
Ming Zise melihatnya seperti itu, hanya tersenyum penuh arti. Gadis kecilnya ini pecinta uang dan pelit untuk mengeluarkan uang. Orang lain akan berpikir jika Xiu Jimei miskin karena enggan mengeluarkan uang.
Setelah mengambil yang ganti rugi untuk memperbaiki lantai delapan belas yang porak poranda, Yue Ming sekilas melihat Ming Zise. Pria itu sungguh setia mengikuti bintang phoenix nya ke mana-mana. Sungguh cinta yang tidak bisa dimengerti.
Yue Ming mengucapkan beberapa patah kata pad mereka sebelum akhirnya pergi. Masalah ini dirahasiakan untuk tidak membuat gelombang yang tidak perlu. Tapi tetap dilaporkan pada pihak Istana Langit.
Zishu sendiri telah menurunkan perintah untuk menelusuri masalah ini. Pihak mana pun yang terlibat tidak akan ditolerir sama sekali. Bahkan tiga ras hantu yang baru saja berulah terancam gagal dalam ujian kali ini.
Dan mungkin saja tujuan dari kedatangan mereka tidak benar sejak asal.
"Ras hantu lainnya masih mengikuti ujian dengan baik. Dan perwakilan dari Dunia Hantu juga tidak tahu tentang ini. Sepertinya raja hantu bertindak diam-diam dan mengirim tiga ras hantu kepercayaannya untuk membunuh Yan Yujie sejak awal," bisik Panitia ke Ming Zise. Dia baru saja mendapatkan informasinya dari yang di atas.
Ming Zise mengangguk. "Kalau begitu, biarkan ras hantu lainnya melanjutkan ujian dan tidak perlu melibatkan mereka."
"Ya."
Ming Zise membawa kelompok yang dilindungi nya untuk mencari penginapan dan beristirahat lebih dulu. Yamla dan Wuming telah ditugaskan ke Alam Para Dewa untuk mencari tahu.
Saat tiba di lantai delapan tadi, Ming Zise merasakan samar-samar aura Dewa Kegelapan. Dia khawatir jika masalah ini juga berkaitan dengan Dewa Kegelapan.
"Guru, aku ingin pergi mencari kakak sepupu," kata Xiu Jimei.
"Patuh, tetap di sini." Ming Zise tidak mau gadis ini mengalami kecelakaan. "Tidakkah kamu lelah, menghancurkan dinding ilusi bola paralel tidaklah mudah. Istirahatlah," bujuknya.
Xiu Jimei memang sedikit lelah karena untuk menghancurkan dinding ilusi bola paralel tidaklah mudah. Bagaimana pun juga, kekuatan para dewa tidak kecil.
Akhirnya Xiu Jimei menyerah dan istirahat dengan patuh setelah mengisi perutnya dengan beberapa potong apel. Tapi di sisi lain, Xiu Jikai sudah pergi ke Dunia Bawah untuk menyelesaikan sesuatu.
Ming Zise mengetahui kepergiannya tapi tidak menghentikannya. Laki-laki yang tidak banyak bicara itu sebenarnya mampu untuk mengurusnya sendiri. Karena itulah Ming Zise meminta Xiu Jimei untuk istirahat.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Di Dunia Bawah.
Kemunculan Xiu Jikai langsung membuat Mo Yue yang ada di halaman istananya bergegas ke Istana Raja Kegelapan. Dia melihat jika aura Xiu Jikai sedikit suram dan tidak menyenangkan. Mungkin marah.
"Jikai, apakah kamu tidak bahagia hari ini? Kenapa datang ke sini? Apakah ada sesuatu yang bisa kubantu?" tanyanya antusias.
Xiu Jikai mengerutkan kening dan melihat Mo Yue yang memiliki mata berbinar. Berpikir jika gadis rubah merah ekor sembilan itu tidak ada hubungannya, dia mencoba untuk menenangkan diri.
"Tidak apa-apa. Kakak sepupuku dibawa pergi oleh ras hantu. Aku berniat untuk melihat ayahmu dan mendiskusikan sesuatu," jawabnya.
"Ah? Kakak sepupu? Yan Yujie?"
Xiu Jikai mengangguk.
"Dia diculik ras hantu? Kenapa?"
"Sebagai calon raja hantu yang terpilih, dia tentu saja menjadi duri di mata raja hantu saat ini."
