
Setelah insiden gurita dan hiu yang bertarung di permukaan lautan hantu, kelompok peserta ujian akhirnya melanjutkan perjalanan. Tapi kali ini tidak ada gangguan sedikit pun. Kecuali beberapa lumba-lumba roh hantu yang berenang di sekitar mereka. Sangat ramah.
Xiu Jimei sempat bermain dengan mereka sebentar saat tiba di tengah laut yang tenang.
"Karena kalian sudah menemaniku, ini ada hadiah untuk kalian." Xiu Jimei memberikan beberapa ikan pelangi yang sangat kaya energi spiritual.
Para lumba-lumba roh hantu itu pun sangat gembira dan sempat berputar-putar sebentar setelah menerima ikan. Lalu meninggalkan mereka.
"Apakah mereka lapar?" tanya Xiu Jikai.
"Tidak tahu." Gadis itu menggelengkan kepala.
"Lumba-lumba adalah binatang yang pintar. Mereka tahu siapa yang harus diprovokasi dan yang tidak boleh diprovokasi," jelas Ming Zise.
"..." Jadi para lumba-lumba itu tahu esensi delapan dewa-dewi di tubuh Mei'er, batin Xiu Jikai.
"Kai'er, Yujie, gunakan energi spiritual kalian untuk mendeteksi keberadaan ikan roh hantu di sini. Kita bisa mulai memancing beberapa ikan yang cukup lemah," jelas Ming Zise memberi sedikit saran.
Yan Yujie terkejut. "Bisakah?"
"Tentu saja. Cobalah."
Yan Yujie akhirnya mencoba menggunakan energi spiritual miliknya untuk melihat ke dalam air laut.
__ADS_1
Saat energi spiritual milik Yan Yujie dilepaskan ke permukaan laut, beberapa ikan roh hantu yang lemah sepertinya tertarik dan mulai mendekati permukaan. Sementara ikan roh hantu predator lainnya tampak tidak berbahaya bagi mereka.
Melihat hal ini, Yan Yujie kebingungan. Lalu dia akhirnya ingat apa yang telah dikatakan oleh raja hantu terdahulu saat memberinya buku kultivasi ras hantu. Ditakdirkan untuk disembah banyak makhluk di Dunia Hantu.
Tiba-tiba saja Yan Yujie merasa tubuhnya tidak sehat. Dia tidak mau jadi raja hantu.
"Yujie, kamu sangat berbakat!" Wang Xuyue memujinya. "Ayo segera tangkap ikannya."
"..." Yan Yujie yang selama ini terkena sial seperti ini sedikit memiliki keberuntungan?
Semua murid di perahu lain sudah mulai memancing ikan. Bagaimana pun caranya adal tidak melakukan kecurangan. Xiu Jimei ingin memancing juga tapi energi spiritual Yin di air laut membuatnya tidak berani untuk menyentuhnya dan jatuh sakit lagi.
Bahkan para ikan roh hantu takut pada Xiu Jimei. Dia saat gadis itu melemparkan kail pancing yang telah die di umpan, para ikan roh hantu langsung melarikan diri.
"Mereka tidak menyukaiku," keluh Xiu Jimei sedikit canggung.
Tapi saat Xiu Jikai mencobanya juga, ikan roh hantu tidak mau dekat dengannya. Xiu Jikai memiliki aura ras iblis di tubuhnya yang membuat para ikan roh hantu merasakan penindasan yang luar biasa.
Xiu Jimei juga memiliki firasat jika kakaknya ini dibenci ikan roh hantu juga. "Kakak, mereka jelas tidak menyukaimu."
"..." Xiu Jikai yang tidak memiliki pikiran optimis tentang emamncing ikan roh hantu, akhirnya memberikan pancingan pada Yan Yujie.
Saat Yan Yujie mencoba untuk memancing, para ikan roh hantu justru berbondong-bondong menggigit umpan dan ember di perahu mereka akhirnya mulai penuh.
__ADS_1
"Ini tidak sulit. Kenapa kalian tidak memancing juga?" Yan Yujie yang hampir keasyikan memancing ikan roh hantu akhirnya menyadari jika hanya dirinya saja dan Xuan Xing yang memancing.
Akhirnya Kin Wenqian pun terlihat optimis saat melihanya. "Untuk ujian kali ini, kami serahkan padamu. Para ikan roh hantu ini lebih menyukai mu alih-alih kami."
"Hah? Kenapa aku? Tapi Xing Xing baik-baik saja?" Yan Yujie melihat Xuan Xing juga mendapatkan ikan.
Jia Lishan berpikir keras. "Xing Xing bertubuh dingin seperti balok es. Para ikan roh hantu itu mengira jika dirinya adalah mayat berjalan," candanya.
"..." Xuan Xing yang selalu memiliki tubuh dingin akhirnya mulai berpikir. Kenapa ayahnya dulu tidak menikahi wanita klan api saja alih-alih dari klan es?
Di saat keduanya sedang sibuk memancing, Yan Yujie merasa ada ikan besar menggigit umpannya kali ini. Dia menarik kail sebisa mungkin namun ikan di bawah sana lebih kuat daripada yang dia bayangkan.
"Apakah ada masalah?" Wang Xuyue melihat jika kail pancing kali ini sangat kencang. Tarikannya pasti kuat.
"Seharusnya tidak. Ikannya mungkin lebih besar."
"Bantu menariknya." Ming Zise merasa ada yang salah dengan ikan yang menggigit umpan.
Xiu Jimei yang bosan menunggu akhirnya turun tangan dan membantu Yan Yujie. Xiu Jikai juga mencoba untuk menariknya dari sisi lain.
Kali ini Xuan Xing yang memancing ikan pun juga mencoba mencari tahu ikan apa yang ditangkap oleh Yan Yujie. Tapi seperti Xiu Jikai sudah lebih dulu mengetahuinya saat gelombang di permukaan laut di depan mereka sedikit mengguncang perahu.
Awak perahu yang bertugas untuk mengoperasikan perahu pun mengerutkan kening. Sepertinya suasana ini agak akrab di matanya.
__ADS_1
"Hati-hati, jangan sampai memancing ikan predator. Semakin aura Yin tertentu disukai oleh mereka, ikan predator hantu juga tidak mudah dipancing ke permukaan," jelasnya.
Sayangnya, setelah awak perahu berkata demikian dan sesuatu benar-benar terjadi.