Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Membongkar Kepalsuannya (2)


__ADS_3

"Jangan salah, aku sudah lapar sejak lama dan mengikuti yang lain ke sini hanya berpikir ada sesuatu yang bisa kumakan. Aku tidak ada hubungan dengan masalah ini sama sekali." Xiu Jimei meluruskan dirinya.


"..." Kaisar Shui tidak menduga jika Xiu Jimei lapar saat ini. Pergilah ke istana dan minta makan bukan?


Dia tidak tahu bahwa orang-orang kuat memiliki pemikiran yang tidak terduga. Kaisar Shui bukan orang yang pelit, negaranya makmur selama ini dan jarang terjadi kekeringan. Dia segera meminta salah satu kasimnya untuk pergi ke dapur istana dan menyiapkan berbagai hidangan untuk Xiu Jimei.


Sementara saat ini, masalah Zhongkui juga harus diselesaikan.


Zhongkui merasa situasinya sudah tidak benar saat ini. ia berkeringat dingin diam-diam, berpikir keras apa yang harus dilakukan. Bagaimana pun juga, ia tidak bisa ketahuan sebagai penyihir. Jika ini terekspos sekarang, ia khawatir klan penyihir akan membunuhnya di tempat.


*


Sementara itu di sisi lain, Luo Chan menunggu kabar dua bawahannya yang ditugaskan untuk menghalangi perjalanan kelompok Elder Chi. Tapi semenjak kelompok Elder Chi tiba di gerbang kota, Luo Chan terkejut, bingung dan bertanya-tanya.


Bagaimana mereka bisa tiba begitu cepat? Apakah ada binatang roh terbang yang sengaja disewa?


Apapun itu alasannya, Luo Chan merasakan firasat buruk saat melihat Xiu Jimei dan Xiu Jikai. Keduanya bukan hanya cantik dan tampan, tapi juga memiliki lapisan energi spiritual yang kaya. Sekilas, Luo Chan serakah dan ingin mengorbankan keduanya untuk kepentingan klan.


Tapi sebelum itu, ia harus tahu apa yang terjadi dengan dua bawahannya. Ia tahu jika dua bawahannya masih hidup. Lampu jiwa di tangannya tidak pecah ataupun retak. Hidup keduanya tidak berada dalam bahaya. Lalu ke mana dua orang bodoh ini pergi?


Sebelum Luo Chan bisa menggerutu diam-diam, akhirnya dua bawahannya kembali dengan ekspresi memalukan. Keduanya bukan hanya kehilangan pakaian karena terkoyak oleh binatang buas, tapi juga memakai rok rumput ilalang.


Luo Chan ingin muntah darah saat melihat keduanya. Apa yang tidak dia mengerti saat melihat keduanya berpenampilan seperti itu.


“Tuan.” Keduanya menahan malu.

__ADS_1


“Tidak berguna! Apakah kalian tidak bisa menahan mereka sedikit pun? Lihat seperti apa menampilkan kalian saat ini? Benar-benar memalukan!” Luo Chan menegur keduanya. Ia tidak berani bicara terlalu keras, khawatir ada orang lain yang tak sengaja lewat.


Dua bawahan Luo Chan menunduk malu dan menceritakan apa yang terjadi sebelumnya. Luo Chan teringat dengan penampilan Xiu Jimei dan Xiu Jikai sebelumnya. Ia lebih yakin jika semua ini ada hubungannya dengan dua orang itu.


Luo Chan menggertakkan gigi, ingin membuang dua bawahan yang tidak berguna itu. Namun dia harus mengakui jika si kembar itu lebih kuat daripada bawahannya jadi wajar jika tidak bisa mengalahkannya sama sekali.


Sekarang ia khawatir jika Zhongkui tak bisa bertahan lagi di istana. Ia harus menjemputnya.


Tak lama kemudian, Luo Chan menerima pesan dari sihir kupu-kupu kertas yang dibuatnya. Kupu-kupu kertas putih mendarat di jari-jari Luo Chan, seolah-olah memperlihatkan apa yang baru saja dilihatnya. Sebagai penyihir, tidak sulit baginya untuk berbuat curang dalam kegelapan.


Ternyata Zhongkui sudah dicurigai sebagai penyihir saat ini. Yan Chan yang dikatakan sudah mati oleh Zhongkui ternyata masih hidup saat ini. suasana hati Luo Chan semakin buruk.


“Tidak berguna!” geramnya. Ia segera menghilang dari sana hanya untuk menjemput Zhongkui lebih dulu.


