Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Perlindungan Han Yuye


__ADS_3

Naga lima elemen mengembunkan semua elemen yang dimilikinya saat ini. Elemen air, api, angin, logam dan bumi (tanah) semuanya muncul di sekitar naga lima elemen. Dia juga menggunakan ekornya untuk menebas Han Yuye sebelum meledakkannya dengan lima elemen spiritual.


"Mati!!" Naga lima elemen membuka mulutnya lebar-lebar dan semua elemen di sekitar tubuhnya terbang ke arah Han Yuye dengan kecepatan luar biasa.


Han Yuye hanya perlu mengangkat salah satu tangannya dan membuat perisai dewa dengan santai. Saat lima elemen spiritual menyentuh perisai, ledakan besar terjadi. Suara ledakan yang memekakkan telinga terdengar hingga ke lima negeri lainnya.


Langit laut Negeri Atas diwarnai dengan asap ledakan hitam pekat disertai dengan gelombang energi spiritual. Awalnya hanya terjadi hujan lebat dengan angin kencang. Dan kini berubah menjadi badai besar yang membuat beberapa pohon tercabut dari tempatnya.


Gelombang air laut meningkat. Naga lima elemen meraung ke langit dan menyerang Han Yuye kembali setelah menembakkan lima elemen. Han Yuye sama sekali tidak terluka. Bahkan tidak ada satu pun serangan naga lima elemen yang berhasil menyentuh sudut pakaian.


Naga lima elemen sangat marah dan terus menyerangnya dengan ekor dan bola energi lima elemen. Tapi Han Yuye tidak panik atau kewalahan. Semua serangan itu berhasil disingkirkan hanya dengan kibasan tangannya saja.


Naga lima elemen mulai bingung saat ini. “Siapa kamu sebenarnya?” tanyanya.


Han Yuye berdiri di udara dan menatap naga lima elemen yang menatapnya dengan sengit. “Baru bertanya sekarang? Bukankah sudah terlambat?”


Naga lima elemen mendengus. Sebelum dia bisa mengatakan lebih banyak keingintahuannya, Han Yuye sudah mengembunkan sebuah bola energi spiritual putih seukuran kelereng di ujung jari telunjuk kanannya. Bola energi tersebut langsung melesat ke arah naga lima elemen tanpa peringatan.


Sebelum naga lima elemen menghindar atau membuat pertahanan diri, bola energi spiritual putih tersebut seketika mengenai kepala makhluk itu hingga membuat lubang yang dalam. Awalnya tidak terjadi apa-apa tapi tak lama kemudian ledakan lain terjadi.


Belum sempat meraung, naga lima elemen harus kehilangan kepalanya yang meledak dan hancur. Tubuhnya yang besar langsung jatuh bebas ke lautan dan mati. Semuanya terjadi begitu cepat hingga Xiu Jimei sendiri sedikit tertegun.


Naga lima elemen telah menyerang Han Yuye berulang kali tapi tidak ada hasil. Tapi Han Yuye hanya perlu mengarahkan jarinya saja untuk meledakkan kepala naga lima elemen. Tanpa sadar, Xiu Jimei menyentuh kepalanya sendiri yang mati rasa.

__ADS_1


“Jangan lihat jika itu membuat Mei’er tidak nyaman,” kata Ming Zise seraya memeluk gadis itu dan membiarkan wajahnya tenggelam di dada bidangnya.


Xiu Jimei tidak takut tapi hanya merasa tidak terduga. “Ternyata dewa begitu kuat,” pujinya.


Ming Zise tidak menjawab. Dewa lebih dari itu. Jika pertempuran Alam Para Dewa dengan Alam Neraka berlangsung, bisa lebih dari ini. Bahkan jauh lebih mengerikan daripada ini. Han Yuye adalah dewa pencipta Dunia Langit. Kekuatannya tidak terbatas dan dia bisa melakukan apa saja dengan dunia ciptaannya.


Han Yuye tidak langsung turun. Dia menghentikan badai yang mengguncang Dunia Langit. Setelah itu menggumamkan mantra lain dan merentangkan kedua tangannya. Tiba-tiba saja, tujuh pagoda dua puluh lantai yang menjadi pilar di enam negeri Dunia Langit diselimuti cahaya keemasan.


