
Yamla yang berwujud ular putih kecil masih berada di pundak Xiu Jimei. Dia melihat sosok yang ada di depan mereka. Untuk waktu yang cukup lama, dia merasa akrab dengannya.
Sebelum Xiu Jimei menghubungi Ming Zise melalui batu komunikasi spiritual, Yamla akhirnya ingat.
"Putri Xiu, sepertinya aku tahu siapa dia. Tidak perlu menghubungi tuan," katanya.
"Oh, siapa dia?"
"Ini Dewa Kegelapan, pelaku yang menciptakan sihir putri tidur!" Yamla langsung menembak semua kesalahan pada Dewa kegelapan.
"Dewa Kegelapan?" Xiu Jimei dan Yan Yujie saling melirik.
"...?!!" Dewa Kegelapan bahkan terkejut. Entah kenapa dia merasa menjadi dewa jahat saat ini?
Xiu Jimei memperhatikan lebih dekat lagi. "Kamu yakin ini Dewa Kegelapan?"
"Yah, aku yakin."
Yamla sangat yakin saat ini. Dia melihat tanda bunga teratai hitam di dahi pria itu. Jadi dia tahu. Dewa Kegelapan suka memakai segala jenis benda atau sesuatu berwarna hitam.
"Biar aku memastikan dulu!" Xiu Jimei masih tidak percaya.
"Apa yang akan kamu lakukan? Aku memang Dewa Kegelapan. Aku tidak berbohong. Ular itu tidak berbohong padamu." Dewa Kegelapan curiga dan mulai waspada.
Dia belum tahu identitas ular putih kecil di bahu Xiu Jimei saat ini. Tapi suara ular itu sedikit akrab?
__ADS_1
Di saat Dewa Kegelapan sedang menebak identitas ular putih kecil itu, Xiu Jimei sudah meletakkan telapak tangannya di dada bidang pria itu. Dewa Kegelapan tidak mengerti apa yang sedang dilakukan. Tapi dia langsung merasa disetrum sesuatu.
Tubuh Dewa Kegelapan sedikit gemetar. Lalu dia merasa jika energi spiritual kegelapan di tubuhnya dengan cepat menyusut dengan kecepatan tidak terduga.
“Apa yang kamu lakukan?” Dewa Kegelapan melihat energi spiritual emas menyelimuti tubuh Xiu Jimei semakin membesar. Dia membelalakkan mata. “Tidak, hentikan!”
Dewa Kegelapan langsung mundur dengan ngeri. Gadis manusia langit ini benar-benar berani menyerap energi spiritualnya? Belum lagi, esensi delapan dewa-dewi tidak memiliki perlawanan dengan energi spiritual dewa. Jadi sangat aneh jika Xiu Jimei sensitif dengan energi spiritual kegelapan lainnya.
Xiu Jimei mengerutkan kening. Dia sepertinya tidak memiliki masalah dengan tubuhnya.
“Yah … sepertinya aku harus percaya jika kamu memang Dewa Kegelapan,” kata Xiu Jimei. “Energi spiritual dewa benar-benar enak,” imbuhnya.
“…” Apakah kamu seekor lintah?
“Baiklah, kenapa kamu datang ke sini dan mencari Kakak Sepupuku?” tanya gadis itu.
Sebelum Dewa Kegelapan melanjutkan perkataannya, tiba-tiba saja rasa kantuk yang berat menyerang lagi. Dia hampir lupa jika saat ini kondisinya cukup parah. Namun dia sulit untuk bicara lagi dan hanya menatap mereka dengan bibir yang bergerak-gerik ingin mengatakan sesuatu.
Pada akhirnya dia langsung terhuyung ke depan dan tertidur.
Xiu Jimei langsung menghindar tanpa rasa bersalah dan membiarkan Dewa Kegelapan jatuh tengkurap di pasir lembut yang dingin.
“…” Yamla melihat dari awal hingga akhir, mau tidak mau terdiam.
Yan Yujie melihatnya tidak sadarkan diri, mau tidak mau khawatir. “Xiao Mei, apa yang harus kita lakukan sekarang?”
__ADS_1
“Mungkin … bawa dia dulu. Dia terkena senjata makan tuan,” jawab Xiu Jimei langsung mendengkus.
“Senjata makan tuan?”
“Sihir putri tidur itu juga menyiksanya saat ini.”
“Bisakah itu terjadi?”
“Apapun bisa terjadi jika Tuhan sudah berkehendak,” jawabnya polos.
“…” Yan Yujie mau tidak mau membelai dahinya. Ini sulit dipercaya. Ternyata dewa juga tak bisa lepas dari karma, batinnya.
Xiu Jimei akhirnya menyeret Dewa Kegelapan tanpa rasa bersalah sama sekali. Namun Yamla sedikit tidak nyaman saat melihatnya diperlakukan seperti itu.
“Putri, bagaimana kalau aku yang membawanya saja?” tawarnya.
“Apakah kamu mengasihaninya?”
“Itu … rasanya kurang sopan jika kita memperlakukannya dengan cara seperti ini.”
Xiu Jimei mencibir, “Hanya karena dirinya dewa? Jangan khawatir. Dia tidak akan protes nanti jika ingin disembuhkan oleh Kakak Sepupu.”
“…” Yamla tidak memiliki pendapat lagi dan membiarkan Xiu Jimei menyeretnya menjauh dari pantai.
Yan Yujie hanya mengikutinya tanpa mengatakan apa pun. Lagi pula, Dewa Kegelapan ini datang untuknya. Dia masih belum pulih dari ketidaknyamanan di tubuhnya saat ini setelah jiwa raja hantu menggunakan tubuhnya.
__ADS_1
Keduanya mencari tempat yang cocok untuk mendirikan tenda dan beristirahat. Karena Dewa Kegelapan tidak akan bangun malam ini, Xiu Jimei tidak terburu-buru. Dia menunggu hari terang lebih dulu sebelum mengambil tindakan.
Pada dini hari itu, Xiu Jimei dan Yan Yujie tertidur di luar tenda dan membiarkan Dewa Kegelapan menggunakan tenda. Meski Xiu Jimei agak kejam karena menyeret tubuh Dewa Kegelapan seperti membawa hewan buruan, dia tidak terlalu berhati dingin untuk membiarkannya tidur di tenda.