
Xiu Jimei juga berpikir sejenak. Tampaknya dia harus mencari tahu situasi lebih dulu tanpa harus memasuki istana. Melihat awan gelap yang bergemuruh di atas langit itu, ia menyipitkan mata—berpikir keras.
Setelah berpikir singkat, sepertinya dia mulai memikirkan cara yang lebih aman. Dia langsung meminta Bluewy untuk menjadi burung biru kecil, sebesar burung pipit. Kemudian memintanya untuk melihat ke dalam istana.
"Apa yang harus ku cari tahu?" tanya Bluewy yang sudah menjadi burung kecil yang tidak mencolok.
"Cari, apakah pemimpin klan penyihir ada di dalam atau tidak? Pria atau wanita? Jika perlu, cari tahu sesuatu yang penting, mungkin akan berguna sebelum kita masuk nanti," jawab Xiu Jimei santai.
Bluewy berkicau ringan dan akhirnya terbang melewati pagar istana dengan aman. Salah satu serigala hitam roh tampak melihat burung biru itu tapi tidak terlalu banyak berpikir. Sama-sama binatang, apa yang harus dikhawatirkan?
Bluewy adalah binatang roh suci ilahi kuno. Tidak mungkin dibandingkan dengan binatang roh biasa. Setelah memasuki halaman istana dengan lancar, Bluewy bertingkah layaknya burung biasa, berkicau dan bertengger di pohon rindang. Tanpa diduga, ternyata ada dua penjaga bayangan di sana.
Penjaga bayangan itu terlihat bersantai tapi tidak mengendurkan kewaspadaannya. Keduanya mengobrol pelan untuk menghilangkan kebosanan. Melihat burung biru kecil yang berkicau ringan seraya menyisir bulu-bulu indahnya dengan paruh, keduanya tidak merasa ada yang aneh.
“Bukankah kali ini ratu memiliki wajah putih kecil yang baru lagi? Kenapa aku belum melihatnya?” ujar salah satu dari penjaga gelap itu.
Rekannya terlihat mengerutkan kening. Ekspresi di balik topengnya tidak tahu seperti apa. “Sepertinya hari ini akan sampai.”
Ratu klan penyihir memiliki hobi yang tidak biasa. Menyukai para pria cantik, berwajah putih kecil dan terlihat tidak berdaya. Pria-pria seperti ini sungguh bernasib sial ketika dilirik ratu mereka. Tidak ada satu pun pria yang akan berhasil kabur jika sudah tersihir olehnya.
Kebiasaan ratu ini sudah dianggap biasa oleh rakyatnya. Tidak heran jika ada seseorang yang ingin meminta bantuan pada ratu, mereka akan menawari pria cantik yang masih segar, muda dan terlihat lemah sebagai bayarannya.
"Aku penasaran, pria seperti apa lagi yang kini akan dikirim."
"Seharusnya tidak berbeda jauh seperti sebelumnya."
Bluewy yang berwujud burung biru kecil sesekali akan berkicau dan melompat kecil di antara dahan lalu terbang menjauh. Lebih tepatnya, dia pergi untuk melihat ke dalam istana.
__ADS_1
Menurut perkataan dua penjaga gelap itu, ratu klan penyihir sepertinya memiliki kebiasaan menyukai pria-pria cantik. Jadi dia segera terbang dengan hati-hati menuju berbagai ruangan untuk mencari tahu.
Bluewy sensitif dengan aroma parfum wanita. Dia mengepakkan sayap tanpa mengeluarkan suara, mencari tempat yang bagus untuk bersembunyi. Tak lama setelah ia sembunyi, seorang wanita muda bergaun agak seksi memasuki ruangan. Ada beberapa pelayan gang mengikutinya dengan penuh kesopanan.
"Apakah mereka belum datang?" tanya Lin Yue, ratu muda klan penyihir yang terlihat sangat cantik dan tampak sombong pada pandangan pertama.
Salah satu pelayan kepercayaannya menggelengkan kepala. "Belum, Ratu."
Lin Yue tampak tidak puas. Dia sudah berdandan cantik hari ini dan bahan mengecat kukunya. Dia tidak tahu apakah pria berwajah putih kecil yang dibawa orang-orangnya akan menarik perhatiannya atau tidak.
Setidaknya, Lin Yue menunggu selama setengah batang dupa. Akhirnya ada pergerakan dari luar. Segera, pengawal istana yang dipercayakan untuk membawa pria cantik itu datang dengan beberapa orang dari rombongannya. Mereka membawa sangkar besar yang ditutupi kain hitam.