Cahaya keemasan tersebut menguarkan aura yang sangat menenangkan. Lalu terbentuklah array keemasan menyelimuti ke enam negeri serta beberapa wilayah lainnya yang memiliki kehidupan.


Array keemasan menjadi transparan perlahan dan akhirnya tidak terlihat. Tapi siapapun yang memiliki tingkat kultivasi ranah surga ke atas mampu melihat array tersebut secara tak kasat mata.


Melihat apa yang terjadi, semua orang di enema negeri segera berlutut. Mereka menyadari keberadaan Dewa Pencipta Dunia Langit dan seketika menyembahnya. Bahkan Wang Xuyue serta yang lainnya juga berlutut, kecuali Yuu, Poppy, Roh Bunga dan si kembar Xiu. Ming Zise hanya memperhatikan dengan ekspresi biasa.


“Apa yang dilakukannya?” tanya Xiu Jimei. Saat melihat ke langit, array keemasan terlihat membius matanya.


Pagoda dua puluh lantai dulunya hanya berada di hutan tujuh pagoda Dunia Atas sebelum Dunia Langit dibuat ulang. Tentu saja da alasan kenapa tujuh pagoda didirikan. Salah satunya menjadi media untuk melakukan perlindungan enam negeri,


Han Yuye jarang sekali serius dan bertindak tegas pada Dunia Langit. Lagi pula, setiap penghuninya menjadi urusan masing-masing, Han Yuye menciptakan Dunia Langit. Sebagian manusia langit itu juga dulunya berasal dari alam sekuler.


“Aku khawatir ibu dan ayah akan pulang setelah mengetahui ini,” kata Xiu Jikai tiba-tiba.


“Benar.” Xiu Jimei berharap orangtuanya segera kembali. Dia merindukan mereka.

__ADS_1


Poppy dan Roh Bunga kembali ke sisi Xiu Jimei. Mereka berniat untuk berkemah dengan tenang tapi siapa yang tahu akan ada bencana seperti ini. Tenda mereka tidak rusak karena sebelumnya telah dilindungi oleh array. Tapi tetap aja sekarang tidak cocok untuk berkemah.


“Anak Majikan, apakah kita akan mencari tempat lain untuk mendirikan tenda?” tanya Roh Bunga.


“Kamu masih memikirkan tentang berkemah?” Poppy tidak senang.


Xiu Jimei akhirnya teralihkan dengan topik tersebut. “Tentu saja, karena sekarang tidak ada yang aneh, mari kita cari tempat lain,” jawabnya.


“…” Poppy terdiam dan merasa tidak berdaya. Baik Roh Bunga dan Xiu Jimei ini memiliki otak yang mulai rusak!


Tidakkah mereka ingat bahwa beberapa saat yang lalu, kepala naga lima elemen hancur jadi beberapa bagian?


Mereka melihat Han Yuye kembali ke sisi Ming Zise. Dewa Binatang dan Yuu juga berkumpul. Wang Xuyue tidak terlalu takut dengan mereka dan segera menanyakan kabar mereka. Yuyu dan Sin melihat semuanya dengan mata telanjang dan sedikit merinding. Ternyata pertarungan di dunia luar ini lebih mengerikan.


......................


Sementara itu di tengah lautan hitam, naga hitam roh kuno dan naga kabut saling merapatkan diri dan gemetar. Melihat kepala naga lima elemen sebelumnya meledak menjadi beberapa bagian, kepala keduanya mati rasa. Jika keduanya memiliki tangan, sepertinya sudah saling berpelukan untuk berbagai rasa takut.


Naga hitam roh kuno bahkan merasa jika tubuhnya tidak sehat saat ini. “Apakah semuanya bukan ilusi? Ini bukan kabut ilusi yang kamu ciptakan bukan?”


“Bodoh! Aku tidak memiliki kemampuan setinggi itu! semuanya nyata. Sekarang aku ingat siapa pria itu …” Naga kabut berkedip dan tubuhnya sedikit tenggelam lebih dalam dan menyisakan kepalanya di permukaan air laut.


“Oh, siapa dia?”

__ADS_1


“Dewa Pencipta Dunia Langit,” jawabnya pelan. “Kura-kura besar yang tadi itu juga binatang roh Alam Para Dewa, Zhifang.”


“…” Naga hitam roh kuno langsung pusing saat ini. Untung saja dia tidak ikut campur sebelumnya.


__ADS_2