Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Lima Elemen (3)


__ADS_3

Salah satu telapak tangan Xiu Jimei mengembunkan energi esensi delapan dewa-dewi. Walaupun tidak terlalu mencolok, tapi energi inti emas yang dikumpulkan oleh Xiu Jimei sudah cukup untuk membuat naga lima elemen merasakan ancaman.


Sebelum naga lima elemen pindah, wajahnya sudah dihantam oleh gelombang energi spiritual yang sangat kuat. Naga lima elemen langsung meraung kesakitan.


Makhluk itu terpental cukup jauh dan tubuhnya menghantam air laut yang dingin. Dinding es air laut pun pecah dan Xiu Jikai menggunakan elemen angin untuk mendorong semua pecahan es ke lautan kembali. Bahkan mengubur naga lima elemen.


Tapi naga lima elemen bukan bintang spiritual Alam Neraka biasa. Setelah terkubur oleh pecahan es air laut, naga lima elemen muncul kembali. Kali ini lebih banyak kemarahan daripada sebelumnya.


"Kekuatan apa itu? Kenapa begitu mengerikan?"


Naga lima elemen sangat ingin tahu siapa Xiu Jimei yang berani untuk berhadapan dengannya.


Ming Zise masih menyaksikan dari tempat semula. Tidak sulit baginya untuk berurusan dengan naga lima elemen. Tapi Xiu Jimei ingin bersenang-senang, maka dia biarkan naga itu hidup selama beberapa waktu lagi.


"Tuan, tidak mungkin bagi Alam Neraka untuk mengirim naga kecil ini mengacau Dunia langit bukan?" tanya Wuming.


"Kalau begitu pergilah dan cari apa yang terjadi," titah Ming Zise. "Jangan khawatir, selama aku hidup, kalian tidak akan mati." Dia terlalu malas untuk berkata lebih banyak.


"..." Wuming dan Yamla hampir tercekik oleh kata-kata tuan mereka sendiri. Lalu segera menghilang untuk mencari sisa keabnormalan lainnya.


Xiu Jimei tidak peduli dengan Wuming dan Yamla yang menghilang. Dia sibuk mengayunkan pedangnya untuk membuat banyak elemen es. Bahkan air hujan langsung membeku dan berjatuhan seperti hujan es.


Dampak serangan esensi delapan dewa-dewi yang dikeluarkan oleh Xiu Jimei berhasil membuat naga lima elemen lumpuh sejenak. Kekuatannya tak bisa digunakan selama beberapa waktu sehingga Xiu Jimei lebih mudah untuk menghajarnya.


"Rasakan ini!" Xiu Jimei menendang moncong naga lima elemen yang terlihat lebih lembut daripada bagian tubuhnya yang lain.


Naga lima elemen meraung lagi dan kali ini dia jauh ke lautan akibat kehilangan keseimbangan energi spiritual.

__ADS_1


Gelombang air laut menghantam pantai dan sekitarnya saat makhluk raksasanya itu jatuh ke permukaan air. Xiu Jimei tidak tinggal diam. Karena dirinya hanya berada di ranah kekosongan, kekuatannya mungkin tidak akan sanggup untuk berhadapan dengan naga lima elemen.


Ada perbedaan kekuatan antara Alam Neraka dengan Dunia Langit yang setengah abadi. Jika bukan karena esensi delapan dewa-dewi, dia mungkin sama sekali bukan lawannya saat ini.


Tiba-tiba saja pikiran Xiu Jimei sedikit tidak nyaman. Ibunya pernah bilang jika kekuatan ras nags menurun dari Xiu Jichen tidak bisa digunakan sembarangan. Dia harus berlatih lebih keras dan lebih keras lagi agar bisa diakui banyak orang.


Naga lima elemen belum muncul ke permukaan semenjak Xiu Jim menendang moncongnya. Gadis itu mempertahankan dirinya berdiri di udara. Di bawahnya merupakan lautan lepas yang dalam.


Ketika Xiu Jimei memejamkan mata untuk membuat jurus baru, tiba-tiba saja air laut di bawah Xiu Jimei membentuk pusaran. Naga lima elemen muncul dari dalam pusaran air laut tersebut dan membuka mulutnya. Dia ingin menelan Xiu Jimei secara langsung.


Namun bukannya menghindar, Xiu Jimei berani turun dan menuju mulut naga lima elemen. Dia mengembunkan bola energi spiritual elemen logam. Setelah bola elemen logam terbentuk, Xiu Jimei segera menembakkannya ke arah mulut naga lima elemen.