Tanpa sadar, Xiu Jikai menegang. Dia ternyata berbicara cukup banyak dengan gadis rubah ini. Informasi seperti ini seharusnya tidak dibicarakan secara terang-terangan. Tapi Mo Yue adalah anak raja kegelapan, seharusnya tidak masalah.
"Yah ..." Xiu Jikai hanya bisa berkompromi.
Keduanya pergi ke aula utama istana dan bertemu dengan raja kegelapan.
"Putra Mahkota, apakah ada masalah?" Raja Kegelapan melihat putrinya juga berjalan berdampingan dengan Xiu Jikai, kepalanya mulai sakit lagi.
Putrinya pasti mengoceh di depan laki-laki itu lagi.
"Kirimkan beberapa ras iblis kepercayaan ke Dunia Hantu untuk mencari orang," jawab Xiu Jikai.
"Siapa yang ingin dicari? Adikmu baik-baik aja kan?"
__ADS_1
Sudut mulut Xiu Jikai berkedut sedikit. "Ini bukan adik bodohku. Tapi kakak sepupuku yang dibawa pergi oleh ras hantu."
"Baiklah. Ini bukan masalah besar." Raja Kegelapan tidak ingin bertanya lebih banyak tapi Mo Yue secara alami memberitahunya.
Seperti yang ditebak Raja Kegelapan, putrinya itu pasti bertele-tele di depan putra mahkota. Pada akhirnya, Raja Kegelapan mengusir Mo Yue ke halaman istana di mana ratunya berada.
Sementara Xiu Jikai sibuk lagi saat ini dan Monyue tidak berani mengganggu. Dia tidak mau dikurung oleh ayahnya di halaman istana yang membosankan itu, jadi mau tidak mau hanya bisa patuh.
Xiu Jikai memimpin beberapa pasukan ras iblis untuk pergi ke Dunia Hantu dan mencari orang yang ditahan oleh raja hantu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Kedatangan ras iblis ke Dunia Hantu langsung membuat Raja Hantu—He Lang marah. Tapi ketimbang marah dan ingin memulai pertarungan, dia lebih mengkhawatirkan kekuatan ras iblis yang dari tahun ke tahun meningkat.
Di bawah kepemimpinan Xiu Jikai sebagai putra mahkota yang dihormati oleh ras iblis lainnya, He Lang tidak memiliki kepercayaan diri tentang ini.
"Di mana kalian menahan Yan Yujie?" tanyanya pada Fan Li, Mi Sai serta Mei Rong yang baru saja menyembunyikan Yan Yujie di suatu tempat.
Mei Rong sedikit menggigil di hatinya saat merasakan tatapan tajam He Lang. "Kami ... Kami menyembunyikan di sebuah gua hantu terlarang yang tidak pernah disentuh oleh siapapun," jelasnya.
He Lang segera pergi ke tempat di mana Yan Yujie ditahan saat ini. Gua hantu terlarang terdapat di lembah yang cukup jauh dari istana dan ada banyak array jebakan di sana. Tidak ada yang berani datang ke sana karena pasti tidak akan bisa keluar lagi jika tidak bisa memecahkan array-nya.
Setibanya He Lang di sana, sosok Yan Yujie berbaring di batu kasar yang sedikit kotor. Gua hantu terlarang cukup luas dan juga banyak ular hantu berbisa di dalamnya.
Ular-ular hantu itu langsung menyerang saat melihat He Lang. Tapi He Lang bisa mengatasinya dengan baik, namun suasana hatinya menjadi dingin.
Semua ular hantu itu tidak menyerang Yan Yujie, justru malah dirinya. Kebenaran bahwa Yan Yujie adalah calon raja hantu yang seharusnya, membuat He Lang cemburu.
"Raja ... Apa yang harus kita lakukan dengannya sekarang? Kami juga tidak bisa kembali ke Dunia Langit setanah insiden ini. Kemungkinan kami juga dikeluarkan dari ujian spiritual gabungan," ujar Mi Sai.
"Tujuan kalian sejak awal ke sana adalah untuk membunuh calon raja hantu. Apakah kalian masih menginginkan ujian itu?!" He Lang mencibir. "Sementara sisanya, lupakan saja. Raja ini tidak akan memedulikannya."
__ADS_1