
Di saat Fu Chan Yin dan Mao bertarung, dia jenderal lainya yaitu Tan dan Shui juga bertarung dengan yang lain. Bahkan Ying tak terkecuali.
Jenderal besar itu melawan Ye Jue yang terkenal sebagai Dewa Welas Asih. Ying tidak tahu banyak tentang Ye Jue. Tapi dia masih tahu perbedaan kekuatan iblis Alam Neraka dan para dewa-dewi.
Namun meskipun demikian, Ying tidak ingin menyerah. "Ini pertama kalinya aku melawan seorang dewa secara langsung."
Ye Jue tersenyum lembut seperti biasanya. Pakaian serba putihnya tampak tidak ternoda sama sekali. "Mari kita mulai. Aku sudah lama tidak menyapa seorang teman," ucapnya.
Ying mendengus. Dia segera menyerang Ye Jue dengan sekuat tenaga tanpa belas kasihan sama sekali. Keduanya bertarung dengan penuh semangat hingga berbagai energi spiritual bercampur di udara dan saling bertabrakan. Jika Ying melawan Ye Jue dan Fu Chan Yin melawan Mao, maka sisanya mengepung Tan serta Shui.
Keempat makhluk suci ilahi kuno tidak kalah kuatnya meski berbeda ras. Sayangnya Whitely dan Bluewy tak bisa menunjukkan wujud aslinya sebagai binatang suci ilahi. Terlalu mencolok.
Sedangkan Blacky dan Reddish sudah menggunakan wujud asli mereka sebagai merak dan ular hitam bertanduk. Pertarungan sangat sengit di mana-mana.
Beberapa kultivator senior yang telah mempersiapkan semuanya dengan matang. Ribuan pasukan Alam Neraka perlahan-lahan dikepung dari segala arah.
"Jangan lupa tujuan kita yang lebih utama." Shui memperingatkan Tan yang ada tak jauh di sampingnya.
Tan tentu saja mengerti. Namun dia tidak menyangka jika kekuatan manusia Dunia Langit cukup kuat. Bahkan mereka tak bisa melawan dengan gegabah. Meski hanya berada di tingkat ranah kekosongan, namun mereka berpengalaman.
Lihatlah Mao yang kesulitan melawan Fu Chan Yin sebagai mantan pewaris esensi delapan dewa-dewi. Tampaknya pengalaman bertarung Fu Chan Yin lebih banyak.
"Tampaknya akan memakan banyak waktu untuk menaklukkan Dunia Langit. Kita bahkan belum bisa menguasai separuh dari dunia ini." Tan menggelengkan kepala.
"Buat keributan saja dan hancurkan. Bukankah ini tujuan kita?" Shui tampak tidak sabar.
Ying masih bertarung dengan Ye Jue. Belum lagi ada Wuming dan Yamla sebagai penjaga gelap Ming Zise. Alam Para Dewa sedang dalam masa pertarungan panas. Istana Langit bahkan lebih mesum lagi. Beberapa dari pasukan Alam Neraka hangus disambar petir.
Sekarang tidak tahu kejutan apa yang akan menimpa mereka di Dunia Langit. Menurut Ning Siyu, fokus mereka hanya untuk meratakan Dunia Langit. Untuk Dunia Bawah dan Dunia Hantu tampaknya tak terlalu diperhatikan.
Bukan karena kedua dunia itu tidak bagus atau terlalu jelek, tapi keamanannya sangat bagus. Dunia Hantu dijaga oleh orang-orang dari Alam Kejiwaan, tempat di mana orang-orang mati berkumpul sebelum menyerang ke jalan reinkarnasi.
__ADS_1
Sedangkan Dunia Bawah berbagi menjadi wilayah gelap dan wilayah cahaya. Para iblis dan malaikat berkumpul di sana. Ini tempat suci yang bahkan mustahil untuk diperangi.
Meski demikian, Ning Siyu sudah memiliki pengaturannya sendiri tentang masalah ini. Tugas mereka hanya mengacaukannya saja.
Tanpa diduga, kurang dari satu batang dupa, Han Yuye turun dari Alam Para Dewa dan mematahkan pilar cahaya kemerahan yang menembus inti Dunia Langit.
Keagungan Han Yuye membuat semua energi spiritual di Dunia Langit seolah-olah dalam kendalinya.
Ying melihat pilar cahaya kemerahan mulai meredup. Lalu memukul tanah sekuat tenaga.
"Tak ada gunanya!" Ying sangat sombong. Dia melolong ke langit. Suara lolongannya bisa didengar hingga enam negeri Dunia Langit. Sangat kuat.