Siapa yang tahu Zhongkui ini telah mengacaukan rencana klan penyihir. Bukan hanya gagal meyakinkan Kaisar Shui tapi juga membocorkan rahasia klan penyihir. Zhongkui memberi tahu kelompok Elder Chi sebelumnya tentang sesuatu yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Sungguh bodoh!


Dua bawahan Luo Chan yang tidak dihukum akhirnya menghela napas lega dan segera menghilang dari tempatnya. Keduanya harus mencari pakaian lain.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kaisar Shui menjamu Xiu Jimei dan Xiu Jikai di ruang makan istana kekaisaran. Dia tidak bisa lalai. Semua masakan spesial istana dikeluarkan semua hingga hal tersebut menyebar ke halaman belakang.


Para selir penasaran dengan tamu yang dianggap penting oleh Kaisar Shui. Bahkan ratu, tak terkecuali. Tapi tidak ada yang berani menanyakan atau mencari tahu tentang dua tamu penting itu. namun menurut pelayan yang memang sengaja mencari tahu diam-diam, akhirnya melapor ke ratu.


Dua tamu yang datang ke istana berasal dari alam yang lebih tinggi atau Dunia Langit. Tidak heran Kaisar Shui akan menjamu mereka dan melupakan etiket yang berlaku. Alam yang lebih tinggi jelas bukan sesuatu yang bisa disentuh oleh kultivator kecil seperti mereka. Karena itu, ratu juga tidak berani muncul agar tidak menimbulkan masalah.

__ADS_1


Bukan pertama kalinya Xiu Jimei makan di alam sekuler. Sebelumnya saat ujian spiritual gabungan, dia juga makan makanan alam sekuler. Hanya saja pada waktu itu dia tidak terlalu memerhatikannya.


Sekarang berbagai jenis hidangan disajikan. Untuk beberapa saat, Xiu Jimei mencobanya satu persatu. Walaupun rasa makanannya tidak seenak makanan di alam sekunder atau masakannya sendiri, rasanya tidak buruk.


"Nona Xiu, apakah kamu bisa menebak apa yang direncakan oleh Zhongkui? Jika dia adalah penyihir, maka Negara Shui kami tidak akan mentolerir nya. Bagaimana pun juga, klan penyihir telah melakukan banyak kejahatan di masa lalu. Bahkan sampai hari ini saja, kami tidak berdamai dengan mereka."


Kaisar Shui yang duduk di kursi utama juga makan sedikit demi sedikit, tapi dia tidak lapar. Ia hanya terkejut karena Xiu Jimei lebih suka makan nasi ketimbang pil kenyang.


Di saat mereka sedang menikmati makanan, tiba-tiba saja terdengar kekacauan di ruangan lain. Kaisar Shui mengerutkan kening, merasa ada yang tidak beres. Tak lama kemudian, penjaga gelap segera muncul dan melaporkan semuanya.


Kaisar Shui marah hingga wajahnya sedikit merah.


"Dia dibawa kabur?! Siapa yang berani membawa orang di Istana Kekaisaran Shui ku?" Kaisar Shui yang marah merasa jika dirinya sebagai kaisar tidak lagi dihormati.


"Yang Mulia Kaisar, orang yang membawanya kabur masih seorang wanita berjubah hitam. Kami tidak bisa melihat wajahnya tapi kultivasinya tidak kecil. Kami tidak bisa mengalahkannya." Salah satu penjaga gelap berlutut dengan satu kami dan menunduk, merasa sangat bersalah.


"Seorang wanita?" Kaisar Shui sepertinya sedang memikirkan sesuatu.


Xiu Jimei yang sedang makan paha ayam goreng langsung berkata. "Mungkin wanita itu adalah Luo Chan yang dikatakan oleh Elder Chi. Wanita itu juga menyerang kami saat diperjalanan sebelumnya."


"Luo Chan! Aku tahu dia!" Kaisar hampir saja menggebrak meja makan. Dia menggertakkan gigi, penuh kebencian.


Luo Chan terkenal di klan penyihir serta di kalangan kultivator lainnya. Dikatakan bahwa dia cantik tapi tidak banyak yang tahu bahwa mata wanita itu mampu menghipnotis orang. Luo Chan ini adalah wanita berbahaya.


Namun sepertinya Xiu Jimei tidak merasa Luo Chan istimewa sama sekali. "Apakah dia sangat kuat?" tanyanya sedikit aneh.

__ADS_1


__ADS_2