Sayangnya naga lima elemen memiliki pertahanan yang kuat. Saat bola elemen logam yang dibuat Xiu Jimei mencapai mulutnya, naga lima elemen juga mengembunkan kemampuan yang sama sehingga dua elemen yang sama bertabrakan di udara dan meledak hebat.


Terdengar raungan naga lima elemen yang setengah badannya berenang di lautan. Dia terlihat sibuk untuk melawan Xiu Jimei yang sudah membuatnya kewalahan. Manusia itu kecil tapi gerakannya lincah.


Wang Xuyue serta yang lainnya berusaha membantu. Ming Zise menunggu kembalinya Wuming serta Yamla. Kemungkinan besar Dewa Pencipta Dunia Langit akan datang untuk mengurus masalah ini.


Yuu hanya roh pohon keabadian. Dia tidak bisa berbuat banyak untuk membantu mereka.


"Dewa, apa yang akan kamu lakukan sekarang? Bantu mereka?" Yuu melirik Dewa Binatang yang masih menunggu di dalam tenda.


"Tentu saja. Kali ini mungkin aku menghabiskan banyak tenaga." Dewa Binatang tidak melihat Ming Zise ikut campur dalam urusan Dunia Langit, dia masih bisa mengerti.


Bagaimana pun juga, Ming Zise masih milik Alam Para Dewa. Para dewa atau mantan dewa yang masih terhubung dengan Alam Para Dewa tidak bisa bertindak sembarangan untuk ikut campur dalam urusan manusia fana.


Kemudian Lei Mo yang masih ada di tenda saat ini memberi tahu Dewa Binatang jika ada satu makhluk dari Alam Para Dewa hidup di Dunia Langit. Binatang roh itu tidak lain adalah Zhifang, kura-kura roh kuno Alam Para Dewa. Zhifang dulunya menjaga pegunungan tempat di mana Han Yuye—dewa pencipta Dunia Langit tertidur panjang.

__ADS_1


"Jadi ada bintang roh Alam Para Dewa di sini?" Dewa Binatang sedikit terkejut. Dia kurang tahu tentang ini.


"Ya, memang ada. Mungkin dewa bisa memanggilnya ke sini untuk bertarung? Apakah mampu melawan naga lima elemen?" Lei Mo tampak ragu.


"Jangan remehkan binatang roh Alam Para Dewa. Bagaimana pun juga, binatang roh Alam Para Dewa telah berkultivasi sangat lama. Terutama kura-kura ...."


Kecuali gerakan kura-kura yang lambat, Dewa Binatang tidak mengomentari yang lain.


"Kalau begitu mari kita coba panggil dia." Dewa Binatang memiliki kemampuan khusus untuk saling berkomunikasi dengan bintang roh lainnya di dunia ini maupun di Alam Para Dewa.


Dia memejamkan mata dan melantunkan sebuah mantra khusus seraya memanggil nama Zhifang.


......................


Di suatu tempat yang tampak tenang, seekor kura-kura raksasa yang tertidur tiba-tiba saja membuka matanya. Dia bangkit setelah merasa aura Dewa Binatang memanggilnya. Tidak mau menunggu lama, Zhifang segera menghilang dari tempat tersebut.


Dunia langit masih diguyur hujan yang cukup deras. Raungan naga lima elemen serta berbagai ledakan di atas lautan menjadi tontonan tersendiri bagi sebagian orang.


Tak lama kemunculan kura-kura raksasa di pantai membuat Wang Xuyue serta yang lainnya terkejut. Bahkan Lei Mo jarang sekali melihat Zhifang karena status binatang roh itu tampak istimewa.


Zhifang memiliki tempurung yang keras. Sebagai kura-kura, Zhifang tentunya tidak bisa bergerak cepat. Semakin besar tubuh binatang roh, gerakannya akan semakin lambat.


Tak berselang lama setelah Zhifang datang, Dewa Binatang langsung muncul di atas kepala binatang roh Alam Para Dewa itu.


"Pergi dan berurusan dengan naga lima elemen. Apakah kamu mampu melawannya?"


...****************...

__ADS_1


NB: Zhifang ini muncul di novel generasi Fu Chan Yin. Saat penyatuan Dunia Langit selesai, Zhifang tidak dibawa kembali ke Alam Para Dewa oleh Han Yuye. Dulunya, Zhifang menjaga tempat di mana Han Yuye tertidur panjang.


__ADS_2