Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Mendapatkan Serangan Balik


__ADS_3

Yang jelas, saat Xiu Jimei dan Xiu Jikai membantu mereka untuk tetap stabil dalam berdiri, energi spiritual kegelapan keluar dari tubuh masing-masing, melarikan diri seolah-olah takut akan sesuatu.


Setelah kondisi mereka membaik, suara seruling itu juga menghilang begitu saja. Sepertinya mereka menduga-duga siapa yang menyerang secara diam-diam saat ini. Kultivator yang menggunakan seruling untuk menyerang pihak lain, hanya ada dari ras hantu saja. Kultivator itu pasti Fan Li, hantu yang menggunakan seruling giok ilusi untuk melahap jiwa.


Tujuan kali ini pasti Yan Yujie lagi. Saat ini, Yan Yujie sedikit pucat dan rohnya tidak stabil.


Setelah melaporkan hasil ujian, mereka menemukan Ming Zise. Xiu Jimei menjelaskan apa yang terjadi di lantai lima.


"Ayo cari penginapan dulu," kata Ming Zise setelah melihat kondisi Yan Yujie yang kurang baik.


Yan Yujie dibantu berjalan oleh Jia Lishan dan Xiu Jikai. Mereka menemukan sebuah penginapan yang tenang. Ming Zise tidak perlu memeriksa denyut nadi laki-laki itu. Dia sudah tahu apa yang terjadi dengan tubuhnya.


Roh Yan Yujie terjebak oleh energi spiritual gelap. Ini merupakan jenis energi Yin atau energi kematian. Ada Yin dan Yang di dunia ini. Yin melambangkan dingin dan Yang sebaliknya.


Tubuh Yin akan memancing roh kematian, para hantu bahkan kesialan. Yan Yujie merupakan salah satunya.


Saat melihat Xiu Jimei, dia sepertinya mengerti perbedaannya. Xiu Jimei memiliki tubuh Yang, diberkahi para dewa dan membuat siapa saja yang bergaul dengannya merasa nyaman. Ini kebalikannya dari Yan Yujie.


Berbeda dengan Xiu Jikai yang tidak panas atau dingin. Ming Zise juga sedikit mengerutkan kening. Laki-laki itu di masa depan pasti membuat gerakan besar.


"Apa yang terjadi dengan Yujie?" tanya Xiu Jikai.


"Hanya roh yang kacau, bukan masalah besar," jawab Ming Zise. "Xiao Mei, berdiri di sampingnya dan pegang pundak kakak sepupumu."


Xiu Jimei yang kini berada di sebelah saudara kembarnya segera berpindah ke sisi Yan Yujie. Dia meletakkan tangannya di pundak Yan Yujie sesuai dengan instruksi Ming Zise.


Di mata Ming Zise saat ini, tubuh Xiu Jimei segera memancarkan aura keemasan dari tubuhnya, mengalir ke tubuh Yan Yujie yang diselimuti oleh energi spiritual Yin. Perlahan, energi Yang dari tubuh gadis itu mengikis habis energi spiritual Yin milik Yan Yujie.


Ternyata benar, gadis ini memiliki energi spiritual Yang, sangat murni. Benar-benar mewarisi esensi delapan dewa-dewi dari Fu Chan Yin. Tidak heran Xiu Jichen begitu lengket dengan wanita itu. Ternyata aura di tubuhnya mampu membuat ras iblis merasa sangat nyaman.


Di mata Ming Zise, gadis itu tidak berbeda jauh dengan asupan energi Alam Para Dewa. Tapi dia tidak memiliki pemikiran untuk memanfaatkannya. Dia bersamanya karena takdir, bukan ikatan aura spiritual yang murni.


"Baiklah, sudah," katanya.


Xiu Jimei segera melepaskan tangannya dari pundak Yan Yujie. "Hanya begitu saja?" tanyanya bingung.

__ADS_1


"Ya."


"..." Xiu Jimei tidak tahu apakah Ming Zise ini sedang bercanda dengannya atau bagaimana.


Bahkan Xiu Jikai sedikit curiga. Dia memeriksa keadaan adiknya. Namun tidak ditemukan sesuatu yang aneh. Melihat sikap protektif saudara kembar itu, Ming Zise hanya menggelengkan kepala.


"Yujie, bagaimana keadaan mu?" tanya Wang Xuyue.


"Aku merasa lebih baik," jawab laki-laki itu. Wajahnya tidak sepucat sebelumnya.


Tiba-tiba saja, mereka mendengar suara perut yang keroncongan. Xiu Jimei menyentuh perutnya, ekspresinya sedikit malu. Entah kenapa dia merasa lapar saat ini.


Ming Zise tertawa. Tampaknya tahu alasan Xiu Jimei menjadi sangat lapar saat ini.


