
Ras iblis neraka tidak serius melawan mereka. Ming Zise tidak bisa tinggal di sini lebih lama dan ingin kembali ke Alam Para Dewa. Dia merasakan kehadiran Yamla di Alam Para Dewa. Entah itu Xiu Jimei yang datang ke sini atau hanya Yamla saja, dia harus memastikan.
Jika Xiu Jimei ada di sini, iblis neraka mungkin akan segera menemukannya demi mengambil esensi delapan dewa-dewi.
Ming Zise belum mendapatkan berita jika saat ini, Xiu Jimei sedang berada di Istana Ning Siyu berada ....
Pertama kali berhadapan dengan Ning Siyu, Xiu Jimei tidak terlalu serius bertarung dengannya. Tapi Ning Siyu ini memiliki banyak serangan diam-diam yang membuatnya harus mengeluarkan pedang naga esnya.
Pertarungan keduanya berada di luar istana dan hampir menimbulkan kerusakan di sekitar. Hal ini menarik banyak perhatian dewa-dewi lainnya.
Ning Siyu sepertinya sangat marah dan membenci Xiu Jimei saat ini. Citra lembutnya sebagai Dewi Kecantikan tidak lagi terlihat. Hanya ada dendam di matanya. Seolah-olah Ning Siyu sangat ingin membunuh Xiu Jimei detik itu juga.
Entah apa yang membuat pertarungan itu terjadi. Namun yang pasti, Ning Siyu sudah menyukai Ming Zise sejak lama. Dan semuanya terprovokasi karena masalah pria itu.
"Hanya gadis dari dunia rendahan. Kamu bahkan memiliki angan-angan untuk menikah dengan Ming Zise? Mimpi!" Ning Siyu menyerang Xiu Jimei tanpa berperasaan. Energi spiritual dewanya berulang kali mencoba melumpuhkan Xiu Jimei.
“Kami hanya berjodoh,” kata gadis itu.
Mata Ning Siyu memerah dan dia sangat ingin memotong Xiu Jimei menjadi beberapa bagian.
__ADS_1
“Aku menyukainya sejak pertama kali bertemu. Dan aku sudah berjuang untuknya. Tapi dia tidak pernah memandangku. Tapi meski begitu, aku tidak rela jika dia memiliki jodoh dari dunia yang lebih rendah,” jelasnya dingin.
Xiu Jimei menyeringai. “Lalu di mana kamu cocok untuknya? Kamu bahkan menyalahgunakan kekuatanmu untuk merusak banyak wanita yang lebih baik darimu. Apakah ini yang seharusnya dilakukan oleh seorang dewi?”
“Kamu—!” Ning Siyu benci sampai mati. Gadis itu bahkan tahu tentang hal ini, sungguh tidak mudah untuk dihadapi.
Pada kesempatan lain, Xiu Jimei sengaja menerima serangan Ning Siyu dan energi spiritual dewanya. Alis gadis itu berkerut. Kenapa energi spiritual yang dilontarkan Ning Siyu padanya terasa tidak asing?
Yamla yang ada di bahunya tak bisa menahan diri untuk bertanya. "Putri Xiu, apakah ada sesuatu yang salah?"
"Tidak apa-apa. Hanya sedikit aneh saja," gumamnya.
Energi spiritual yang dimiliki Ning Siyu memiliki persamaan dengan dua ras iblis neraka yang menyerangnya di penginapan. Mungkinkah apa yang ditebak dewa lainnya benar jika Ning Siyu adalah mata-mata Alam Neraka?
Saat ini Ning Siyu tidak bisa menggunakan cermin langitnya. Dia hanya bisa mengendalikan kemampuannya yang lain.
Xiu Jimei membaca mantra dan pedang naga es di tangannya segera menguarkan elemen es yang langsung membuat sekitarnya diselimuti hawa dingin, langit langsung diselimuti awan gelap dan salju turun.
Meski Xiu Jimei sensitif terhadap hawa dingin dan energi Yin, dia tidak bisa selamanya terus menghindari kondisi tersebut.
__ADS_1
Suhu dingin dan energi Yin mungkin menjadi kelemahan tubuhnya. Tapi sebagai kultivator, Xiu Jimei bisa menghangatkan tubuhnya beberapa kali.
"Ning Siyu, tahukah kamu saat ini? Penampilanmu begitu menyedihkan." Xiu Jimei memprovokasi secara sengaja dan ingin tahu apa saja yang dirahasiakan pihak lain.
Ning Siyu yang telah dibutakan oleh kemarahan menembak Xiu Jimei dengan bola spiritual dewa. "Benar-benar mencari kematian! Bahkan jika kamu mati di tanganku, aku tidak akan menyesal jika Ming Zise menyalahkanku!"
Selama Xiu Jimei mati, Ming Zise mungkin akan sangat marah. Tapi Ming Zise adalah mantan dewa tertinggi dns emosinya sangat baik. Dia yakin tidak akan melakukan sesuatu yang gila hanya demi seorang wanita.
Perlahan, Ming Zise pasti akan melupakannya dan takdir Dewa Jodoh akhirnya hilang. Setelah itu, Ning Siyu hanya perlu memperbarui takdir jodoh Ming Zise lagi. Dan itu harus namanya.
Ning Siyu memiliki angan-angan dan saat ini dia yakin bisa menghancurkan Xiu Jimei—seorang kultivator Dunia Langit yang bahkan tidak bisa naik ke puncak.
Xiu Jimei terkekeh. "Benar-benar sombong," gumamnya. Dia langsung memblokir serangan energi spiritual dewa Ning Siyu dengan pedang naga esnya.
Tapi meskipun begitu, dia masih mundur sedikit akibat dorongan aura yang luar biasa.
Kali ini, Xiu Jimei segera menggunakan esensi delapan dewa-dewi untuk melawannya. Ning Siyu sepertinya merasakan energi yang sangat murni itu dan matanya diam-diam memancarkan keserakahan.
Selandia dia bisa menggali esensi delapan dewa-dewi itu dari tubuh Xiu Jimei, dirinya akan menjadi yang paling mulia di Alam Para Dewa.
__ADS_1
Sebelum membunuh Xiu Jimei, dia harus menggali energi itu lebih dulu dan menelannya.
"Semuanya adalah milikku!" gumamnya.