"Han Yuye, akhirnya kamu datang," kata Ye Jue.
Han Yuye berdiri di samping Ye Jue. "Maaf, aku terlambat."
Pilar cahaya kemerahan tak bisa dihilangkan sepenuhnya. Lolongan Ying adalah simbol panggilan kepala semua serigala yang ada di Dunia Langit. Setelah dia memukul tanah, retakan. Meski tidak berdampak besar, kenyataan Ying mencari inti dari Dunia Langit.
Shui terbang cukup tinggi dan menggunakan sayapnya yang setajam pisau untuk membunuh beberapa prajurit Dunia Langit. Dia lebih diuntungkan karena menyerang dari udara.
Namun siapa tahu, Bluewy tak punya pilihan lain selain berubah menjadi phoenix es dan melawannya di langit.
"Ternyata kamu adalah phoenix! Sial!" Shui menghadapi dinginnya suhu di sekitar semenjak Bluewy berubah menjadi phoenix es.
Bukan hanya itu, Whitely juga berubah menjadi naga dan membantu Bluewy. Sedangkan Reddish dan Blacky melawan Tan. Fu Chan Yin masih sibuk dengan Mao.
Dan sisanya hanya melawan beberapa jenderal tingkat rendah yang sebenarnya cukup merepotkan untuk diurus.
Perang kedua belah pihak sama-sama kuat. Karena pilar cahaya merah yang menembus inti Dunia Langit melemah, kultivasi pasukan Alam Neraka sedikit ditekan.
Tanpa terasa, perang di Dunia Langit telah terjadi hingga tujuh hari dan tujuh malam ....
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di hari kedelapan, baik pasukan Alam Neraka dan Dunia Langit sama-sama kelelahan. Fu Chan Yin sebenarnya sudah mengalahkan Mao. Karena Mao telah tewas di tangannya, Tan dan Shui sangat marah hingga menyerang Fu Chan Yin secara bersamaan.
Jadi pertarungan satu lawan satu kini berubah menjadi pertarungan kelompok.
Keempat makhluk suci ilahi kuno jelas kuat. Apa lagi saat ada Fu Chan Yin sebagai tuan mereka, ikatannya makin erat. Tan dan Shui sangat kewalahan oleh mereka.
"Aku tidak menyadari jika kamu adalah tuan dari keempat makhluk ini! Kultivator macam apa kamu ini?!" Tan sangat terkejut saat tahu jika keempat makhluk suci ilahi kuno bisa sembuh dengan cepat setiap kali
Tiba-tiba, terdengar gemuruh di langit berawan gelap. Mereka semua menatap langit yang tampak agak tidak normal. Bahkan Han Yuye sendiri terkejut.
"Apa yang terjadi?" Ye Jue penasaran.
Han Yuye sedikit bingung setelah merasakan ada yang salah dengan energi spiritual di udara. Energi spiritual ini tampaknya berbeda-beda. Tampaknya akan muncul di udara.
Mungkinkah ada gerbang dunia yang akan terbuka?
Namun tanpa diduga, di pegunungan mati saat ini, Jin Long yang telah hibernasi selama beberapa tahun akhirnya membuka matanya. Naga emas raksasa itu keluar dari sarangnya dan bergegas ke langit dengan cepat, lalu menghilang di balik awan gelap.
Saat muncul lagi, dia sudah berada di atas Negeri Alam Baka. Suaranya menggelegar di langit. Sangat agung.
Pasukan Alam Neraka sempat berhenti bertarung dan melihat ke langit. Tak terkecuali Tan, Shui dan Ying. Naga emas raksasa memiliki energi spiritual yang sangat kayak.
"Binatang suci purba? ini naga purba!" Tanpa sadar, Shui mengecilkan lehernya. Di hadapan sang naga, burung bukan apa-apa. Bahkan jika dia sendiri adalah ras Alam Neraka.
Kedatangan Jin Long jelas mengejutkan. Tapi tidak bagi Fu Chan Yin yang pada dasarnya sudah memberi tahu naga itu.
Jin Long yang sangat besar dan panjang itu akhirnya mengembuskan api panasnya ke arah pasukan Alam Neraka. Bau daging terbakar yang aneh segera tercium.
"Tidak berguna!" Ying menatap Jin Long yang sangat agung. "Hanya naga dengan kekuatan rendah! Jika berani, lawan aku!"
__ADS_1
Jin Long mendengar itu dan akhirnya tertawa. Tawanya menggelegar di langit. "Jangan samakan aku denganmu, serigala kecil. Bahkan jika kamu berasal dari Alam Neraka, aku adalah penguasa para binatang! Serigala sepertimu ingin melawanku? Cobalah!"