"Kalian telah berada di pagoda dua puluh lantai selama beberapa hari. Pesanlah makanan yang kalian suka, Guru yang akan membayarnya," kata Ming Zise menjadi sangat baik hati.


Mereka senang. Terutama Xiu Jimei yang tidak sabar memesan beberapa porsi makanan yang disukainya. Di sinilah Xiu Jikai merasa firasat buruk akan datang. Gadis itu pasti memenuhi meja dengan semua jenis hidangan.


Di rumah, Xiu Jimei biasanya menghabiskan makanan hingga empat atau lima porsi. Kadang tidak makan sama sekali selama sebulan dan hanya bergantung pada pil pengganti makanan yang bisa membuat perut kenyang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di penginapan lain, Fan Li tiba-tiba saja memuntahkan seteguk darah segar. Dia memegang seruling giok dengan erat. Wajahnya yang pucat kini bertambah pucat.


Apa yang menimpanya saat ini jelas merupakan serangan balik dari seseorang yang mengembalikan serangannya sendiri.


"Fan Li! Apa yang terjadi?" Mei Rong yang sedang duduk bersila sambil berkonsentrasi pada dantiannya langsung bangkit dan menghampiri Fan Li.


Mi Sai juga tak terkecuali. Dia memegang boneka kanibalnya dengan ekspresi sedikit cemberut.


"Apakah kamu dikalahkan?" tanyanya tidak senang.


"Maaf, aku gagal kali ini. Seseorang mematahkan ilusi seruling pelahap jiwaku." Fan Li juga kesal.


Awalnya dia berniat untuk membuat roh Yan Yujie tidak stabil. Karena Yan Yujie memiliki energi spiritual Yin di tubuh, maka mudah baginya untuk mengacaukan rohnya. Tapi di tengah jalan, dia merasakan lonjakan energi besar menampar tubuhnya dengan kekuatan yang sangat murni.

__ADS_1


Tidak tahu milik siapa, tapi yang jelas seseorang telah mengetahui perbuatannya.


"Gagal lagi? Apakah hidup orang itu begitu beruntung?!" Mei Rong marah. Awalnya dia gagal mencelakai Yan Yujie di danau. Sekarang giliran Fan Li yang gagal.


Kini hanya bisa bergantung pada Mi Sai. Meski tubuhnya terlihat seperti anak kecil, tapi pikirannya dewasa.


"..." Mi Sai yang ditatap oleh dua orang itu merasa tidak nyaman. Kini, apakah gilirannya untuk menjadi korban atau pelaku?


"Tidak perlu terburu-buru. Setelah ini, kita akan pergi Dunia Kecil Array Kuno. Di sana kita bisa bertindak kembali." Mei Rong mencoba menenangkan diri.


Fan Li dan Mi Sai tidak banyak berkata. Jelas kali ini Mei Rong yang memimpin segalanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Selama beberapa hari, mereka menghabiskan waktu di ibu kota. Ujian berikut nya, mereka pergi ke Dunia Kecil Array Kuno. Gerbang dunia itu muncul seminggu kemudian dan terbuka oleh sendirinya.


Gerbang raksasa yang muncul di salah satu hutan negeri Atas yang luas itu langsung menyita banyak perhatian.


Sebenarnya, Dunia Kecil Array Kuno sudah dibuka secara umum selama seratus tahun terakhir. Namun karena banyaknya binatang dan tanaman roh kuno yang tidak ada di zaman kultivator saat ini, dunia tersebut hanya bisa dibuka selama sebulan sekali.


Kali ini, para peserta ujian bisa didampingi binatang rohnya sendiri. Namun Xiu Jimei tidak pernah memiliki binatang roh apa pun. Dia berniat untuk menemukannya di Dunia Kecil Array Kuno.


Wang Xuyue sendiri sudah mengeluarkan Cip Cip dari cincin ruang spiritual kehidupan. Ayam roh kuno itu menjadi tontonan beberapa kultivator lain. Mereka sedikit terkejut saat melihat ayam roh kuno besar yang tampak sombong itu, membuat beberapa binatang roh lainnya sedikit takut.


Lagi pula, binatang roh kuno sudah sangat langka. Sekali kemunculannya terlihat, para binatang roh biasa akan tunduk.


Untungnya Cip Cip tidak memedulikan mereka. Dia hanya patuh di samping Wang Xuyue. Tanpa sadar menjauh dari keberadaan Xiu Jimei.


"Cip Cip, mari kita berburu kali ini," ujar Wang Xuyue.


Cip Cip memutar bola matanya. "Apa yang harus diburu? Ketika aku tiba di Dunia Kecil Array Kuno, bukankah aku tak ada bedanya dengan semut kecil di antara gajah?" ejeknya pada diri sendiri.


"Gajah juga memiliki telinga yang lembut."


"..." Tuan, malas berdebat denganmu, batin ayam roh kuno itu.

__ADS_1


__ADS_2