Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Tentang Sihir Putri Tidur


__ADS_3

Xiu Jimei mengangguk. Dia memberinya segelas air roh dan memintanya untuk menenangkan diri dulu. Lalu menceritakan apa yang baru saja terjadi. Yan Yujie baru menyadari jika saat ini sudah tengah malam dan ada beberapa tamu tak dikenalnya.


Yuyu dan Sin memperkenalkan diri dan memperkenalkan rekan-rekannya.


“Aku baru saja dibangunkan oleh air mata duyung?” Yan Yujie merasa tidak percaya jika dirinya terkena sihir putri tidur.


“ya, apakah ada ketidaknyamanan di tubuhmu?” Xiu Jikai juga bertanya.


“Uh … tidak apa-apa. Hanya sedikit lelah saja.”


Asal mula sihir ini tidak diberitahukan padanya karena hanya Ming Zise saja yang tahu dari mana sihir putri tidur itu berasal. Yang penting Yan Yujie sudah sadar sekarang. Hanya saja Yan Yujie masih sedikit linglung dan mimpi buruk tadi seperti benar-benar terjadi.


Sin juga sedikit tahu tentang sihir tersebut. “Sihir putri tidur biasanya akan membuat targetnya jatuh dalam dunia mimpi. Bahkan tidak sadar jika dirinya sedang bermimpi. Sayangnya air mata duyung kami hanya penawar sementara dan penawar sesungguhnya belum pernah diketahui,” jelasnya.


Ming Zise juga mengangguk ringan. Dia tidak berbicara dan sepertinya sedang memikirkan sesuatu. Xiu Jimei melihatnya tidak bicara dan mulai berpikir keras. Sihir putri tidur ini tidak berbahaya tapi akan membuat korbannya jatuh dalam dunia mimpi.


Setiap kali efek putri tidur dirusak, maka akan mengalami mimpi buruk seperti yang baru saja terjadi pada Yan Yujie.


Sin sendiri bahkan bingung. “Kenapa kamu bisa terkena sihir putri tidur ini? Di kerajaan ras duyung kami, sihir seperti ini sangat dilarang karena termasuk ke dalam sihir kegelapan,” jelasnya.


“Sihir kegelapan?” Mereka terkejut.

__ADS_1


Sin mengangguk. “Ras duyung kami percaya jika sihir putri tidur itu merupakan sihir milik dewa kegelapan yang dibuat khusus untuk menciptakan ilusi dalam pikiran targetnya. Tapi tidak ada penawarnya kecuali bertanya sendiri pada dewa kegelapan,” tuturnya agak lemah.


Xuan Xing merasa jika Sin tahu banyak tentang sihir tersebut. “Kalian lebih berwawasan daripada kami.”


Sin tersenyum dan menggelengkan kepala. “Tidak juga, itu karena ratu kami juga terkena sihir yang sama.”


Ada keheningan selama beberapa saat dan Ming Zise mengerutkan kening. Kali ini dia berhasil membuat hatinya sendiri penasaran.


“Sejak kapan ratu duyung terkena sihir ini?”


“Sejak seribu tahun yang lalu. Ratu kami adalah kecantikan ras duyung yang paling dikagumi dan raja sangat mencintai ratu. Tidak tahu apa yang terjadi, ratu tiba-tiba saja terkena sihir tersebut dan dia berkata hanya melihat sosok wanita yang sangat cantik, melemparkan sihir tersebut saat dirinya mengarungi lautan lepas,” jelas Sin tanpa menyembunyikannya.


Yuyu dan yang lainnya sedikit khawatir saat informasi sang ratu dibocorkan. Namun Sin meyakinkan mereka jika semuanya baik-baik saja. Setelah berkomunikasi selama beberapa waktu, Sin mengetahui jika sekelompok kultivator ini tidak jahat atau serakah.


Xiu Jimei terdiam sementara waktu lalu pikirannya jernih kembali. “Kamu bilang ini adalah sihir kegelapan?” tanyanya memastikan.


“Ya.” Sin mengangguk.


“Apa yang dipikirkan Mei’er?” Ming Zise menebak jika gadis itu pasti memiliki pikiran hantu lagi.


“Tidak ada, aku hanya ingin mencoba apakah itu berhasil atau tidak,” jawab Xiu Jimei sedikit malu. “Apakah ada tanda-tanda khusus jika orang tersebut terkena sihir putri tidur?”

__ADS_1


Sin berpikir tapi menggelengkan kepala. “Karena masalah ratu tidak banyak diperdebatkan, jadi kami tidak tahu tentang ini, maaf …”


Akhirnya Ming Zise memberi tahu Xiu Jimei meski dia tidak tahu kenapa gadis itu sangat ingin tahu.


“Orang yang terkena sihir ini akan memiliki tanda bunga hitam di punggungnya.”


Xiu Jimei langsung menatap Yan Yujie. “Kakak Sepupu, buka bajumu dan biarkan aku melihatnya!”


Yan Yujie sedikit ketakutan oleh tatapannya dan memeluk dirinya sendiri. “Xiao Mei, apa … apa yang akan kamu lakukan? Jangan macam-macam, kepolosanku masih belum ternoda,” candanya.


Sudut mulut Xiu Jimei berkedut sedikit. “Kita adalah kerabat yang terhubung dengan darah keluarga Fu. Jangan khawatir, aku tidak tergoda dengan tubuh kurusmu!”


“…” Apakah aku begitu kurus? Batinnya.


Meski ada beberapa gadis di sekitarnya, tapi ini bukan zaman di mana wanita harus menutup seluruh tubuhnya.


Xiu Jimei saja bahkan memperlihatkan bahu putihnya. Kin Wenqian sendiri memakai gaun selutut yang kental dengan kebiasaan ras peri di Negeri Dongeng.


Yan Yujie akhirnya membuka pakaiannya dan memperlihatkan tubuh idealnya yang jelas tidak kurus seperti yang dikatakan Xiu Jimei.


Beberapa gadis ras duyung memerah saat melihatnya tapi itu hanya sekadar mengagumi. Pria ras duyung bahkan jarang memakai baju sehingga sering memperlihatkan tubuh atasnya.

__ADS_1


Yan Yujie akhirnya menunjukkan punggungnya pada Xiu Jimei. Memang ada tanda bunga mawar hitam di punggungnya.


__ADS_2