
Di saat Xiu Jimei serta yang lainnya sibuk dengan tugas masing-masing, terdengar suara ledakan di kejauhan. Mereka semua terkejut, Fu Yiyuan bangkit dari duduknya dan menebak asal suara ledakan itu. Seharusnya berasal dari arah di mana Xiu Jikai dan Yan Yujie berasal.
“Apa yang terjadi?” Fu Yiyuan merasakan tekanan energi spiritual yang lumayan besar dari arah ledakan.
Xiu Jimei juga penasaran. "Aku akan memeriksanya. Kalian di sini dan jaga tempat ini."
Sebelum yang lainnya mengatakan sesuatu, sosok Xiu Jimei sudah menghilang bersamaan dengan angin yang berembus. Tanpa diduga, Huang Fu Shi juga pergi untuk mengetahui apa yang terjadi. Sebagai putra mahkota, ia memiliki kualifikasi untuk tahu. Pad akhirnya, Lei Mo hanya bisa menunggu dengan dua bersaudara Fu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Adik sepupu, apakah kamu baik-baik saja?!" teriak Yan Yujie setelah pulih dari rasa terkejut akibat ledakan aneh tadi.
Xiu Jikai memuntahkan darah segar setelah terpental akibat ledakan dari sebuah gua yang keduanya lewati. Yan Yujie tak lebih baik darinya namun beruntung karena Xiu Jikai berhasil melindunginya.
Meski sebenarnya Yan Yujie tidak membutuhkan perlindungan. Sejak dikejar oleh gerombolan lebah madu yang ganas, keduanya tak sengaja melewati sebuah gua besar. Awalnya Xiu Jikai ingin menjebak semua lebah madu di dalam gua. Namun siapa sangka, baru saja mendekati bibir gua, ada fluktuasi energi spiritual asing dari dalam.
Hal ini memicu ledakan yang tak tertahankan. Mau tidak mau, Xiu Jikai yang melindungi Yan Yujie secara refleks pun terluka. Semua lebah madu seperti mengetahui adanya sumber energi spiritual yang sangat jahat. Mereka akhirnya membubarkan diri dan kembali ke sarang.
"Xiaokai?" Yan Yujie menghampirinya.
"Aku baik-baik saja." Xiu Jikai hanya muntah darah. Ini bukan cedera serius namun efek penyembuhan dirinya melambat tanpa alasan. Ia mengerutkan kening.
Keduanya belum sempat mengetahui apa yang terjadi saat ini
Ledakan energi spiritual dari gua jelas seperti serangan melindungi diri. Belum sempat keduanya bangkit untuk menghindar, serangan energi spiritual lainnya muncul dari dalam gua—melesat ke arah mereka.
Embusan angin yang sangat panas seperti menampar tubuh keduanya. Disertai dengan gempa di sekitar gua dan retakan tanah. Xiu Jikai bisa merasakan kekuatan serangan itu di atas rata-rata. Jika diserang hanya dengan jurus biasa, mungkin tidak akan mempan.
Setah embusan angin yang sangat panas bertiup, earusna panah angin terbentuk di udara dan diarahkan langsung ke arah mereka.
"Sial!! Apakah kesialanku benar-benar mencapai puncaknya?!" Yan Yujie langsung lemas di tempat. Dia lupa jika dirinya sendiri adalah raja hantu yang perkasa.
__ADS_1
"Kamu pergi ke samping. Aku akan menangkisnya!" Xiu Jikai bangkit dan bersiap untuk menangkis semua panah angin.
Saat semua panah angin bergerak sangat cepat untuk membunuh keduanya, sosok Xiu Jimei langsung muncul di depan Xiu Jikai. Esensi delapan dewa-dewi di tubuhnya mendeteksi bahaya dan seketika membuat perisai di sekitar tubuhnya.
Semua panah angin langsung hancur tepat satu meter sebelum menyentuh tubuh gadis itu. Sisa panah angin yang lolos ditangkis menggunakan pedang iblis oleh Xiu Jikai. Ia terpaksa mengeluarkan pedang iblis yang biasanya tidak pernah ia gunakan secara sembarangan.
"Apakah kalian baik-baik saja?" tanya Xiu Jimei.
"Luka kecil." Xiu Jikai bangkit dan menyeka darah di sudut mulutnya.
Xiu Jimei memperhatikan jika tubuh kakaknya sedikit salah saat ini. Terkontaminasi oleh energi spiritual gelap Alam Neraka. Ternyata ada sisa pintu gerbang Alam Neraka di sini yang mungkin lolos dari penyelidikan.
