga tidak mudah dihancurkan. Meskipun Xiu Jimei tidak membuat array yang terlalu kuat, setidaknya cocok untuk berjaga-jaga dari serangan binatang buas.
__ADS_1
Fu Yanchi dan Fu Yiyuan sedikit tidak bisa dijelaskan. Fu Yanchi sendiri merasa bingung saat ini.
"Setahuku, sulur roh pembunuh ini hanya berada di bagian hutan terdalam. Masih jauh dari tempat ini. Kenapa sulur-sulur roh pembunuh menjadi merajalela? Kakak, apakah kita harus mengirim pesan pada orang-orang rumah tentang ini?" tanyanya seraya melirik Fu Yiyuan.