
Ning Siyu tidak bisa tinggal di sini lebih lama lagi. Dia berniat untuk pergi lebih dulu dan memulihkan penampilannya. Karena Xiu Jimei sudah melihat jika dia memakai topeng, maka tidak ada tempat baginya untuk tetap tinggal di istana.
Bahkan saat ini, beberapa dewa dan dewi juga datang untuk melihat situasi. Untungnya, Dewa Pencipta Alam Para Dewa tidak ada.
Kali ini, pihak lain mengetahui jika Ning Siyu ada hubungannya dengan Alam Neraka. Ning Siyu langsung mengeluarkan batu teleportasi aneh dan memecahkannya. Sebelum menghilang, dia menatap Xiu Jimei dengan kejam.
"Ini belum berakhir! Tunggu pembalasanku!" Ning Siyu seketika menghilang. Auranya benar-benar menghilang di udara.
Mereka menebak jika Ning Siyu melarikan diri dan ketahuan menipu penghuni Alam Para Dewa dengan wajah palsunya. Dewa Pencipta Alam Para Dewa pasti tidak akan tinggal diam.
"Apa aku tidak salah menebak? Wajah Dewi Kecantikan menjadi sangat jelek tadi?"
"Aku merasakan aura iblis neraka darinya. Mungkinkah tebakan gadis itu benar jika Ning Siyu memiliki hubungan tertentu dengan Alam Neraka?"
Karena mereka tidak bisa mengejarnya saat ini, semuanya langsung dilaporkan pada Dewa Pencipta Alam Para Dewa. Lalu mereka menatap Xiu Jimei dengan tatapan panas seolah-olah ingin bertanya lebih banyak.
Kemampuan gadis dari Dunia Langit ini tidak kecil. Ditambah esensi delapan dewa-dewi yang dimilikinya. Mereka akhirnya bisa menebak jika Xiu Jimei adalah bintang phoenix Ming Zise.
Namun Ming Zise segera membawa Xiu Jimei menjauh dari sana dan berteleportasi ke Istana Minglan.
Yamla yang telah terdiam di pundak Xiu Jimei akhirnya berubah wujud menjadi manusia dan menyapa Ming Zise.
__ADS_1
"Tuan!" Yamla tampak sedikit bersalah saat ini.
Ming Zise yakin jika keberadaan Xiu Jimei di sini tidak ada hubungannya dengan Yamla. Bahkan jika Xiu Jimei dilarang untuk pergi, Yamla tak mungkin bisa menghentikannya.
"Pergi dan sebarkan jika Ning Siyu mengkhianati Alam Para Dewa," katanya.
"Ya." Yamla segera menghilang tanpa menanyakan alasan pastinya. Dia hanya ingin menghindari hukuman tuannya.
Xiu Jimei mengerutkan kening. "Kenapa kamu kembali begitu cepat?" tanyanya bingung.
"Apakah Mei'er tahu ke mana aku pergi?"
"Dewa Jodoh dan Dewa Kesialan yang memberi tahuku."
Awalnya, Ming Zise ingin membiarkan Dewa Hakim untuk menghukum Ning Siyu lebih dulu. Kemudian perhatikan diam-diam. Dia ingin memastikan jika Ning Siyu ada hubungannya dengan Alam Neraka.
Tapi siapa yang menyangka bahwa Xiu Jimei akan memprovokasi lebih awal.
Ming Zise meminta pelayan untuk menyajikan beberapa makanan ringan untuk gadis itu dan mulai duduk di sampingnya.
Di mata pelayan, Ming Zise terlihat sangat perhatian dan lembut pada Xiu Jimei. Mau tidak mau terkejut terkejut.
__ADS_1
Tuan mereka adalah mantan dewa tertinggi. Hanya dengan melihat interaksi keduanya saja, para pelayan mengira jika Ming Zise rela berjongkok untuk memasang sepatu pada kaki gadis itu.
Ming Zise tersenyum. "Bagaimana Mei'er tahu bahwa Ning Siyu memiliki hubungan dengan Alam Neraka?"
"Aku merasakan energi spiritual di tubuhnya." Xiu Jimei menjawab jujur.
Dia mulai menceritakan semuanya tanpa menyembunyikan apapun. Semuanya berawal karena Dewa Jodoh dan Dewa Kesialan menebak-nebak tentang kecurigaannya terhadap Ning Siyu.
Awalnya Xiu Jimei pergi hanya untuk mengunjungi Ning Siyu. Tentu saja tidak memiliki niat lain. Hanya ingin memastikan sesuatu. Tapi siapa yang tahu, dia melihat jika wajah Ning Siyu terlihat tidak nyata.
Dalam penglihatan Xiu Jimei, setiap kultivator memiliki aura di tubuhnya. Dari ujung kepala hingga ujung kaki. Saat melihat Ning Siyu, dia hanya merasa bahwa wajah pihak lain tertutupi sesuatu.
Gadis itu akhirnya menghela napas tidak berdaya dan merasa bersalah. "Siapa tahu bahwa dia aka mengakuinya sekarang. Ini tidak terduga," katanya.
Meski Xiu Jimei cemberut tapi Ming Zise masih bisa menangkap senyum main-main di wajah cantiknya.
Ming Zise tersenyum diam-diam. "Yah, ternyata seperti itu."
Semua orang memiliki rahasia dan kemampuan. Xiu Jimei tidak lemah dan bahkan memiliki kecerobohan yang disengaja. Dia yakin jika Xiu Jimei datang ke Istana Dewi Kecantikan hanya untuk memprovokasi Ning Siyu. Lalu bertarung.
Mengingat pertarungan tadi, Ming Zise sedikit khawatir. "Jangan ulangi lagi di masa depan tanpa persiapan matang. Ning Siyu mungkin tidak terlalu kuat. Tapi dewa lain belum tentu lemah ...."
__ADS_1
Alam Para Dewa berbeda dengan manusia Dunia Langit atau kultivator alam sekuler. Para dewa-dewi memiliki tugas dan energi spiritual yang dimiliki mereka berada di tingkat dewa. Jelas bukan sesuatu yang bisa dilawan oleh kultivator Dunia Langit atau alam sekuler.
Xiu Jimei yang sedang makan kue kering segera menatapnya. "Oh, ya ... Jika Ning Siyu adalah mata-mata iblis neraka dan kemungkinan besar bukan kultivator Alam Para Dewa, lalu bagaimana bisa lolos sebagai Dewi Kecantikan?"