Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Suara Misterius dan Kemunculan Jin Long


__ADS_3

Ming Zise memperhatikan penampilan Yan Yujie yang sekarang dan mengingat penampilan lamanya. Saat ini, sosok Yan Yujie mungkin sedikit berbeda dan bisa menarik perhatian kultivator lain. Terutama mereka yang mengenal tanda raja hantu. Bukankah konyol jika raja hantu mengikuti ujian bakat spiritual gabungan?


"Jiwa raja hantu tahu segalanya. Bukankah setelah penyatuan jiwa, kamu harus mewarisi bakatnya juga?" Pria itu bertanya lebih dulu untuk memastikan.


"Benar. Tapi semua kultivasi nya tidak ada teknik untuk menyamarkan penampilan. Semuanya hanya teknik untuk membunuh saja." Yan Yujie mendesah tidak berdaya dan agak kesal saat mengingat semua teknik kultivator jiwa raja hantu.


Yan Yujie tidak suka membunuh kecuali dalam bahaya dan terdesak. Tapi jiwa raja hantu ini mesum, semuanya teknik membunuh lawan dan menyembuhkan luka pada tubuh sendiri.


Ming Zise melihatnya sedikit frustasi, akhirnya memberi nya kesempatan untuk belajar. Tapi ini tidak mudah. Ming Zise tidak tahu banyak tentang teknik kultivasi manusia langit. Dia hanya memiliki jurus-jurus kultivasi dewa.


Meski begitu, bukan berarti dia tidak tahu tentang teknik kultivasi orang-orang di Dunia Langit.


"Ada satu teknik yang cocok untuk menyamarkan penampilan tanpa perlu takut kultivator dari ranah tertentu mengetahuinya. Sayangnya teknik ini agak sulit. Apakah kamu ingin belajar?"


Yan Yujie mengangguk tanpa berpikir lebih panjang. "Belajar saja dan ajari aku nanti."


Ming Zise mengangguk ringan. "Kalau begitu tunggu besok. Malam ini istirahat lebih dulu setelah makan malam."


Mereka semua malam malam dengan berbagai topik untuk menghangatkan suasana.


Tanpa diketahui, air yang berada di dalam gelas transparan sedikit bergerak. Awalnya gerakan itu kecil dan sama sekali tidak terada apa-apa. Tapi anak beruang roh kuno yang berada di samping Yan Yujie langsung mengeluarkan bunyi nyaring seolah-olah ketakutan.


"Beruang kecil, ada apa denganmu?" Yan Yujie mengerutkan kening dan mengambil anak beruang putih roh kuno, lalu membiarkannya duduk di pangkuan.


Tapi anak beruang putih roh kuno tampak gelisah. Yang lainnya juga kebingungan.


"Mungkinkah dia salah makan sesuatu dan sakit perut?" Wang Xuyue menebak.


"Kurasa tidak." Jia Lishan menggelengkan kepala. "Dia makan seperti biasa. Jika dia tidak mau, dia tidak akan memakannya bukan?"


"Yah, memang," gumam Xuan Xing setuju diam-diam.


Xiu Jimei baru saja menelan potongan udang kukus terakhir. Lalu mengerutkan kening. Dia dan Xiu Jikai saling melirik untuk sementara waktu. Rasanya seperti ada yang aneh?

__ADS_1


Lalu guncangan yang lebih kuat datang. Air dalam gelas kini menimbulkan gelombang lagi. Kali ini lebih jelas. Pada akhirnya, mereka juga merasakan guncangan.


"Apa ini? Dunia bergoyang?" Yan Yujie terkejut dan memeluk anak beruang putih roh kuno.


"Gempa bumi," jawab Xiu Jimei. "Cepat keluar dari sini!"


Goncangan semakin besar sehingga mereka semua langsung keluar dari penginapan sebelum bangunan tersebut roboh. Anak beruang putih roh kuno terlihat ketakutan dan menyembunyikan kepalanya di lengan Yan Yujie.


Mereka pergi ke halaman belakang. Guncangan gempa semakin besar sehingga beberapa pohon tumbang dan tanah terbelah.


Lalu tak lama setelah itu, suara raungan menggema di langit. Raungan itu terdengar tiga kali sebelum akhirnya menghilang dan gempa bumi juga berhenti.