Di balik kegelapan, Bluewy yang menyamar menjadi burung kecil memperhatikan dengan baik. Ia merasakan napas seseorang dari dalam sangkar itu. Ini manusia dengan akar spiritual langka. Hanya saja ...
Bluewy tidak sempat berpikir banyak saat ini. Dia fokus untuk melihat siapa orang di balik sangkar itu.
"Ratu, maafkan atas keterlambatan kami. Ada beberapa kendala di perjalanan dan kami juga harus menghindari kecurigaan," kata pengawal yang memimpin rombongan.
"Lupakan kali ini dan tidak ada lain kali," katanya ringan.
"Ya."
"Bagaimana dengan orangnya?"
"Kami membawanya. Dijamin, Ratu pasti akan menyukainya."
Lin Yue mengerutkan kening, masih bersabar. Saat main hitam yang menutupi sangkar besi dibuka, terdapat seorang pria muda terkurung di dalamnya. Pria muda itu sepertinya masih awal 20 tahunan, seorang kultivator lemah yang tidak bisa berkultivasi karena cacat dantian.
__ADS_1
Ada rantai yang membelenggu leher dan kedua tangannya. Sungguh, diperlakukan seperti tahanan.
Belum lagi Lin Yue yang melihat pria cantik itu, jantungnya berdebar. Benar-benar tampan, lebih dari tampan! Ini hanya kecantikan mode pria. Ia akhirnya menunjukkan senyum puas.
Pria muda di dalam sangkar itu bernama Ye Jue, hanya seseorang yang ditemukan pingsan di sebuah desa kecil. Keluarga petani yang menemukannya ingin menjadikan Ye Jue sebagai menantu tapi ditemukan lebih dulu oleh kelompok pengawal istana klan penyihir.
Mau tidak mau, pria cantik itu dibawa kembali dan keluarga petani diberi kompensasi. Saat Ye Jue siuman, dia sudah berada di tempat asing. Belum lagi, dantian nya terluka dan kini dianggap sebagai cacat dantian.
Ye Jue tidak banyak bicara sejak awal. Tapi dari tatapannya, ia sangat tenang dan penuh kasih sayang.
Hanya saja saat Bluewy melihatnya, dia merasa lebih aneh. Orang itu tidak terlihat seperti orang bukan?
Lin Yue tidak melihat ada kelainan apapun selain memperhatikan wajah pria cantik di dalam sangkar.
"Namamu Ye Jue bukan? Mulai hari ini, kamu akan menjadi selir favorit ku. Selama kamu patuh dan melayaniku, nyawamu tetap aman." Lin Yue meminta mereka untuk membuka sangkarnya.
Ye Jue tidak banyak bicara. Dia lemah sekarang, tidak cocok untuk melakukan sesuatu. Dia hanya menatap Lin Yue sejenak dan sudut mulutnya berkedut. Tapi tidak menunjukkan ekspresi apapun selain kelemahan yang nyata.
Di ingin tahu apa saja yang dilakukan kultivator fana di alam sekuler ini. Tiba-tiba saja ia merasakan napas tersembunyi dari pihak asing selain orang-orang Lin Yue. Tanpa sadar, ia menoleh ke arah di mana Bluewy berada.
Bluewy yang menyembunyikan dirinya dengan baik sebagai burung biru kecil pun terkejut diam-diam. Apakah pria muda itu masih bisa tahu keberadaannya? Cacat dantian macam apa ini? Bukankah hanya penyamaran?
"Apa yang kamu lihat?" Lin Yue mengerutkan kening.
Ye Jue memalingkan wajahnya dan menatap Lin Yue dengan senyum lembut. "Tidak apa-apa. Ini pertama kalinya aku melihat istana yang indah."
Lin Yue tersenyum bangga. "Tentu saja. Ini istanaku. Setelah beberapa hari, aku akan melepaskan rantai ini."
__ADS_1
Lin Yue tidak bodoh. Dia hanya ingin melihat apakah pria ini mudah dihadapi atau tidak. Rantai yang membelenggu leher dan kedua tangan Ye Jue dilapisi dengan energi spiritual. Berfungsi untuk melemahkan kekuatan seseorang.
Tapi, apakah Ye Jue merasa rantai ini berfungsi padanya? Tentu saja tidak.