Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Mengacau Dunia Langit


__ADS_3

Yan Yujie membayangkan jika semuanya menjadi lebih serius kali ini. Dia segera menenangkan Wang Xuyue dan meninggalkan istananya sendiri. Beberapa petinggi Dunia Hantu yang setara dengan kultivator ranah kekosongan segera dikirimkan untuk membantu.


Di Dunia Langit saat ini, beberapa negeri dilanda kekacauan. Mei Rong, Fan Li dan Mi Sai berpencar untuk membuat banyak kebakaran hutan, menghancurkan rumah dan menaikkan air laut sehingga pemukiman dilanda banjir parah.


Semua orang mengungsi dan melakukan segala upaya untuk menyelamatkan diri. Beberapa kultivator yang lebih tinggi segera bertarung dengan ketiganya.


Mi Sai menggunakan boneka kanibalnya untuk melahap beberapa binatang roh dan jiwa manusia yang berani menghalangi jalannya.


"Ini lebih enak daripada sebelumnya. Jiwa-jiwa manusia memang tidak ada duanya. Sangat enak untuk dijadikan santapan." Mi Sai tertawa senang hingga semua orang merinding saat melihatnya.


Boneka kanibal yang kini telah dipenuhi oleh aura membunuh segera menyapu banyak tempat dan menarik para jiwa manusia sebagai santapan.


Tiba-tiba saja banyak sulur hijau berbunga kecil muncul dari dalam tanah dengan kecepatan luar biasa dan melilit boneka kanibal yang tengah menghancurkan banyak tempat umum.


Lalu sulur-sulur hijau tua yang penuh racun juga muncul dan melilit boneka kanibal.


Mi Sai menyipitkan mata dan berusaha untuk menarik boneka kanibalnya kembali. Sulur-sulur aneh yang tidak tahu dari mana datangnya itu ternyata mampu menyerap energi spiritual.


"Tidak akan mempan! Tapi lumayan," kata Mi Sai langsung menyeringai.


Boneka kanibal yang tampak terjebak oleh sulur-sulur itu akhirnya mampu melepaskan diri dengan memperbesar tubuh. Sulur-sulur itu akhirnya hancur.


"Siapa di sana?" Mi Sai akhirnya waspada karena dia tak bisa merasakan aura pihak lain.

__ADS_1


Terdengar tawa yang berasal dari atas laki-laki itu. Mi Sai menengadah dan melihat seorang pria berjubah brokat hijau tua menggantung terbalik di dahan pohon.


Mi Sai terkejut untuk sementara waktu dan mulai menebak-nebak. "Siluman ular hijau? Kenapa ras siluman ikut campur dalam masalah Dunia Langit?"


"..." Poppy yang dikatakan sebagai siluman ular hijau hampir saja kehilangan keseimbangannya.


Apakah hantu kecil ini tidak bisa membedakan antara ras siluman dan ras tanaman roh? (눈‸눈). Poppy akhirnya kesal.


"Siapa yang kamu katakan ras siluman ular hijau? Aku ini kaisar bunga racun kuno. Apakah matamu buta? Tidak bisa membedakan antara ular dan tumbuhan?" omelnya panjang lebar.


Poppy segera turun dari pohon dan menatap Mi Sai dengan rasa jijik. Hanya hantu kecil yang berani membuat masalah, sungguh sombong. Tapi kekuatannya memang lumayan. Membutuhkan banyak waktu untuk mengalahkannya.


"..." Mi Sai tidak pernah melihat Poppy sebelumnya. Jadi mana mungkin dia tahu. Hanya karena Poppy bergelantungan di pohon, dia kira itu merupakan jelmaan ular hijau.


"Dasar hantu!" Poppy mencibir. "Hua Mei, apakah kamu hanya akan menonton?" Dia melirik ke salah satu pohon tak jauh dari sana.


Roh Bunga sedang duduk di dahan sambil merontokan kelopak bunga mawar. Dia menghitung, apakah Xiu Jimei akan datang atau tidak.


Roh Bunga melirik Poppy yang akan bertarung dengan Mi Sai. "Tunggu kamu sekarat, aku akan datang untuk menyembuhkanmu."


"..." Ini tidak lucu! Rekan tim macam apa kamu ini? Batin Poppy berteriak dalam hatinya.


Mi Sai sendiri tidak menyadari jika sejak awal masih ada satu orang lagi yang datang selain Poppy. Dia sama sekali tidak menyadari auranya. Melihat Roh Bunga yang cantik tapi ternyata merupakan seorang pria, dia sepertinya familiar. Mungkinkah ini kaisar bunga penyembuh yang terkadang muncul di samping Xiu Jimei?

__ADS_1


Tapi Mi Sai tidak peduli. Dia sekarang memiliki kultivasi yang luar biasa dan melawan keduanya harusnya bukan masalah besar.


Hanya saja Roh Bunga yang selesai mencabut kelopak bunga akhirnya turun dari dahan pohon.


"Anak majikan mungkin akan datang nanti. Mari kita bersenang-senang dulu. Kebetulan aku sudah lama tidak menggerakkan tubuhku untuk bertarung," katanya santai.


Sudut mulut Poppy berkedut. "Pikiranmu diracuni oleh manusia!"


"Oh, Poppy! Kamu juga diracuni oleh Bai Shiyu!"


"..." Jelas aku ini adalah korban yang dijadikan bahan eksperimen selama seratus tahun terakhir (╥﹏╥).


Mi Sai tidak tahan dengan percakapan keduanya. "Kalian ini sebenarnya serius untuk bertarung atau tidak? Jangan buang-buang waktuku!"


Kedua pria itu akhirnya menatap Mi Sai dan menghela napas. Roh Bunga bahkan tersenyum manis padanya sehingga Mi Sai merasa ingin muntah. Seorang pria yang memiliki batang tapi kenapa berlagak seperti wanita?


"Nak, terlalu terburu-buru itu tidak baik. Tapi, yah ... mari kita mulai."


Roh Bunga tiba-tiba mengembunkan energi spiritual di tubuhnya hingga tanah di sekitarnya sedikit bergetar. Lalu ratusan sulur hijau berbunga muncul di sekeliling tempat itu dan membuat sebuah kurungan raksasa.


Mi Sai merasa sekitarnya menjadi agak gelap saat ini karena sulur-sulur hijau raksasa membentuk setengah lingkaran. Hanya ada beberapa celah kecil agar sinar matahari bisa masuk.


Ketiganya seperti berada di dalam sangkar saat ini.

__ADS_1


__ADS_2