"Suara apa itu tadi? Apakah naga di bawah tanah?" celetuk Wang Xuyue.


Xuan Xing tidak setuju. "Jangan bicara sembarangan. Jelas suaranya bukan naga. Ini seperti binatang lain."


Mereka terdiam setelah gempa berakhir, masih belum yakin apa yang sedang terjadi. Malam ini, semuanya tampak mencekam. Beberapa kultivator sepertimu sedang mencari tahu apa yang terjadi.


Penginapan di depan mereka roboh sejak lama dan tidak bisa ditinggali lagi. Mau tidak mau, mereka mencari tempat lain untuk beristirahat malam ini.


Dunia Langit tidak mungkin menyembunyikan makhluk seperti itu.


"Yamla, Wuming," panggilnya.


Wuming segera muncul dari kegelapan dengan Yamla berwujud seekor ulat putih kecil di melingkar di lehernya.


"Kami siap menerima perintah, Tuan."


Ming Zise mengerutkan kening. "Cari tahu apa yang terjadi dan uji kedalaman tanah Dunia Langit. Jika ada sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan."


"Ya!" Wuming dan Yamla menjawab serempak. Keduanya langsung menghilang.


Xiu Jimei menghampiri Ming Zise. "Guru, apakah ini ramalan yang kemungkinan besar menjadi kekhawatiran Shin Yalong? Jika bukan kematian, berarti bencana?"

__ADS_1


"Guru belum tahu tentang ini. Kemungkinan besar, besok ujian akan ditangguhkan."


Malam ini, mereka tidak bisa tidur nyenyak ....


......................


Di pegunungan mati, ketika raungan misterius menggema di langit dan hampir membuat enam negeri bertanya-tanya, naga emas—Jin Long membuka matanya.


Lingkaran totem di anak pegunungan keseratus menyala terang dan sosok raksasa Jin Long keluar dari lingkaran totem, melayang ke langit malam yang gelap.


Cahaya keemasan pada tubuhnya seperti lampu yang bersinar terang. Dia meraung ke langit dan meninggalkan pegunungan mati tanpa mengucapkan sepatah kata pun.


Kemunculan Jin Long di langit membuat semua orang terkejut. Masalahnya, Jin Long dianggap legenda oleh semua kultivator dan kemunculannya kemungkinan sangat kecil di dunia ini. Tapi malam ini, mereka menyaksikan sosok Jin Long melayang di langit menuju ibu kota kekaisaran Negeri Atas.


"Apakah aku tidak salah? Aku baru saja melihat naga sungguhan? Naga legenda?!" Salah satu kultivator menengadah, menatap cahaya keemasan dari tubuh Jin Long.


"Benar. Ini bukan mimpi!" Temannya mengangguk bodoh.


Selama hidup kurang dari seratus tahun, dia akhirnya melihat naga legenda yang sesungguhnya. Ternyata masih hidup sampai sekarang.


Jin Long tidak peduli tentang orang-orang yang melihatnya di bawah sana. Dia hanya fokus terbang menuju ke satu titik untuk menemukan seseorang. Raungan misterius yang terjadi saat gempa bukan masalah kecil. Dia harus mengambil tindakan pencegahan.


Setibanya di ibubkota Kekaisaran Negeri Atas, Jin Long meraung lagi ke langit dan menukik tajam ke bawah. Tubuhnya menjadi cahaya keemasan, semakin mengecil dan akhirnya menghilang begitu saja.


Semua orang tidak tahu apa yang sedang terjadi saat ini. Ke mana perginya naga emas legendaris itu?


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Keesokan paginya, seperti yang diharapkan Ming Zise, ujian bakat spiritual gabungan ditangguhkan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Semua murid meminta untuk menunggu selama seminggu lagi untuk mendapatkan keputusan dari yang di atas.


Di salah satu penginapan, kelompok Xiu Jimei masih menunggu informasi tentang kejadian semalam. Termasuk alasan Jin Long tiba-tiba meninggal pegunungan mati dan pergi ke ibu kota kekaisaran.


"Naga jelek, apakah kamu sengaja pamer tentang keberadaanmu saat ini? Tidak khawatir diburu kultivator lain?" tanya Xiu Jimei seraya menyentil kepala kecil Jin Long.

__ADS_1


Naga itu kini berwujud seukuran ular kecil yang melingkar di atas meja.


__ADS_2