Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Naga yang Meremehkan Kura-kura


__ADS_3

Zhifang tentu saja terkejut saat melihat Dewa Binatang. Menyaksikan naga lima elemen bertarung dengan Xiu Jimei, kura-kura itu menyipitkan matanya lalu menyanggupi. Lagi pula, dia sudah lama tidak bertarung.


"Kenapa binatang roh Alam Neraka ada di sini?" Zhifang mendengar rumor dari para kultivator jika beberapa waktu yang lalu, Dunia Langit diserang oleh Alam Neraka.


"Ratu Alam Neraka kembali dan Dewa Bencana berkhianat. Kini Dewa Bencana telah menjadi iblis Alam Neraka." Dewa Binatang menghela napas. "Omong-omong, ratu Alam Neraka ini dulunya menyamar menjadi Dewi Kecantikan."


Zhifang tampak terkejut. "Begitu banyak kejadian tak terduga selama seratus tahun terakhir ini. Lalu kenapa Dewa Pencipta Dunia Langit tidak membiarkanku kembali ke Alam Para Dewa?" Dia masih mengeluh pada Han Yuye bahkan jika waktu telah berlalu seratus tahun.


"Takdirmu di sini. Nikmati saja."


"..." Zhifang merasa bosan saat ini.


"Baiklah, kamu bisa pergi." Dewa Binatang tidka menahannya lagi saat ini.


Zhifang segera menghilang dari pandangan Dewa Binatang dan muncul di lautan tak jauh dari keberadaan naga lima elemen. Xiu Jimei melihat keberadaan Zhifang dan akhirnya mundur sebentar.


"Manusia, biarkan aku yang mengurus naga jelek ini. Kamu bisa membantu yang lain," kata Zhifang.


"Yang lain? Apakah masih ada yang lain?"


"Naga ini bukan satu-satunya yang datang ke Dunia Langit saat ini." Zhifang tidak berbohong. Dia merasa ada banyak binatang roh Alam Neraka berdatangan ke Dunia Langit.


Xiu Jimei menyipitkan mata dan tidak lagi memaksakan diri. Meski Zhifang mengganggu kesenangannya, Xiu Jimei tidak keras kepala. Dia segera mundur dan pergi ke sisi Ming Zise.


"Ming Ming, Zhifang bilang naga itu bukan satu-satunya?"


Ming Zise tidak langsung menjawab. Dia melihat pusaran awan di langit yang belum hilang saat ini. "Seharusnya begitu."


Apa maksud Ming Zise? Xiu Jimei sedikit bingung. Dia juga mengamati langit dan akhirnya tahu apa yang terjadi. Jika naga itu bukan satu-satunya, berarti masih ada yang lain?

__ADS_1


Kenapa Alam Neraka mulai menyerang Dunia Langit, Xiu Jimei tidak tahu. Tapi yang pasti, dia tak bisa membiarkan semuanya menjadi lebih buruk.


Saat ini, naga lima elemen melihat Zhifang menggantikan Xiu Jimei bertarung dengannya. Dia mengira jika Zhifang lebih lemah bahkan jika statusnya adalah binatang roh Alam Para Dewa.


"Hanya kura-kura lambat yang tidak berguna. Kamu bahkan ingin melawan seekor naga?" ejek naga lima elemen sangat arogan saat menatap Zhifang yang mengambang di lautan.


Zhifang tidak marah dan menatap naga lima elemen dengan acuh tak acuh. "Meski aku adalah kura-kura lambat, tapi hidupku lebih lama darimu."


"Hah! Sombong!" Naga lima elemen segera mengembunkan elemen logam di mulutnya dan bersiap untuk menembak tempurung Zhifang hingga berlubang.


Tapi naga lima elemen meremehkan Zhifang saat ini. Saat dia menyerang kura-kura itu, Zhifang segera melapisi tubuhnya dengan aura besi sehingga saat elemen logam ditembakkan, aura besi di tubuhnya bekerja. Serangan naga lima elemen tidak berguna.


"Apakah hanya itu? Maka giliranku!" Zhifang segera membuat tubuhnya menjadi kecil dan berputar di udara seperti layaknya bola, lalu melesat ke arah naga lima elemen.


Naga lima elemen tidak tahu jika Zhifang mampu berputar seperti itu dan langsung menghantam wajahnya. Dengan tempurung keras berlapis aura besi, Zhifang berhasil membuat wajah naga lima elemen terluka.