"Aku akan memisahkan energi spiritual asing di tubuhmu lebih dulu agar tidak menghambat penyembuh diri." Xiu Jimei khawatir tubuh kembarannya tidak akan mampu menerima energi spiritual iblis Alam Neraka.
Xiu Jikai menyeringai. "Tidak perlu. Kurasa energi spiritual iblis yang aneh ini cocok untuk dimakan olehku. Aku akan mengekstraknya."
"Apakah kamu yakin?"
"Jika aku bahkan tidak mampu melakukan ini, maka aku tidak layak menjadi putra mahkota dunia iblis."
Yan Yujie masih tidak tahu apa yang terjadi dan hanya bisa memandang keduanya dengan kebingungan.
"Bisakah kalian berdua menjelaskan padaku apa yang terjadi?" tanyanya.
"Bukan apa-apa. Kamu bawa kakakku menjauh dari sini dulu. Aku akan mengurusnya."
Mengetahui jika Xiu Jikai akan mengekstrak energi spiritual gelap Alam Neraka yang memasuki tubuhnya, pasti butuh waktu yang tidak sedikit.
Energi spiritual gelap Alam Neraka lebih sombong dan tidak bisa diterima oleh tubuh manusia. Bahkan jika Xiu Jikai meminta darah setengah dewa di tubuhnya, masih ada batasan.
Karena itu Xiu Jimei meminta Yan Yujie untuk membawa kakaknya ke tempat yang aman. Dia khawatir jika sesuatu yang ada di dalam formasi bibir gua akan mengetahui apa yang terjadi.
__ADS_1
"Kalau begitu, Xiaomei, jaga dirimu baik-baik." Yan Yujie tidak menolak dan akhirnya membawa Xiu Jikai yang masih lemah meninggalkan tempat itu.
Tak lama, keduanya berpapasan dengan Huang Fu Shi. Yan Yujie terkejut.
"Huang Fu Shi, apa yang kamu lakukan di sini?"
"Apa yang terjadi?" Huang Fu Shi betanya balik.
"Ada sesuatu yang aneh di dekat gua. Kamu jangan pergi ke sana. Xiaomei memintaku untuk membawa Xiaokai ke tempat yang aman. Kenapa kamu tidak membantuku saja?"
Huang Fu Shi mengerutkan kening. "Tidak, aku akan melihatnya. Jangan pedulikan aku." Dia segera pegi sebelum Yan Yujie memberinya nasihat.
Yan Yujie kesal. Namun Xiu Jikai tidak terlalu memedulikannya. Lagi pula Huang Fu Shi tidak selemah kelihatannya.
"Lupakan dia, bawa aku ke tempat yang lebih tenang. Aku tidak bisa menahan diri lagi." Xiu Jikai menahan diri untuk tidak jauh dalam kegelapan.
Energi spiritual gelap Alam Neraka sangat sombong dan bergerak liar di antara meridian dan dantiannya. Ia harus segera mengekstrak sedikit demi sedikit untuk menjadikannya energi spiritual gelap yang murni.
"Aku akan membawaku kembali. Yang lain mungkin cemas saat ini."
Sementara itu, Huang Fu Shi sampai di tempat yang dikatakan oleh Yan Yujie. Tapi dia tidak melihat siapapun selain lubang gua yangcukup besar. Ada retakan di tanah serta beberapa jejak pertarungan.
Huang Fu Shi tidak khawatir ada sesuatu yang mungkin menyerangnya. Dia memeriksa sekitar. Ternyata ada array misterius yang baru saja dipecahkan. Xiu Jimei mungkin memasuki gua. Mau tidak mau, dia juga masuk untuk mencari tahu apa yang ada di dalam sana.
Baru saja memasuki mulut gua, Huang Fu Shi merasakan hawa panas seperti berada di dekat sumber api. Ia memeriksa pecahan batu yang ada di sekitar.
"Ini agak panas. Mungkinkah ada sumber api di gua ini?" gumamnya.
Semakin berjalan lebih jauh, Huang Fu Shi melihat banyak pecahan batu. Sebagian lagi bahkan masih mengeluarkan asap panas bahkan kemerahan saking panasnya. Huang Fu Shi menggunakan elemen air untuk memastikannya.
Ketika batu panas terkena air, desisannya terdengar jelas.
__ADS_1
"Ini seperti batu yang baru saja keluar dari api yang sangat panas," ucapnya lagi.
Tiba-tiba saja seseorang muncul dari sisi lain. "Kenapa kamu di sini?"