"Kamu meremehkan kura-kura!" Zhifang kesal dan terus menyerang.


Naga lima elemen tahu jika terus terus seperti ini, dirinya akan kalah dari kura-kura yang lambat ini. Dia segera menyemburkan api hitam ke arahnya dan berniat untuk membakar tubuh Zhifang.


Api hitam merupakan yang paling panas setelah api putih dan api emas. Jadi saat api hitam menyembur, suhu di sekitarnya menjadi panas. Tidak peduli apakah hujan atau tidak, naga lima elemen dan Zhifang bertarung sengit di lautan.


Naga lima elemen akhirnya meraung beberapa kali ke pusaran awan di langit. Tak lama setelah itu, sekelompok lebah pembunuh roh Alam Neraka bermunculan.


"Kali ini, umat manusia langit pasti binasa!" Naga lima elemen memanggil pasukannya. Atas perintah Lu Zheng, raja yang baru saat ini, naga lima elemen percaya diri.


Melihat ada begtu banyak lemah pembunuh roh Alam Neraka, Wang Xuyue serta yang lainnya marah. Mereka ingin memotong naga lima elemen menjadi beberapa bagian dan lempar ke laut untuk memberi makan ikan hiu.


Kin Wenqian menyipitkan mata saat melihat pasukan lengah pembunuh roh Alam Neraka mulai menyebar untuk menyerang kultivator lainnya yang ada di perkotaan.

__ADS_1


"Lebah pembunuh ini bukan level tinggi tapi serangannya cukup untuk membuat kultivator di bawah ranah bumi lumpuh sementara. Sengatan lebah ini harusnya bisa membuat cedera internal fatal bagi lawannya," jelas gadis itu penuh analisis.


Yuu mengangguk puas dengan jawabannya. "Manusia, kamu memang pintar."


Kin Wenqian menatap Yuu, anak kecil yang selalu terlihat di samping Dewa Binatang. Kenapa dia mengatakan dirinya manusia? Apakah anak itu bukan manusia?


Yuu tidak peduli dengan apa yang dipikirkan Kin Wenqian saat ini. Dia hanya meminta mereka untuk berurusan dengan lebah itu tapi tetap harus berhati-hati.


Sedangkan Xiu Jimei dan Ming Zise saat ini menyaksikan lebah pembunuh roh Alam Neraka mulai menyebar, mau tidak mau berhadapan dengan mereka.


Xiu Jimei menggunakan pedang naga esnya untuk berurusan dengan mereka. Dia meminta keempat makhluk suci ilahi kuno untuk bertarung juga. Kali ini dia tidak menahan diri lagi dan membunuh semua lebah yang ada di sekitarnya.


Kemunculan empat makhluk suci ilahi kuno membuat para kultivator yang menyusul sedikit takjub. Bahkan Poppy dan Pinky juga bergabung dalam kesenangan. Keduanya mengunakan elemen tumbuhan untuk berurusan dengan mereka.


Saat ini, Negeri Atas sangat kacau dan banyak pihak negeri lain membantu mereka. Terutama Negeri Alam Baka sebagai titik pusat Dunia Langit saat ini.


Zhifang dan naga lima elemen masih belum selesai bertarung. Setelah saling adu kekuatan spiritual, naga lima elemen sedikit kelelahan. Dia mulai melilit tubuh keras Zhifang, berusaha untuk meremukkannya. Tapi Zhifang tidak mau kalah. Dia menggigit tubuh berisik naga itu.


Keduanya terjerat di lautan. Sampai-sampai naga hitam roh kuno dan naga kabut di tengah lautan menyaksikan dengan santai.


"Apakah kehidupan Dunia Langit akan segera berakhir? Rasanya banyak sekali bintang roh yang tidak dikenal berdatangan ke dunia ini," ujar naga kabut.


Naga kabut tidak menjawab. Dia sama sekali tidak tahu tentang ini. Naga lima elemen itu jelas jenisnya sendiri tapi lebih besar dan mengerikan. Sebagai naga kabut yang kecil, dia tak berani untuk ikut campur.


"Kura-kura dari mana itu? Mampu melawan naga yang besar, luar biasa." Naga hitam roh kuno bertanya lagi.


"Pergilah jika ingin tahu." Naga kabut malas menanggapinya.


"..." Aku khawatir menjadi pihak ketiga, batinnya.

__ADS_1


__ADS_2